Akan Kembali ke Rumah, Serangan Udara Pasukan Penjajah Israel Menghujani Warga Palestina di Sebelah Barat Kamp Pengungsi Jabalia

Ket. Foto: Serangan Udara Pasukan Penjajah Israel Menghujani Warga Palestina yang Akan Kembali ke Rumah Mereka di Sebelah Barat Kamp Pengungsi Jabalia
Ket. Foto: Serangan Udara Pasukan Penjajah Israel Menghujani Warga Palestina yang Akan Kembali ke Rumah Mereka di Sebelah Barat Kamp Pengungsi Jabalia Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, dengan penarikan militer penjajah Israel dari kawasan al-Faluja yang berada di sebelah barat Kamp Pengungsi Jabalia, warga yang mulai dan akan kembali ke rumah mereka dikabarkan harus menghadapi serangan udara dan juga tembakan artileri dari pasukan penjajah Israel.

Dikabarkan jika serangan udara pasukan penjajah Israel yang terjadi kemarin, tanggal 28 Mei 2024, waktu Palestina, menyebabkan puluhan orang tewas dan juga terluka.

Dilaporkan jika kru medis dan juga sukarelawan bekerja tanpa kenal lelah untuk mengeluarkan jenazah dari bawah reruntuhan bangunan di tengah kondisi yang mengerikan akibat serangan pasukan penjajah Israel.

Baca Juga:
Korban Selamat Masih Dicari, Pertahanan Sipil Laporkan Pasukan Penjajah Israel Melakukan Serangan Baru di Kota Gaza

Pasukan penjajah Israel diketahui melanjutkan agresi mereka selama 17 hari di wilayah yang ada di Jalur Gaza bagian utara.

Disebutkan jika kehancuran yang ditimbulkan sangat besar, khususnya setelah pasukan darat penjajah Israel masuk.

Para saksi mata melaporkan serangan terus berlanjut terhadap warga sipil dan tim penyelamat, yang menyebabkan menghambat upaya evakuasi dan dokumentasi kehancuran.

Baca Juga:
Penyerbuan Baru, OCHA Sebut Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan Sejumlah Rumah Milik Warga Palestina di Hizma dan Tubas, Tepi Barat

Di sisi lain, Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyampaikan WHO mengirimkan 15.000 liter bahan bakar, 14 tempat tidur rumah sakit dan juga obat-obatan, serta perlengkapan trauma ke RS Arab al-Ahli di Kota Gaza.

Sementara itu, dikabarkan jika penjajah Israel juga melakukan serangan terhadap Khan Younis.

Serangan tersebut menyebabkan 3 orang tewas, yang 2 orang diantaranya adalah anak-anak.

Baca Juga:
Lakukan Pertempuran, Penjajah Israel Ungkap Seorang Tentara Cadangan Terluka Parah di Jalur Gaza Utara

Diketahui jika penembakan tersebut menargetkan rumah keluarga milik Abu Jazar.

Di sisi lain, terkait pengakuan negara Palestina oleh Norwegia, Sekretaris Jenderal Bantuan Rakyat Norwegia, Raymond Johansen, mengungkapkan jika dia berharap semakin banyak negara di dunia yang mengakui negara Palestina.

“Ini akan menekan penjajah Israel untuk menemukan solusi negosiasi terhadap konflik di Jalur Gaza,” katanya.

Baca Juga:
Serang Kamp Pengungsi di Rafah, Warga Palestina Sebut Pasukan Penjajah Israel Membakar Orang dalam Keadaan Hidup

Dia memaparkan saat ini masih sangat jauh dari negosiasi antar pihak yang diharapkan oleh sejumlah pihak, namun, keputusan Norwegia untuk mengakui Palestina adalah langkah yang menuju ke arah yang benar.

“Jika Washington mengubah kebijakannya dan memberikan tekanan kepada penjajah Israel, maka akan terjadi perubahan dalam proses perdamaian,” ujarnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Memicu Sirine Berbunyi Pertama Kali dalam Beberapa Bulan, Hamas Sebut Telah Meluncurkan Sejumlah Roket ke Tel Aviv

Hamas mengungkapkan mereka telah meluncurkan roket ke Tel Aviv dan memicu sirine berbunyi untuk pertama kali dalam beberapa bulan.

Bunyikan Alarm, RS Kuwait di Rafah Peringatkan Fasilitas Medis Akan Kehabisan Bahan Bakar dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

RS Kuwait yang berada di Rafah memperingatkan fasilitas medis akan kehabisan bahan bakar dalam waktu kurang dari 24 jam.

Mengenai Gencatan Senjata, Hamas Tegaskan Tidak Perlu Ada Negosiasi Baru dengan Penjajah Israel

Hamas menegaskan tidak perlu ada negosiasi atau perundingan baru dengan penjajah Israel terkait dengan kesepakatan gencatan senjata.

Membawa Bantuan Kemanusiaan, Sejumlah Kapal yang Berada di Dermaga Buatan AS Dilaporkan Tersapu Gelombang Laut Besar

Sejumlah kapal yang berada di dermaga bantuan Amerika Serikat di Jalur Gaza dikabarkan tersapu gelombang laut besar.

Terus Diserang, Situasi Dilaporkan Semakin Mengerikan bagi Sejumlah Rumah Sakit di Jalur Gaza Bagian Utara

Situasi dikabarkan semakin mengerikan untuk sejumlah rumah sakit yang berada di Jalur Gaza bagian utara dikarenakan serangan terus terjadi.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;