Hizbullah Sebut Pejuangnya Telah Luncurkan Roket ke Tentara Penjajah Israel di Sejumlah Komunitas di Penjajah Israel Utara

Ket. Foto: Hizbullah Menyampaikan Pejuangnya Telah Meluncurkan Roket ke Tentara Penjajah Israel di Penjajah Israel Utara
Ket. Foto: Hizbullah Menyampaikan Pejuangnya Telah Meluncurkan Roket ke Tentara Penjajah Israel di Penjajah Israel Utara Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Hizbullah mengatakan para pejuangnya telah meluncurkan roket ke tentara penjajah Israel di komunitas Manara, Sasa, dan Malkiya di penjajah Israel utara.

Hamas juga mengklaim telah menyerang tentara penjajah Israel di barak militer Dorev dengan salvo rudal.

“Satu skuadron pesawat tanpa awak menyerang target mereka dengan akurat ketika menyerang pasukan penjajah Israel di kota Yarin, Lebanon,” kata mereka.

Baca Juga:
Media Penjajah Israel Peringatkan Adanya Ujaran Kebencian terhadap Tel Aviv oleh Warga Mesir

Hizbullah menyatakan situs militer Habushit di puncak Gunung Hermon di Dataran Tinggi Golan yang diduduki juga dibombardir dengan rudal.

Hizbullah menambahkan bahwa situs itu adalah kantor pusat perusahaan yang berafiliasi dengan Brigade Hermon ke-810 penjajah Israel.

Di sisi lain, sebuah rudal penjajah Israel telah menghancurkan sebuah gedung bertingkat di pinggiran selatan Beirut, Chiyah.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Memblokir Aliran Air di Mata Air Al-Auja Tepi Barat

Rekaman serangan yang dibagikan di media sosial menunjukkan rudal itu menghantam langsung ke sisi gedung dan meruntuhkannya ketika orang-orang yang melihat di jalan-jalan paling dekat panik.

Tidak jelas apakah ada korban di daerah itu, yang sebelumnya militer penjajah Israel perintahkan agar penduduknya dievakuasi.

Di sisi lain, 79 persen warga penjajah Israel mendukung komisi penyelidikan negara atas kegagalan yang menyebabkan peristiwa pada tanggal 7 Oktober 2023.

Baca Juga:
Pemerintah Australia Menolak Memberikan Visa kepada Mantan Menteri Kehakiman Penjajah Israel

Hal tersebut menurut jajak pendapat oleh media penjajah Israel.

8 persen publik menentang penyelidikan sementara 13 persen responden menyatakan mereka tidak yakin.

Beberapa pemimpin penjajah Israel telah mengakui bertanggung jawab atas tidak dihentikannya serangan yang tahun lalu menewaskan lebih dari 1.100 orang, sebagian besar warga sipil dan menawan sekitar 250 orang.

Baca Juga:
Selandia Baru Dilaporkan Tetapkan Hizbullah sebagai Organisasi Teroris

Tetapi sejauh ini, Benjamin Netanyahu menolak untuk mengakui tanggung jawabnya sendiri atau untuk memulai penyelidikan, dengan mengatakan masalah itu akan ditangani setelah perang di Jalur Gaza berakhir.

Penolakannya untuk mengambil tanggung jawab apa pun telah memicu kemarahan banyak orang yang berpendapat bahwa pemimpin penjajah Israel telah memperpanjang perang untuk menjamin kelangsungan politiknya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Media Penjajah Israel Peringatkan Adanya Ujaran Kebencian terhadap Tel Aviv oleh Warga Mesir

Adanya ujaran kebencian terhadap Tel Aviv oleh warga Mesir diperingatkan oleh media penjajah Israel.

Pemukim Penjajah Israel Memblokir Aliran Air di Mata Air Al-Auja Tepi Barat

Pemukim penjajah Israel melakukan pemblokiran terhadap aliran air di Mata Air Al-Auja di Tepi Barat yang terletak di utara Yericko.

Pemerintah Australia Menolak Memberikan Visa kepada Mantan Menteri Kehakiman Penjajah Israel

Mantan Menteri Kehakiman penjajah Israel, Ayelet Shaked, dikabarkan ditolak mendapatkan visa dari pemerintah Australia.

Selandia Baru Dilaporkan Tetapkan Hizbullah sebagai Organisasi Teroris

Hizbullah ditetapkan Selandia Baru sebagai organisasi teroris di mana pengumuman ini muncul saat agresi masih berlanjut di Lebanon.

Mantan Kepala Staf IDF Sebut Rencana Perang Telah Berjalan Sangat Salah

Mantan Kepala Staf IDF, Gadi Eisenkot, dilaporkan mengatakan rencana perang negaranya telah berjalan sangat salah.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;