3 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Pesawat Nirawak Penjajah Israel di Kota Gaza

Ket. Foto: Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel Menewaskan 3 Warga Palestina di Kota Gaza Bagian Barat
Ket. Foto: Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel Menewaskan 3 Warga Palestina di Kota Gaza Bagian Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – 3 warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka akibat serangan pesawat nirawak atau tak berawak penjajah Israel yang menargetkan sekelompok orang di Kota Gaza bagian barat.

Para saksi menyampaikan serangan tersebut terjadi di depan Menara al-Sousi di kawasan industri.

Serangan yang terjadi pada hari Selasa, tanggal 22 Oktober 2024, tersebut terjadi ketika pasukan penjajah Israel melanjutkan pengepungan mematikan mereka di Jalur Gaza utara, menghancurkan tempat tinggal dan juga menembaki rumah-rumah.

Baca Juga:
Irlandia Pertimbangkan untuk Meninjau RUU yang Melarang Impor dari Wilayah Palestina yang Diduduki Penjajah Israel

Di sisi lain, penjajah Israel mengatakan sekitar 140 proyektil ditembakkan oleh Hizbullah kemarin.

“Mayoritas proyektil itu tampaknya adalah rentetan roket,” bunyi pembaruan perang militer penjajah Israel yang diterbitkan sepanjang hari.

Sebelumnya, pada hari itu, militer penjajah Israel telah melaporkan sebuah pesawat tak berawak juga melintasi wilayah penjajah Israel yang memicu sirine di berbagai daerah.

Baca Juga:
Firma Keamanan Swasta Akan Memaksa Warga Palestina Jalani Pemeriksaan Biometrik di Zona Kontrol Gaza

“Kami meluncurkan 1 skuadron pesawat nirawak bunuh diri ke pangkalan militer Eliakim di selatan Haifa dan menyerang targetnya,” kata Hizbullah.

Sementara itu, puluhan anggota DPR Demokrat AS mendesak Presiden Amerika Serikat Joe Biden untuk mendorong penjajah Israel agar memberikan akses media independen ke Jalur Gaza.

Penjajah Israel telah secara ketat membatasi jurnalis internasional memasuki Jalur Gaza karena militernya telah melancarkan serangan di wilayah Palestina selama lebih dari setahun.

Baca Juga:
UNRWA Sebut Penjajah Israel Terus Melarang Masuknya Bantuan Kemanusiaan ke Jalur Gaza

Politisi di AS mempertanyakan keputusan untuk memblokir akses ke outlet media asing.

Beberapa minggu sebelum rakyat Amerika memilih presiden baru, puluhan anggota Demokrat dari DPR telah menulis surat kepada Presiden AS Joe Biden mendesaknya untuk menekan penjajah Israel agar memberikan akses media yang tidak terbatas dan independen ke Jalur Gaza.

Di sisi lain, Menteri Pertahanan penjajah Israel, Yoav Gallant, mengatakan kepada pejabat AS, Anthony Blinken, yang sedang berkunjung pemerintahnya mengharapkan dukungan Washington saat menyerang Iran sebagai tanggapan atas serangan rudal awal bulan ini.

Baca Juga:
Pejuang Hizbullah Melawan Pasukan Darat Penjajah Israel di 3 Titik Perbatasan di Lebanon Selatan

“Sikap AS terhadap penjajah Israel setelah serangan kami terhadap Iran akan memperkuat pencegahan regional dan melemahkan poros kejahatan,” ujarnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Irlandia Pertimbangkan untuk Meninjau RUU yang Melarang Impor dari Wilayah Palestina yang Diduduki Penjajah Israel

RUU yang melarang impor dari wilayah Palestina yang diduduki penjajah Israel sedang dipertimbangkan pemerintah Irlandia.

Firma Keamanan Swasta Akan Memaksa Warga Palestina Jalani Pemeriksaan Biometrik di Zona Kontrol Gaza

Warga Palestina akan dipaksa oleh firma keamanan swasta Amerika-penjajah Israel menjalani pemeriksaan biometrik.

UNRWA Sebut Penjajah Israel Terus Melarang Masuknya Bantuan Kemanusiaan ke Jalur Gaza

Komisaris Jenderal UNRWA menyampaikan penjajah Israel terus melarang masuknya bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.

Pejuang Hizbullah Melawan Pasukan Darat Penjajah Israel di 3 Titik Perbatasan di Lebanon Selatan

Pasukan darat penjajah Israel terlibat bentrokan sengit dengan Hizbullah di 3 titik perbatasan yang berada di Lebanon selatan.

Polisi Penjajah Israel Sebut 7 Warga Penjajah Israel Ditangkap karena Menjadi Mata-Mata untuk Iran

7 warga penjajah Israel ditangkap oleh pihak kepolisian penjajah Israel karena menjadi mata-mata untuk intelijen Iran.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;