Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu Desa Marda di Tepi Barat yang Diduduki

Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Melakukan Penyerbuan terhadap Desa Marda di Tepi Barat
Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Melakukan Penyerbuan terhadap Desa Marda di Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan penjajah Israel dilaporkan telah menyerbu Desa Marda di sebelah utara kota Salfit, Tepi Barat yang diduduki.

Laporan kantor berita Wafa menyampaikan pasukan penjajah Israel menyerbu desa tersebut sambil menembakkan rentetan tembakan senjata api dan bom suar.

Tentara juga menutup pintu masuk barat desa tersebut sementara pintu masuk timur masih ditutup dengan gerbang logam selama beberapa bulan.

Baca Juga:
Penjajah Israel Loloskan Undang-Undang yang Izinkan Penahanan Anak-Anak Palestina di Bawah Usia 14 Tahun

Di sisi lain. Wafa juga melaporkan tentara penjajah Israel telah menahan 8 warga Palestina dari Tabaqa, barat daya Hebron, Tepi Barat yang diduduki.

Tentara menyerbu kota dan menerobos beberapa rumah sebelum melakukan penangkapan.

Sementara itu, kelompok Houthi menyampaikan telah menargetkan pangkalan udara militer Nevatim di penjajah Israel selatan.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Memanggil Ratusan Guru Sekolah untuk Berperang di Gaza dan Lebanon

“Pihaknya telah mencegat rudal yang ditembakkan dari Yaman,” kata tentara penjajah Israel.

Yahya Saree, yang merupakan Juru Bicara militer Houthi, juga menyebutkan kelompoknya telah mencegat pesawat tak berawak Amerika Serikat di Yaman Barat.

Pasukan militer AS dan penjajah Israel telah berulang kali mengebom sasaran di Yaman sebagai respons terhadap serangan Houthi.

Baca Juga:
Seorang Pria Palestina dengan Down Syndrome Terluka Parah dalam Serangan Pesawat Nirawak Penjajah Israel di Tepi Barat

Di sisi lain, warga Palestina di Silwan, kawasan di Yerusalem Timur, telah menolak kebijakan penghancuran diri penjajah Israel, yang memaksa warga Palestina untuk menghancurkan rumah mereka sendiri atau menghadapi denda yang sangat besar.

Kegubernuran Yerusalem yang diperintah Palestina mengumumkan pada tanggal 8 November 2024, waktu setempat, bahwa penduduk Silwan, yang didukung oleh komite pertahanan tanah setempat, telah menyebutkan mereka tidak akan mematuhi kebijakan itu dan memilih untuk membiarkan otoritas penjajah Israel melakukan pembongkaran.

Peneliti urusan Yerusalem, Fakhri Abu Diab, mencatat bahwa otoritas penjajah Israel memaksa warga Palestina untuk memilih antara menghancurkan rumah mereka sendiri dan membayar denda finansial jika mesin penjajah Israel digunakan.

Baca Juga:
Brigade Al-Qassam Membunuh dan Melukai Tentara Penjajah Israel dalam Serangan di Jalur Gaza Utara

Menurutnya, pendekatan ini dimaksudkan untuk mengurangi reaksi keras internasional karena pembongkaran paksa dan pemindahan penduduk melanggar hukum internasional dan dianggap sebagai kejahatan perang. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Penjajah Israel Loloskan Undang-Undang yang Izinkan Penahanan Anak-Anak Palestina di Bawah Usia 14 Tahun

Undang-Undang yang mengizinkan penahanan anak di bawah umur Palestina di bawah usia 14 tahun diloloskan penjajah Israel.

Tentara Penjajah Israel Memanggil Ratusan Guru Sekolah untuk Berperang di Gaza dan Lebanon

Ratusan guru sekolah telah dipanggil oleh tentara pendudukan penjajah Israel untuk berperang di Jalur Gaza dan Lebanon.

Seorang Pria Palestina dengan Down Syndrome Terluka Parah dalam Serangan Pesawat Nirawak Penjajah Israel di Tepi Barat

Dalam serangan pesawat nirawak penjajah Israel di Tepi Barat, seorang pria Palestina dengan down syndrome terluka parah.

Brigade Al-Qassam Membunuh dan Melukai Tentara Penjajah Israel dalam Serangan di Jalur Gaza Utara

Tentara penjajah Israel dibunuh dan dilukai oleh Brigade Al-Qassam dalam serangan di Jalur Gaza bagian utara, Palestina.

Forum Jurnalis Palestina Kecam Kunjungan Jurnalis Maroko ke Penjajah Israel

Kunjungan yang dilakukan oleh jurnalis Maroko ke penjajah Israel dilaporkan dikecam oleh Forum Jurnalis Palestina.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Dilan ITB 1997, Kelanjutan Kisah Dilan, Kali Ini sebagai Mahasiswa, dengan Konflik yang Lebih Rumit

Film Dilan ITB 1997 adalah kelanjutan dari kisah Dilan, di mana sang tokoh utama menghadapi konflik yang lebih rumit

Akhirnya Tampil di Bioskop Indonesia, Inilah Sinopsis Crocodile Tears, Film yang Tayang di Festival Film Internasional Toronto 202

Film Crocodile Tears yang tayang di Festival Film Internasional Toronto 2024 akhirnya akan tayang di bioskop Indonesia, berikut sinopsisnya

Hanya Karena Talang Jumbo Besi Tidak Dihadirkan, Kejari Parigi Moutong Tolak Pelimpahan Tahap II Kasus PETI Karya Mandiri

Penegakan hukum terhadap Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Karya Mandiri, Parigi Moutong, menemui jalan buntu karena talang jumbo

Jadi Tontonan Keluarga di Hari Lebaran, Inilah Sinopsis Pelangi di Mars, Film Hybrid Animasi dan Live Action Pertama Indonesia

Pelangi di Mars adalah film hybrid yang menggabungkan animasi dan pemeran manusia, mengangkat isu kerusakan lingkungan

Inilah Sinopsis Film Korea Pavane yang akan Segera Hadir di Netflix, Menawarkan Kisah Cinta dan Kasih Sayang

Pavane adalah film Korea yang sebentar lagi akan tampil di Netflix, menceritakan kisah tentang cinta dan penyembuhan emosional


See All
; ;