Media Penjajah Israel Peringatkan Adanya Ujaran Kebencian terhadap Tel Aviv oleh Warga Mesir

Ket. Foto: Media Penjajah Israel Memperingatkan Adanya Ujaran Kebencian terhadap Tel Aviv oleh Warga Mesir
Ket. Foto: Media Penjajah Israel Memperingatkan Adanya Ujaran Kebencian terhadap Tel Aviv oleh Warga Mesir Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Media penjajah Israel dilaporkan memperingatkan adanya ujaran kebencian terhadap Tel Aviv oleh warga Mesir.

Televisi penjajah Israel menayangkan bagian kedua dari dokumenternya yang membahas apa yang disebutnya sebagai ujaran kebencian terhadap Tel Aviv oleh warga Mesir.

Laporan itu mengklaim bahwa sementara militer Mesir memperkuat angkatan bersenjatanya dengan kedok sponsor perdamaian. Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, memilih mengarahkan pesannya secara khusus ke penjajah Israel, sering kali di depan divisi lapis bajanya yang ditempatkan di Sinai.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Memblokir Aliran Air di Mata Air Al-Auja Tepi Barat

Saluran berbahasa Ibrani itu menyoroti bahwa meski Tel Aviv dan Kairo telah menjalin perdamaian selama 45 tahun, peringatan tentang sifat hubungan itu tetap ada.

Dengan judul ‘Gunung Berapi Mesir’, saluran itu menyatakan kekhawatiran yang besar atas meningkatnya kekuatan regional dan militer Mesir meski menghadapi tantangan ekonomi, dan mempertanyakan apakah penjajah Israel dapat terjebak dalam paradigma baru di sepanjang garis depan Mesir.

Pada bagian kedua film dokumenter, Baruch Yadid, seorang analis politik penjajah Israel dari saluran Hebrew, menyelidiki perluasan militer Mesir dalam konteks perjanjian damai.

Baca Juga:
Pemerintah Australia Menolak Memberikan Visa kepada Mantan Menteri Kehakiman Penjajah Israel

Dia menganalisis keseimbangan rumit antara kepentingan strategis penjajah Israel dan Mesir yang stabil dan sifat hubungan mereka yang rapuh, khususnya setelah peristiwa 7 Oktober 2023.

“Tentara Mesir telah sangat diperkuat sejak menandatangani perjanjian damai dengan penjajah Israel, menjadi salah satu tentara terbesar dan terkuat di Timur Tengah,” terangnya, meski dia mengakui bahwa Mesir tidak mencari petualangan yang tidak perlu atau berbahaya.

Di sisi lain, penulis Kanada, Madeleine Thien, dianugerahi hadiah sebesar 25.000 USD oleh Writers’ Trust of Canada atas karya tulisnya.

Baca Juga:
Selandia Baru Dilaporkan Tetapkan Hizbullah sebagai Organisasi Teroris

Yang mengejutkan adalah dia mengumumkan bahwa dia akan ‘mengembalikan uang hadiah itu ke dunia’, termasuk sebagian untuk Palestine Children’s Relief Fund dan sebagian lagi untuk Palang Merah Lebanon. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pemukim Penjajah Israel Memblokir Aliran Air di Mata Air Al-Auja Tepi Barat

Pemukim penjajah Israel melakukan pemblokiran terhadap aliran air di Mata Air Al-Auja di Tepi Barat yang terletak di utara Yericko.

Pemerintah Australia Menolak Memberikan Visa kepada Mantan Menteri Kehakiman Penjajah Israel

Mantan Menteri Kehakiman penjajah Israel, Ayelet Shaked, dikabarkan ditolak mendapatkan visa dari pemerintah Australia.

Selandia Baru Dilaporkan Tetapkan Hizbullah sebagai Organisasi Teroris

Hizbullah ditetapkan Selandia Baru sebagai organisasi teroris di mana pengumuman ini muncul saat agresi masih berlanjut di Lebanon.

Mantan Kepala Staf IDF Sebut Rencana Perang Telah Berjalan Sangat Salah

Mantan Kepala Staf IDF, Gadi Eisenkot, dilaporkan mengatakan rencana perang negaranya telah berjalan sangat salah.

Amerika Serikat Dilaporkan Menjatuhkan Sanksi kepada Sejumlah Pejabat Hamas

Sanksi dijatuhkan oleh Amerika Serikat kepada sejumlah pejabat Hamas yang diumumkan pada hari ke-411 genosida penjajah Israel di Gaza.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;