Aksi Heroik Pekerja Indonesia di Jepang yang Sukses Selamatkan Wanita Tenggelam Viral, Ini Penghargaan yang Diterima

Lima pekerja Indonesia di Jepang selamatkan wanita tenggelam di sungai, dapat penghargaan dari kepolisian Jepang.
Lima pekerja Indonesia di Jepang selamatkan wanita tenggelam di sungai, dapat penghargaan dari kepolisian Jepang. Source: Foto/Instagram @undercover.id

Internasional, gemasulawesi - Aksi lima pekerja asal Indonesia yang sedang menjalani pelatihan kerja di Jepang baru-baru ini viral di media sosial.

Kejadian ini terjadi pada bulan Oktober di Kota Yasu, Prefektur Shiga, ketika mereka sedang bersiap untuk memancing. Tiba-tiba, mereka mendengar teriakan meminta pertolongan. 

Tanpa pikir panjang, kelima pekerja itu segera berlari menuju suara teriakan tersebut.

Setibanya di lokasi, mereka mendapati seorang wanita berusia sekitar 60-an tahun sedang berjuang melawan arus di sungai. 

Baca Juga:
Heboh! Ruangan Staf Khusus Mantan Menkominfo Budi Arie Diduga Digeledah Polisi, Tumpukan Uang dengan Jumlah Fantastis Ditemukan

Dalam keadaan darurat tersebut, para pekerja langsung mengambil tindakan dengan menarik korban keluar dari air. 

Sementara itu, salah satu di antara mereka juga meminta bantuan seorang guru sekolah yang kebetulan melintas di sekitar lokasi. Guru tersebut dengan sigap menghubungi layanan ambulans.

Berkat kecepatan dan ketepatan aksi para pekerja, nyawa wanita tersebut berhasil diselamatkan meskipun ia mengalami beberapa luka. 

Tindakan mereka yang cepat dan penuh keberanian pun tidak luput dari perhatian pihak kepolisian setempat. 

Baca Juga:
Viral! Aksi Warga Cegat Pelaku Pencurian Mobil Travel di Tapanuli Selatan Jadi Sorotan, Begini Nasib Pelaku

Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian mereka, kelima pekerja Indonesia ini diberikan penghargaan dari kepolisian setempat.

Di media sosial, banyak yang merasa bangga dengan tindakan para pekerja Indonesia ini, yang menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat muncul kapan saja dan di mana saja. 

Salah seorang warganet bahkan bertanya, "Kira-kira kalau di Indonesia dapet penghargaan apa yaa?" 

Sebuah pertanyaan yang menarik, mengingat di Jepang, kebaikan seperti ini memang sering mendapat pengakuan khusus, seperti penghargaan dari kepolisian atau lembaga lainnya. 

Baca Juga:
Janjikan Penghasilan Rp10 Juta per Bulan untuk Kaum Milenial yang Mau Jadi Petani, Menteri Pertanian Tegaskan Hal Ini

Di Indonesia, sering kali penghargaan serupa diberikan kepada mereka yang berprofesi sebagai aparat penegak hukum, namun siapa pun yang berbuat baik, tentunya patut diacungi jempol.

Pekerja Indonesia tersebut telah memberikan contoh nyata tentang pentingnya saling membantu dalam situasi darurat.

Beberapa warganet juga mengapresiasi tindakan para pekerja ini, bahkan ada yang membandingkan dengan beberapa aksi negatif yang sebelumnya sempat viral, 

"Ini baru TOP, bukan yang bikin geng di Jepang itu," komentar salah seorang netizen. 

Baca Juga:
Aksi Mandi Susu Senilai Rp400 Juta Viral! Peternak Sapi Perah di Boyolali Protes Pembatasan Kuota Pabrik

Dengan penghargaan ini, semoga bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk selalu peduli dan membantu sesama di saat-saat darurat. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Membunuh 3 Warga Palestina Tidak Lama setelah Dibebaskan di Gaza Utara

3 warga Palestina dibunuh oleh pasukan penjajah Israel tidak lama setelah mereka dibebaskan di Jalur Gaza utara.

Kuwait Kirim Pesawat Bantuan Ketiga yang Membawa 40 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Lebanon

Pesawat bantuan ketiga yang membawa 40 ton bantuan kemanusiaan ke Lebanon dikirimkan Kuwait sebagai bagian dari operasi berkelanjutan.

Serangan Udara Penjajah Israel Sebabkan Kerusakan Parah pada Beberapa Bangunan di Universitas Lebanon

Kerusakan parah dialami oleh beberapa bangunan di Universitas Lebanon setelah serangan udara yang dilakukan oleh penjajah Israel.

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu Desa Marda di Tepi Barat yang Diduduki

Desa Marda di sebelah utara kota Salfit, Tepi Barat, diserbu oleh pasukan pendudukan penjajah Israel sambil menembakkan bom suar.

Penjajah Israel Loloskan Undang-Undang yang Izinkan Penahanan Anak-Anak Palestina di Bawah Usia 14 Tahun

Undang-Undang yang mengizinkan penahanan anak di bawah umur Palestina di bawah usia 14 tahun diloloskan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;