Tentara Penjajah Israel Telah Memulai Pekerjaan Konstruksi di Sepanjang Zona Demiliterisasi di Suriah Selatan

Ket. Foto: Pekerjaan Konstruksi Telah Dimulai oleh Tentara Penjajah Israel di Sepanjang Zona Demiliterisasi di Suriah Selatan
Ket. Foto: Pekerjaan Konstruksi Telah Dimulai oleh Tentara Penjajah Israel di Sepanjang Zona Demiliterisasi di Suriah Selatan Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Tentara penjajah Israel telah memulai pekerjaan konstruksi di sepanjang zona demiliterisasi di Suriah selatan.

Menurut laporan, citra satelit yang dianalisisi menunjukkan penjajah Israel telah memulai proyek konstruksi di sepanjang apa yang disebut dengan Garis Alpha yang memisahkan Dataran Tinggi Golan yang diduduki penjajah Israel dari Suriah, tampaknya dengan memasang aspal untuk jalan di sepanjang perbatasan.

PBB mengonfirmasi bahwa pasukan penjajah Israel memasuki zona demiliterisasi yang melanggar aturan gencatan senjata yang mengatur wilayah itu.

Baca Juga:
Pasukan Pertahanan Penjajah Israel Izinkan Warga Palestina Bersenjata dari Rafah untuk Menjarah Konvoi Bantuan

Pekerjaan itu, yang pada citra satelit sebelumnya menunjukkan sebenarnya dimulai pada akhir bulan September 2024, dilakukan setelah tentara penjajah Israel menyelesaikan pembangunan jalan baru dan apa yang tampak seperti zona penyangga di sepanjang pagar antara Jalur Gaza dan penjajah Israel.

Di sisi lain, ketua oposisi penjajah Israel, Demokrat, Yair Golan, mengatakan pemerintah koalisi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menjalankan negara seperti organisasi kriminal.

Golan turun ke media sosial X untuk melakukan protes setelah pemerintah mengisyaratkan kemungkinan untuk membuat perjanjian gencatan senjata di Lebanon, sementara menolak untuk membuat perjanjian yang serupa di Jalur Gaza, yang menjadi tempat tawanan penjajah Israel ditahan.

Baca Juga:
Menteri Keuangan Penjajah Israel Serukan Aneksasi Penjajah Israel atas Tepi Barat pada Tahun 2025

“Kelompok kriminal yang menjalankan negara penjajah Israel mengklaim jika kita mencapai kesepakatan di selatan (Jalur Gaza), hal itu akan membahayakan masa depan penjajah Israel dan akan ada lagi tanggal 7 Oktober 2023,” ujarnya.

Dia bertanya-tanya mengapa penyelesaian seperti itu dapat dicapai di wilayah utara sementara Hizbullah tetap kuat, tetapi pemerintah mengklaim bahwa mencapai kesepakatan di Jalur Gaza adalah ancaman eksistensial untuk negara penjajah Israel?

Sementara itu, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyoroti peran penting OKI dalam mencegah agresi penjajah Israel dan memajukan hak-hak Palestina pada pertemuan baru-baru ini dengan Putra Mahkota Saudi, Mohammed Bin Salman (MBS).

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel dan Pemukim Yahudi Cegah Petani Palestina Memanen Zaitun di Hebron Tepi Barat

Erdogan meminta OKI untuk mewakili suara negara-negara Muslim dalam menghadapi meningkatnya ketegangan di Jalur Gaza dan Tepi Barat. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Pertahanan Penjajah Israel Izinkan Warga Palestina Bersenjata dari Rafah untuk Menjarah Konvoi Bantuan

Warga Palestina bersenjata dari Rafah diizinkan oleh IDF atau pasukan pertahanan penjajah Israel untuk menjarah konvoi bantuan.

Menteri Keuangan Penjajah Israel Serukan Aneksasi Penjajah Israel atas Tepi Barat pada Tahun 2025

Aneksasi penjajah Israel atas Tepi Barat pada tahun 2025 diserukan oleh Menteri Keuangan penjajah Israel, Bezalel Smotrich.

Pasukan Penjajah Israel dan Pemukim Yahudi Cegah Petani Palestina Memanen Zaitun di Hebron Tepi Barat

Petani Palestina dicegah oleh pasukan penjajah Israel dan pemukim Yahudi untuk memanen zaitun di Hebron, Tepi Barat.

Drone Penjajah Israel Tewaskan 3 Warga Palestina yang sedang Berusaha Membangun Sumur Air

3 warga Palestina tewas akibat serangan drone atau pesawat tak berawak penjajah Israel saat sedang berusaha membangun sumur.

Menlu Turki Serukan Dunia Islam untuk Menekan Embargo Senjata terhadap Penjajah Israel

Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, menyerukan dunia Islam untuk menekan embargo senjata terhadap penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;