Melukai Sedikitnya 8 Orang, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Membunuh 4 Warga Palestina di Kafr Nima Tepi Barat

Ket. Foto: 4 Warga Palestina Dikabarkan Tewas Dibunuh Pasukan Penjajah Israel di Kafr Nima yang berada di Tepi Barat
Ket. Foto: 4 Warga Palestina Dikabarkan Tewas Dibunuh Pasukan Penjajah Israel di Kafr Nima yang berada di Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, pasukan penjajah Israel menyerbu Desa Kafr Nima yang berada di Tepi Barat.

Penyerbuan itu diketahui menyebabkan 4 orang warga Palestina meninggal dikarenakan dibunuh oleh pasukan penjajah Israel dan melukai sedikitnya 8 orang.

Hal tersebut disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Palestina kemarin, 10 Juni 2024, waktu Palestina.

Baca Juga:
Pertempuran Meningkat, Penembak Jitu Brigade Al Quds Dikabarkan Menargetkan Tentara Penjajah Israel di Rafah

Sebelumnya, terjadi insiden dimana pasukan penjajah Israel menembaki sebuah mobil yang berada di dekat Desa Kafr Nima dan mengakibatkan 3 orang terluka.

Di sisi lain, ibu dari seorang tawanan penjajah Israel yang diselamatkan dari Jalur Gaza dalam serangan militer penjajah Israel yang mematikan, Orit Meir meminta pemerintah penjajah Israel untuk menyetujui kesepakatan untuk membebaskan yang lainnya yang masih berada di Jalur Gaza.

Orit Meir mengatakan ada keluarga yang menunggu tanpa dapat bernafas dan tidur tanpa memikirkan orang yang mereka sayangi di Jalur Gaza.

Baca Juga:
Bertujuan untuk Mengakhiri Agresi Penjajah Israel, Dewan Keamanan PBB Dikabarkan Mendukung Resolusi Gencatan Senjata di Jalur Gaza

“Saya akhirnya dapat memperoleh tidur malam nyenyak pertama dalam 8 bulan terakhir ini,” katanya.

Diketahui jika putranya, Almog Meir Jan, ditemukan dari Kamp Pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza bersama dengan 3 tawanan lainnya dalam operasi yang menewakan lebih dari 274 warga Palestina.

“Saya merasa beruntung, namun, berharap orang lain mempunyai kesempatan yang sama untuk berkumpul kembali dengan keluarga,” ujarnya.

Baca Juga:
Termasuk Seorang Anak, Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Menahan 22 Warga Palestina dalam Serangan di Tepi Barat

Dia menambahkan tawanan yang tersisa membutuhkan kesepakatan untuk dapat pulang dengan selamat.

“Ada kesepakatan di atas meja dan kami meminta pemerintah penjajah Israel untuk melanjutkan kesepakatan tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, militer penjajah Israel telah mengebom sebuah rumah yang berada di daerah az-Zawayda yang berada di Deir el-Balah di Jalur Gaza tengah.

Baca Juga:
Serang Sebuah Bangunan Tempat Tinggal, 4 Orang Dikabarkan Tewas Menyusul Serangan Udara Penjajah Israel di Sebelah Utara Kota Gaza

Insiden itu dikabarkan menewaskan 3 orang yang terdiri dari 2 orang anak dan ayah mereka.

Sumber lokal yang tidak disebutkan namanya mengungkapkan bom tersebut menghantam rumah milik keluarga al-Talbani dan juga melukai beberapa orang yang lainnya.

Perang yang masih berlangsung di Jalur Gaza hingga kini telah menewaskan sekitar 37.124 orang dan 84.172 mengalami luka-luka. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Serukan Pemilu Dini, Benny Gantz Umumkan Pengunduran Dirinya dari Pemerintahan Darurat Benjamin Netanyahu

Saingan politik utama Benjamin Netanyahu, Benny Gantz, memutuskan untuk mundur dari pemerintahan penjajah Israel.

Termasuk dengan Diakhirinya Agresi Penjajah Israel, Dewan Menteri D8 Serukan Gencatan Senjata Segera, Permanen dan Tanpa Syarat di Gaza

Dewan Menteri D-8 menyerukan gencatan senjata segera, permanen dan juga tanpa syarat di Jalur Gaza, termasuk dengan diakhirnya agresi.

Akan Mengundurkan Diri, Benjamin Netanyahu Meminta Benny Gantz untuk Tetap Berada dalam Pemerintahan Darurat Penjajah Israel

Benjamin Netanyahu meminta menteri kabinet perang penjajah Israel untuk tetap berada dalam pemerintahan darurat penjajah Israel.

Lancarkan Serangan, Militer Penjajah Israel Dilaporkan Tewaskan Lebih dari 200 Orang di Jalur Gaza Bagian Tengah

Militer penjajah Israel menewaskan sekitar 210 orang dalam serangan yang dilakukan di Jalur Gaza bagian tengah.

Akan Memungkinkan Berlanjutnya Pengiriman Bantuan, AS Ungkap Telah Membangun Kembali Dermaga Sementara di Lepas Pantai Gaza

Amerika Serikat menyatakan mereka telah membangun kembali dermaga sementara di lepas pantai Jalur Gaza yang sebelumnya pecah.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;