Mantan Kepala Staf IDF Sebut Rencana Perang Telah Berjalan Sangat Salah

Ket. Foto: Mantan Kepala Staf IDF Penjajah Israel Menyampaikan Rencana Perang Negaranya Telah Berjalan Sangat Salah
Ket. Foto: Mantan Kepala Staf IDF Penjajah Israel Menyampaikan Rencana Perang Negaranya Telah Berjalan Sangat Salah Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Mantan Kepala Staf Pasukan Pertahanan penjajah Israel atau IDF, Gadi Eisenkot, menyampaikan rencana perang negaranya telah berjalan sangat salah.

Gadi Eisenkot yang kini menjadi anggota parlemen penjajah Israel, Knesset, menyampaikan komentarnya pada Konferensi Keamanan Nasional dan Demokrasi tahunan yang diadakan oleh Institut Demokrasi penjajah Israel.

Gadi Eisenkot menuduh Perdana Menteri penjajah Israel, Benjamin Netanyahu, tidak melakukan apa pun untuk membawa kembali para sandera dari Jalur Gaza.

Baca Juga:
Amerika Serikat Dilaporkan Menjatuhkan Sanksi kepada Sejumlah Pejabat Hamas

“Rencana perang itu salah karena ada orang-orang di ruangan itu yang tidak ingin melihat perang berakhir,” katanya.

Di sisi lain, seorang anggota Parlemen Eropa asal Belgia, Marc Botenga, menuduh Eropa terus mendukung penjajah Israel meski dia menyebut terjadinya genosida di Jalur Gaza.

Botenga menyampaikan hal tersebut terjadi selama kunjungannya baru-baru ini ke Tepi Barat meski penjajah Israel berupaya ‘mencegah dunia melihat apa yang sedang terjadi’.

Baca Juga:
Seorang Perwira Cadangan di IDF Melarikan Diri dari Siprus untuk Menghindari Penuntutan Hukum atas Tuduhan Kejahatan Perang

Dia menggambarkan kehancuran kehidupan ekonomi dan penghinaan yang meluas terhadap warga Palestina melalui kekerasan dan ketakutan yang disebabkan oleh tindakan penjajah Israel di Jalur Gaza dan upayanya untuk menyembunyikan operasinya di bagian lain Palestina.

Berbicara kepada media, Marc Botenga, seorang anggota parlemen Eropa dari kelompok kiri, berbagi pengamatannya tentang pelanggaran hak asasi manusia tentang pelanggaran HAM oleh penjajah Israel selama kunjungannya, partisipasinya dalam protes di Parlemen Eropa atas pembunuhan anak-anak di Jalur Gaza dan pandangannya tentang Raja Kallas, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa yang baru.

Botenga, yang secara terbuka mengkritik sikap Uni Eropa terhadap penjajah Israel sejak serangan pada tanggal 7 Oktober 2023 telah memimpin beberapa protes.

Baca Juga:
Pengadilan Distrik Yerusalem Perintahkan Otoritas Palestina untuk Memberikan Kompensasi kepada Keluarga Pemukim

Dia menerangkan keputusannya untuk mengunjungi Palestina secara langsung untuk mendokumentasikan apa yang coba disembunyikan penjajah Israel dari masyarakat internasional dan untuk menunjukkan solidaritas dengan rakyat Palestina. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Amerika Serikat Dilaporkan Menjatuhkan Sanksi kepada Sejumlah Pejabat Hamas

Sanksi dijatuhkan oleh Amerika Serikat kepada sejumlah pejabat Hamas yang diumumkan pada hari ke-411 genosida penjajah Israel di Gaza.

Seorang Perwira Cadangan di IDF Melarikan Diri dari Siprus untuk Menghindari Penuntutan Hukum atas Tuduhan Kejahatan Perang

Untuk menghindari penuntutan hukum atas tuduhan kejahatan perang, seorang perwira cadangan di IDF melarikan diri dari Siprus.

Pengadilan Distrik Yerusalem Perintahkan Otoritas Palestina untuk Memberikan Kompensasi kepada Keluarga Pemukim

Otoritas Palestina atau PA diperintahkan oleh Pengadilan Distrik Yerusalem untuk memberikan kompensasi kepada keluarga pemukim.

Rabi Ekstremis Penjajah Israel Dilaporkan Mendesak Pemberantasan Umat Islam

Rabi ekstremis penjajah Israel, Zamir Cohen, telah melancarkan serangan terhadap Nabi Muhammad, umat Islam dan Islam.

Serangan Penjajah Israel di Beit Lahiya di Jalur Gaza Utara Tewaskan 8 Warga Palestina

Menurut laporan, setidaknya 8 warga Palestina tewas dalam serangan udara penjajah Israel di kota utara Beit Lahiya.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;