3 Orang Dilaporkan Terluka Akibat Serangan Roket dari Lebanon di Penjajah Israel Utara

Ket. Foto: 3 Orang Terluka Akibat Serangan Roket Lebanon di Penjajah Israel Utara
Ket. Foto: 3 Orang Terluka Akibat Serangan Roket Lebanon di Penjajah Israel Utara Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut media penjajah Israel, 3 orang terluka ketika sebuah roket yang ditembakkan dari Lebanon menghantam Nahariya di penjajah Israel utara pada hari Minggu, tanggal 10 November 2024.

Sebuah pernyataan militer menyampaikan sekitar 25 roket ditembakkan dari Lebanon menuju Nahariya dan Shomera di penjajah Israel utara pada hari Minggu, tanggal 10 November 2024.

“Beberapa roket berhasil dicegat, sementara yang lainnya mendarat di area yang terbuka,” ungkap mereka.

Baca Juga:
Aksi Heroik Pekerja Indonesia di Jepang yang Sukses Selamatkan Wanita Tenggelam Viral, Ini Penghargaan yang Diterima

Militer penjajah Israel juga menyebutkan pihak mereka mencegat sebuah pesawat tak berawak dari timur, istilah yang digunakan untuk menggambarkan serangan dari Irak.

Tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Surat kabar penjajah Israel menyatakan 3 orang mengalami cedera saat sebuah roket menghantam daerah terbuka di Nahariya.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Membunuh 3 Warga Palestina Tidak Lama setelah Dibebaskan di Gaza Utara

Surat kabar harian tersebut juga melaporkan kerusakan besar pada sebuah bangunan di kawasan industri Tel Hai dekat Kiryat Shmona setelah tembakan roket dari Lebanon.

Menurut mereka, roket itu menghantam ruang makan di dalam kawasan industri dan memicu kebakaran.

Media penjajah Israel juga mengonfirmasi bahwa 1 roket menghantam sebuah gedung di Shomera.

Baca Juga:
Kuwait Kirim Pesawat Bantuan Ketiga yang Membawa 40 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Lebanon

Hizbullah mengaku betranggungjawab atas penembakan roket ke Kiryat Shmona, Shomera, dan juga pemukiman Even Menachem, Shtula, Avivim, dan Zar’it.

“Para pejuang kami terlibat dalam bentrokan dengan pasukan penjajah Israel di dekat kota Aitaroun di Lebanon selatan, yang mengakibatkan jatuhnya korban di kalangan tentara penjajah Israel,” kata mereka.

Di sisi lain, 3 maskapai penerbangan besar Eropa telah membatalkan penerbangan mereka ke dan dari penjajah Israel karena meningkatnya ketegangan regional.

Baca Juga:
Serangan Udara Penjajah Israel Sebabkan Kerusakan Parah pada Beberapa Bangunan di Universitas Lebanon

Hal tersebut disampaikan oleh media penjajah Israel.

Maskapai penerbangan Italia, ITA Airways, menuturkan semua penerbangan ke dan dari penjajah Israel akan dihentikan hingga 12 Januari.

ITA Airways merupakan satu-satunya maskapai penerbangan Italia yang beroperasi secara reguler di penjajah Israel.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu Desa Marda di Tepi Barat yang Diduduki

Maskapi penerbangan Prancis, Air France, juga memperpanjang penangguhan semua penerbangan ke penjajah Israel hingga tanggal 26 Desember 2024.

Maskapai penerbangan Yunani, Aegean Airlines, juga mengumumkan mereka tidak akan melanjutkan penerbangan ke penjajah Israel hingga tanggal 3 Desember 2024. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Aksi Heroik Pekerja Indonesia di Jepang yang Sukses Selamatkan Wanita Tenggelam Viral, Ini Penghargaan yang Diterima

Pekerja Indonesia selamatkan wanita Jepang dari tenggelam, kepolisian setempat beri penghargaan atas keberanian mereka.

Pasukan Penjajah Israel Membunuh 3 Warga Palestina Tidak Lama setelah Dibebaskan di Gaza Utara

3 warga Palestina dibunuh oleh pasukan penjajah Israel tidak lama setelah mereka dibebaskan di Jalur Gaza utara.

Kuwait Kirim Pesawat Bantuan Ketiga yang Membawa 40 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Lebanon

Pesawat bantuan ketiga yang membawa 40 ton bantuan kemanusiaan ke Lebanon dikirimkan Kuwait sebagai bagian dari operasi berkelanjutan.

Serangan Udara Penjajah Israel Sebabkan Kerusakan Parah pada Beberapa Bangunan di Universitas Lebanon

Kerusakan parah dialami oleh beberapa bangunan di Universitas Lebanon setelah serangan udara yang dilakukan oleh penjajah Israel.

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu Desa Marda di Tepi Barat yang Diduduki

Desa Marda di sebelah utara kota Salfit, Tepi Barat, diserbu oleh pasukan pendudukan penjajah Israel sambil menembakkan bom suar.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;