Pemerintah Australia Menolak Memberikan Visa kepada Mantan Menteri Kehakiman Penjajah Israel

Ket. Foto: Australia Menolak Memberikan Visa kepada Mantan Menteri Kehakiman Penjajah Israel
Ket. Foto: Australia Menolak Memberikan Visa kepada Mantan Menteri Kehakiman Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Media penjajah Israel melaporkan bahwa pemerintah Australia telah menolak memberikan visa kepada mantan Menteri Kehakiman penjajah Israel, Ayelet Shaked.

Shaked, yang juga menjabat sebagai menteri dalam negeri, telah diundang untuk berpartisipasi dalam konferensi yang diadakan oleh Dewan Australia/penjajah Israel & Urusan Yahudi, yang memfasilitasi dialog strategis antara penjajah Israel dan Australia.

Ayelet Shaked mengkritik langkah itu, menyebut pemerintah Australia ekstrem dan sebagian bahkan anti-Semit.

Baca Juga:
Selandia Baru Dilaporkan Tetapkan Hizbullah sebagai Organisasi Teroris

“Canberra tidak mengizinkan saya karena alasan politik karena saya menentang pembentukan negara Palestina untuk menghadiri dialog strategis antara penjajah Israel dan Australia,” katanya.

Dia menambahkan pemerintah ini telah memilih sisi sejarah yang salah.

Di sisi lain, parlemen penjajah Israel meloloskan pembacaan awal rancangan undang-undang untuk membentuk unit pengawasan intelijen baru yang melapor langsung kepada Perdana Menteri.

Baca Juga:
Mantan Kepala Staf IDF Sebut Rencana Perang Telah Berjalan Sangat Salah

Undang-undang itu, yang diajukan oleh MK Likud, Amit Halevi, bersama sekelompok anggota parlemen koalisi, didukung oleh 56 anggota parlemen dan 36 menentangnya.

Menurut media penjajah Israel, unit yang diusulkan akan menantang kesimpulan badan intelijen penjajah Israel untuk mencegah kesalahan yang disebabkan oleh pemikiran kelompok, sebuah faktor yang diyakini telah memberikan kontribusi terhadap kegagalan yang menyebabkan serangan 7 Oktober 2023.

Selain itu, unit ini akan mempunyai kewenangan untuk mengakses intelijen dari intelijen militer, Shin Bet, Dewan Keamanan Nasional, Mossad, dan lembaga negara lainnya.

Baca Juga:
Amerika Serikat Dilaporkan Menjatuhkan Sanksi kepada Sejumlah Pejabat Hamas

RUU itu akan memungkinkan unit ini untuk menganalisis dan mensintesiskan intelijen, memberikan persepektif alternatif kepada Perdana Menteri, Menteri Pertahanan, dan badan intelijen.

Unit ini juga akan melaporkan secara berkala kepada Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Knesset.

RUU itu sekarang diserahkan ke Komite DPR Knesset, yang akan memutuskan komite mana yang akan mempersiapkannya untuk pembacaan pertama dari 3 pembacaan tambahan yang dibutuhkan agar RUU itu menjadi undang-undang. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Selandia Baru Dilaporkan Tetapkan Hizbullah sebagai Organisasi Teroris

Hizbullah ditetapkan Selandia Baru sebagai organisasi teroris di mana pengumuman ini muncul saat agresi masih berlanjut di Lebanon.

Mantan Kepala Staf IDF Sebut Rencana Perang Telah Berjalan Sangat Salah

Mantan Kepala Staf IDF, Gadi Eisenkot, dilaporkan mengatakan rencana perang negaranya telah berjalan sangat salah.

Amerika Serikat Dilaporkan Menjatuhkan Sanksi kepada Sejumlah Pejabat Hamas

Sanksi dijatuhkan oleh Amerika Serikat kepada sejumlah pejabat Hamas yang diumumkan pada hari ke-411 genosida penjajah Israel di Gaza.

Seorang Perwira Cadangan di IDF Melarikan Diri dari Siprus untuk Menghindari Penuntutan Hukum atas Tuduhan Kejahatan Perang

Untuk menghindari penuntutan hukum atas tuduhan kejahatan perang, seorang perwira cadangan di IDF melarikan diri dari Siprus.

Pengadilan Distrik Yerusalem Perintahkan Otoritas Palestina untuk Memberikan Kompensasi kepada Keluarga Pemukim

Otoritas Palestina atau PA diperintahkan oleh Pengadilan Distrik Yerusalem untuk memberikan kompensasi kepada keluarga pemukim.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;