Otoritas Penjajah Israel Dilaporkan Telah Menyita Sekitar 14 Hektare Tanah di Desa Kafr Qaddum Tepi Barat Utara

Ket. Foto: Otoritas Penjajah Israel Menyita Sekitar 14 Hektare di Desa di Tepi Barat Utara
Ket. Foto: Otoritas Penjajah Israel Menyita Sekitar 14 Hektare di Desa di Tepi Barat Utara Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Komisi Palestina mengatakan otoritas penjajah Israel telah menyita 57 dunum atau sekitar 14 hektare tanah di Desa Kafr Qaddum, Tepi Barat utara.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, tanggal 30 September 2024, waktu Palestina, Komisi Penjajahan dan Perlawanan Tembok menyatakan pasukan penjajah Israel mengeluarkan perintah militer untuk perampasan tanah, meninggalkan salinan dekrit di lokasi tersebut.

Komisi Penjajahan dan Perlawanan Tembok menyampaikan lahan yang disita oleh otoritas penjajah Israel tersebut dimaksudkan untuk membuat zona penyangga keamanan di sekitar pemukiman penjajah Israel di Kedumim.

Baca Juga:
Seluruh Keluarga yang Terdiri dari 17 Orang Tewas Akibat Serangan Udara Penjajah Israel di Lebanon Timur

Mereka juga menyebutnya sebagai perintah ke-10 yang dikeluarkan pada bulan September saja.

“Perintah militer tersebut membatasi pemilik tanah Palestina untuk mengakses ratusan dunum di sekitar pemukiman, sehingga meningkatkan kekhawatiran tentang perambahan lebih lanjut di tanah Palestina,” bunyi pernyataan tersebut.

Pada hari Kamis lalu, Komisi menyampaikan pasukan penjajah Israel telah merebut 8 dunum atau 1,9 hektare lagi di Fasayil, sebuah desa di Lembah Yordan, Tepi Barat.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menutup Pos Pemeriksaan Militer di Timur Laut Betlehem

Di sisi lain, ratusan warga Siprus, Yunani, memprotes peran pangkalan Inggris dalam serangan penjajah Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.

Hal tersebut disampaikan oleh media lokal.

Berbaris di luar pangkalan Akrotiri untuk menuntut agar pemerintahan Siprus Yunani mengambil tindakan untuk mencegah aksi militer yang diluncurkan dari intalasi Inggris di Pulau Mediterania Timur, para demonstran mengangkat spanduk dan bendera pro-Palestina.

Baca Juga:
3 Warga Palestina Dilaporkan Terluka oleh Tembakan Tentara Penjajah Israel Selama Serangan Militer di Tubas

Para demonstran tersebut meneriakkan ‘Keluar, keluar, keluar, pangkalan Inggris keluar’ dan ‘Kebebasan di Palestina’.

“Karena ratusan ton bom dan amunis telah melewati sini untuk membantu penghancuran total Jalur Gaza,” ucap Haris Karamanou, seorang pejabat Partai Progresif Rakyat Pekerja atau AKEL kepada wartawan.

Sebagai tanggapan, juru bicara pangkalan Inggris menyampaikan pihak mereka sangat prihatin dengan meningkatnya ketegangan dan jatuhnya korban sipil di Lebanon,.

Baca Juga:
Otoritas Palestina dan Pendudukan Sepakat Mengerahkan 500 Personel Keamanan di Tepi Barat untuk Membongkar Alat Peledak

“Tidak ada penerbangan RAF atau Angkatan Udara Kerajaan yang mengangkut kargo mematikan ke Pasukan Pertahanan penjajah Israel,” ungkapnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Seluruh Keluarga yang Terdiri dari 17 Orang Tewas Akibat Serangan Udara Penjajah Israel di Lebanon Timur

Seluruh keluarga Lebanon yang jumlahnya terdiri dari 17 orang tewas akibat serangan udara penjajah Israel di Lebanon timur.

Pasukan Penjajah Israel Menutup Pos Pemeriksaan Militer di Timur Laut Betlehem

Pos pemeriksaan militer di timur laut Betlehem yang menghubungkan wilayah tengah dan barat Tepi Barat oleh pasukan penjajah Israel.

3 Warga Palestina Dilaporkan Terluka oleh Tembakan Tentara Penjajah Israel Selama Serangan Militer di Tubas

Selama serangan militer penjajah Israel di Tubas, Tepi Barat, sebanyak 3 warga Palestina dilaporkan terluka oleh tembakan tentara.

Otoritas Palestina dan Pendudukan Sepakat Mengerahkan 500 Personel Keamanan di Tepi Barat untuk Membongkar Alat Peledak

Adanya kesepakatan antara pendudukan dan PA untuk mengerahkan 500 personel keamanan di Tepi Barat untuk membongkar alat peledak.

11 Personel Medis Dilaporkan Tewas dalam Serangkaian Serangan Udara yang Menargetkan Fasilitas Kesehatan di Lebanon

Serangkaian serangan udara penjajah Israel yang menargetkan fasilitas kesehatan menewaskan 11 personel medis.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;