Seorang Pria Palestina dengan Down Syndrome Terluka Parah dalam Serangan Pesawat Nirawak Penjajah Israel di Tepi Barat

Ket. Foto: Serangan Pesawat Nirawak Penjajah Israel di Tepi Barat Menyebabkan Seorang Pria Palestina dengan Down Syndrome Terluka Parah
Ket. Foto: Serangan Pesawat Nirawak Penjajah Israel di Tepi Barat Menyebabkan Seorang Pria Palestina dengan Down Syndrome Terluka Parah Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Seorang pria Palestina dengan Down Syndrome dan ibunya terluka parah akibat pecahan peluruh dalam serangan pesawat nirawak penjajah Israel di kamp pengungsi Tepi Barat yang diduduki.

Pria tersebut yang bernama Hassan Muhammad Hamdan dan ibunya, Siham Hamdan, mengalami cedera kepala dan dibawa ke Rumah Sakit Pemerintah Martyr Thabet dengan ambulasn milik Bulan Sabit Merah Palestina.

Kepala Komite Rakyat untuk Layanan di Kamp Tulkarem, Faisal Salama, mengatakan serangan pesawat nirawak penjajah Israel menargetkan penduduk Palestina di lingkungan pusat layanan kamp, melukai 5 orang termasuk dengan Hassan dan ibunya.

Baca Juga:
Brigade Al-Qassam Membunuh dan Melukai Tentara Penjajah Israel dalam Serangan di Jalur Gaza Utara

Dia menggambarkan situasi di kamp sebagai perang yang sengit dengan pasukan penjajah Israel melancarkan serangan besar-besaran dan membabi buta.

Pesawat nirawak telah berputar-putar sejak awal serangan, menambah intensitas serangan.

Di sisi lain, 5 penjaga perdamaian terluka dalam serangan penjajah Israel di dekat pos pemeriksaan militer di Sidon di Lebanon selatan pada hari Kamis.

Baca Juga:
Forum Jurnalis Palestina Kecam Kunjungan Jurnalis Maroko ke Penjajah Israel

Dalam sebuah pernyataan, misi PBB mengatakan cedera itu terjadi ketika konvoi UNIFIL yang membawa pasukan penjaga perdamaian yang baru tiba di Lebanon selatan sedang melewati Siddon ketika serangan pesawat tak berawak menghantam daerah itu.

“Kami mengingatkan semua aktor tentang kewajiban mereka untuk menghindari tindakan yang membahayakan pasukan penjaga perdamaian atau warga sipil,” kata mereka.

Misi PBB menambahkan perbedaan harus diselesaikan di meja perundingan, bukan lewat kekerasan.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Hancurkan Lebih Banyak Rumah Milik Warga Palestina di Yerusalem

UNIFIL beroperasi antara Sungai Litani di Lebanon selatan dan Garis Biru yang berfungsi sebagai perbatasan dengan penjajah Israel, sebagai bagian dari mandatnya di bawah Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 untuk menjaga keamanan di wilayah itu.

Kampanye udara besar-besaran penjajah Israel di Lebanon telah berlangsung sejak akhir September terhadap apa yang diklaimnya sebagai target Hizbullah. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Brigade Al-Qassam Membunuh dan Melukai Tentara Penjajah Israel dalam Serangan di Jalur Gaza Utara

Tentara penjajah Israel dibunuh dan dilukai oleh Brigade Al-Qassam dalam serangan di Jalur Gaza bagian utara, Palestina.

Forum Jurnalis Palestina Kecam Kunjungan Jurnalis Maroko ke Penjajah Israel

Kunjungan yang dilakukan oleh jurnalis Maroko ke penjajah Israel dilaporkan dikecam oleh Forum Jurnalis Palestina.

Pasukan Penjajah Israel Hancurkan Lebih Banyak Rumah Milik Warga Palestina di Yerusalem

Pasukan penjajah Israel menghancurkan lebih banyak rumah yang merupakan milik warga Palestina di Yerusalem.

Seorang Anak Palestina Berusia 3 Tahun Terluka setelah Diserang Anjing Tentara Penjajah Israel di Tepi Barat

Anjing tentara penjajah Israel menyerang seorang anak Palestina berusia 3 tahun di Tepi Barat dan menyebabkannya terluka.

Seorang Jurnalis Foto Palestina Terluka setelah Ditembak oleh Pasukan Penjajah Israel saat sedang Meliput di Tepi Barat

Seorang jurnalis foto Palestina saat sedang melakukan liputan agresi militer yang sedang berlangsung di Tepi Barat yang diduduki.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;