Pasukan Penjajah Israel dan Pemukim Yahudi Cegah Petani Palestina Memanen Zaitun di Hebron Tepi Barat

Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel dan Pemukim Yahudi Mencegah Petani Palestina untuk Memanen Zaitun di Tepi Barat
Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel dan Pemukim Yahudi Mencegah Petani Palestina untuk Memanen Zaitun di Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan penjajah Israel dan pemukim Yahudi telah mencegah petani Palestina untuk mengakses tanah mereka dan juga memanen zaitun di lingkungan Tel Rumeida di Hebron yang terletak di Tepi Barat.

Imad Abu Shamsiya, yang merupakan Koordinator Asosiasi Pembela HAM Hebron, menyampaikan kepada media bahwa pasukan penjajah Israel menyita panen zaitun dari keluarga Quneibi dan memaksa mereka untuk meninggalkan tanah mereka meski keluarga itu telah memperoleh izin untuk mengakses tanah mereka dan memanen zaitun.

Di sisi lain, Menteri Keluarga Turki, Mahinur Ozdemir Goktas, menyuarakan kekhawatiran yang serius tentang persenjataan perangkat digital, menyoroti penggunaannya sebagai alat pemusnah massal yang dikendalikan dari jarak jauh di zona konflik seperti Jalur Gaza dan Lebanon.

Baca Juga:
Drone Penjajah Israel Tewaskan 3 Warga Palestina yang sedang Berusaha Membangun Sumur Air

Menurut laporan, Menteri itu menyatakan komitmen Turki untuk berdiri dalam solidaritas dengan rakyat Palestina, mengadvokasi perlindungan martabat manusia dan perdamaian di tengah meningkatnya ketegangan.

“Kami menyaksikan perkembangan yang mengkhawatirkan di mana perangkat digital, seperti telepon yang dikendalikan dari jarak jauh, digunakan kembali sebagai senjata di Jalur Gaza dan Lebanon,” katanya.

Dia menambahkan alat-alat penghancur ini menjadi pengingat nyata akan sifat peperangan yang terus berkembang dan meningkatnya kebutuhan akan perlindungan internasional yang kuat terhadap praktik-praktik yang semacam itu.

Baca Juga:
Menlu Turki Serukan Dunia Islam untuk Menekan Embargo Senjata terhadap Penjajah Israel

Dia menggarisbawahi dukungan teguh Turki terhadap Palestina. Dia juga menekankan komitmen jangka panjang negara itu terhadap perdamaian, HAM, dan solidaritas.

Dia menegaskan kembali bahwa dalam menghadapi inovasi yang merusak ini, Turki tetap berkomitmen untuk menegakkan martabat dan juga keamanan individu yang terkena dampak konflik ini.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa seruan Menteri Goktas untuk solidaritas internasional memiliki tujuan untuk menginspirasi tanggapan kolektif terhadap taktik yang mengkhawatirkan ini dan untuk menjaga perdamaian dan juga martabat manusia di Jalur Gaza, Lebanon, dan sekitarnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Drone Penjajah Israel Tewaskan 3 Warga Palestina yang sedang Berusaha Membangun Sumur Air

3 warga Palestina tewas akibat serangan drone atau pesawat tak berawak penjajah Israel saat sedang berusaha membangun sumur.

Menlu Turki Serukan Dunia Islam untuk Menekan Embargo Senjata terhadap Penjajah Israel

Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, menyerukan dunia Islam untuk menekan embargo senjata terhadap penjajah Israel.

3 Orang Dilaporkan Terluka Akibat Serangan Roket dari Lebanon di Penjajah Israel Utara

Serangan roket dari Lebanon yang menghantam Nahariya di penjajah Israel utara menyebabkan 3 orang terluka.

Aksi Heroik Pekerja Indonesia di Jepang yang Sukses Selamatkan Wanita Tenggelam Viral, Ini Penghargaan yang Diterima

Pekerja Indonesia selamatkan wanita Jepang dari tenggelam, kepolisian setempat beri penghargaan atas keberanian mereka.

Pasukan Penjajah Israel Membunuh 3 Warga Palestina Tidak Lama setelah Dibebaskan di Gaza Utara

3 warga Palestina dibunuh oleh pasukan penjajah Israel tidak lama setelah mereka dibebaskan di Jalur Gaza utara.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;