Kuwait Kirim Pesawat Bantuan Ketiga yang Membawa 40 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Lebanon

Ket. Foto: Kuwait Mengirimkan Pesawat Bantuan Kemanusiaan Ketiga ke Lebanon
Ket. Foto: Kuwait Mengirimkan Pesawat Bantuan Kemanusiaan Ketiga ke Lebanon Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Bulan Sabit Merah Kuwait pada hari Sabtu, tanggal 9 November 2024, waktu setempat, mengumumkan keberangkatan pesawat bantuan ketiganya yang membawa 40 ton bantuan kemanusiaan ke Lebanon, bagian dari operasi berkelanjutan Kuwait yang bertujuan untuk mendukung rakyat Lebanon di tengah agresi penjajah Israel yang terus berlanjut.

Dalam pernyataan kepada Kantor Berita Kuwait atau KUNA, Ketua Masyarakat Bulan Sabit Merah Kuwait, Khaled Al-Maghames, menyampaikan situasi di Lebanon menghadapi tantangan besar yang membutuhkan dukungan dan solidaritas yang lebih besar.

“Sangat penting untuk mengintensifkan upaya kemanusiaan untuk mengurangi penderitaan,” ujarnya.

Baca Juga:
Serangan Udara Penjajah Israel Sebabkan Kerusakan Parah pada Beberapa Bangunan di Universitas Lebanon

Dia menekankan komitmen Kuwait untuk melanjutkan bantuan kemanusiaan ke Lebanon, mendukung rakyat Lebanon selama krisis ini, dan membantu mereka mengatasi kesulitan saat ini.

Bantuan yang diberikan berupa makanan, selimut, perlengkapan medis, dan juga barang-barang penting lainnya yang diperlukan oleh warga Lebanon.

Pada hari Kamis, pesawat bantuan kedua Kuwait yang juga membawa 40 ton bantuan, tiba di Bandara Internasional Rafic Hariri di Beirut, Lebanon.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu Desa Marda di Tepi Barat yang Diduduki

Iran dengan tegas menepis tuduhan keterlibatan dalam rencana pembunuhan sejumlah pejabat AS, baik mantan maupun pejabat saat ini, termasuk dengan Presiden terpilih Donald Trump dan menyebut klaim itu sama sekali tidak berdasar.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, tanggal 9 November 2024, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menolak tuduhan yang dibuat oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat setelah penangkapan seorang tersangka.

Dia merujuk pada tuduhan serupa sebelumnya yang dibantah oleh Iran, yang dia gambarkan sebagai konspirasi menjijikkan yang diatur oleh penjajah Israel dan faksi-faksi anti-Iran untuk semakin memperumit masalah antara Amerika Serikat dan Iran.

Baca Juga:
Penjajah Israel Loloskan Undang-Undang yang Izinkan Penahanan Anak-Anak Palestina di Bawah Usia 14 Tahun

Departemen Kehakiman AS telah mengajukan tuntutan pidana terhadap seorang pria, dengan klaim bahwa dia ditugaskan oleh Iran untuk mengawasi dan merencanakan pembunuhan terhadap mantan dan pejabat pemerintah AS saat ini, termasuk Trump. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Serangan Udara Penjajah Israel Sebabkan Kerusakan Parah pada Beberapa Bangunan di Universitas Lebanon

Kerusakan parah dialami oleh beberapa bangunan di Universitas Lebanon setelah serangan udara yang dilakukan oleh penjajah Israel.

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu Desa Marda di Tepi Barat yang Diduduki

Desa Marda di sebelah utara kota Salfit, Tepi Barat, diserbu oleh pasukan pendudukan penjajah Israel sambil menembakkan bom suar.

Penjajah Israel Loloskan Undang-Undang yang Izinkan Penahanan Anak-Anak Palestina di Bawah Usia 14 Tahun

Undang-Undang yang mengizinkan penahanan anak di bawah umur Palestina di bawah usia 14 tahun diloloskan penjajah Israel.

Tentara Penjajah Israel Memanggil Ratusan Guru Sekolah untuk Berperang di Gaza dan Lebanon

Ratusan guru sekolah telah dipanggil oleh tentara pendudukan penjajah Israel untuk berperang di Jalur Gaza dan Lebanon.

Seorang Pria Palestina dengan Down Syndrome Terluka Parah dalam Serangan Pesawat Nirawak Penjajah Israel di Tepi Barat

Dalam serangan pesawat nirawak penjajah Israel di Tepi Barat, seorang pria Palestina dengan down syndrome terluka parah.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;