Mantan Menlu Inggris Berencana untuk Memberikan Sanksi kepada 2 Menteri Penjajah Israel

Ket. Foto: David Cameron Berencana Memberikan Sanksi kepada 2 Menteri Penjajah Israel
Ket. Foto: David Cameron Berencana Memberikan Sanksi kepada 2 Menteri Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – David Cameron, yang merupakan mantan Menteri Luar Negeri Inggris, mengumumkan dia bermaksud untuk menjatuhkan sanksi terhadap 2 anggota ekstremis pemerintah penjajah Israel karena dukungan mereka terhadap pemukim yang melakukan kekerasan dan seruan mereka untuk membatasi seruan ke Jalur Gaza.

Dalam wawancara dengan media, David Cameron menyatakan kekecewaannya pemerintah Buruh tidak mengambil tindakan ini terhadap Menteri Keuangan sayap kanan penjajah Israel, Bezalel Smotrich, dan Menteri Keamanan Nasional, Itamar Ben-Gvir.

Dia mencatat dia menahan diri dari penerapan sanksi pada musim semi setelah menerima saran yang menyatakan hal tersebut akan terlalu sensitif secara politis selama Pemilu.

Baca Juga:
Penjajah Israel Dilaporkan sedang Pertimbangkan Peran untuk Mantan Pemimpin Fatah di Gaza setelah Perang Berakhir

Menurut media, komentar-komentar ini dapat meningkatkan tekanan pada Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy, untuk mengklarifikasi apakah dia membatalkan rencana yang telah disusun dan alasan di baliknya.

Sanksi yang diusulkan juga mencakup pembekuan aset dan larangan perjalanan yang menargetkan Smotrich dan Ben-Gvir dari penjajah Israel.

“Smotrich dan Ben-Gvir telah mengatakan hal-hal seperti mendorong orang untuk menghentikan konvoi bantuan memasuki Jalur Gaza dan mendorong para pemukim ekstrem di Tepi Barat dengan hal-hal mengerikan yang telah mereka lakukan,” ujarnya.

Baca Juga:
2 Warga Palestina Dilaporkan Tewas dalam Serangan Penjajah Israel di Jenin

Dia menekankan pentingnya memberitahu Benjamin Netanyahu ketika menteri di pemerintahannya yang ekstremis dan berperilaku seperti ini, pihaknya siap menggunakan rezim sanksi untuk mengatakan ini tidak cukup baik dan juga harus dihentikan.

Tetapi Cameron juga mengkritik keputusan pemerintah Buruh untuk menangguhkan beberapa penjualan senjata ke penjajah Israel dengan menyatakan penjajah Israel perlu membela diri.

“Ada hal-hal lain yang dapat kita lakukan untuk menekan Netanyahu dan berkata ‘Tentu saja, kami menghormati hak Anda untuk membela diri, tetapi kami ingin Anda bertindak sesuai hukum’,” ungkapnya.

Baca Juga:
AS Dikabarkan Mengirimkan Sistem Anti Rudal Canggih ke Penjajah Israel

Diketahui bahwa ribuan orang di Inggris telah mengambil bagian dalam protes selama berbulan-bulan untuk menuntut pemerintah membatasi penjualan senjata ke penjajah Israel. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Penjajah Israel Dilaporkan sedang Pertimbangkan Peran untuk Mantan Pemimpin Fatah di Gaza setelah Perang Berakhir

Peran untuk mantan pemimpin Fatah di Jalur Gaza setelah perang berakhir sedang dipertimbangkan oleh penjajah Israel.

2 Warga Palestina Dilaporkan Tewas dalam Serangan Penjajah Israel di Jenin

Serangan penjajah Israel yang dilakukan di Jenin dikabarkan menyebabkan 2 orang warga Palestina tewas.

AS Dikabarkan Mengirimkan Sistem Anti Rudal Canggih ke Penjajah Israel

Terus memberikan dukungan yang kuat, sistem anti rudal canggih dikirimkan oleh Amerika Serikat atau AS ke penjajah Israel.

Warga Palestina Terbakar Hidup-Hidup dalam Serangan Penjajah Israel terhadap RS Syuhada Al Aqsa

RS Syuhada Al Aqsa diserang, sejumlah warga Palestina tewas dan banyak di antara mereka yang terbakar hidup-hidup.

Penjajah Israel Mengebom dan Membunuh Anak-Anak Palestina yang sedang Bermain Sepak Bola di Gaza Utara

Anak-anak Palestina yang sedang bermain sepak bola di Jalur Gaza utara dibom dan dibunuh oleh pesawat nirawak penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;