Brigade Al Qassam Sebut Telah Menangkap 3 Pesawat Nirawak Penjajah Israel yang Lakukan Operasi Intelijen di Rafah

Ket. Foto: Brigade Al Qassam Menyampaikan Telah Menangkap 3 Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel yang Melakukan Operasi Intelijen di Rafah
Ket. Foto: Brigade Al Qassam Menyampaikan Telah Menangkap 3 Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel yang Melakukan Operasi Intelijen di Rafah Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Brigade Al Qassam yang merupakan sayap militer Hamas mengatakan pada hari Jumat, tanggal 13 Desember 2024 bahwa mereka baru-baru ini menangkap 3 pesawat tak berawak penjajah Israel yang melakukan operasi intelijen di Rafah, sebuah kota di Jalur Gaza selatan.

Dalam sebuah pernyataan, Brigade Al Qassam menyampaikan para pejuangnya berhasil menangkap ‘3 pesawat tanpa awak quadcopter Zionis’ ketika mereka sedang melakukan misi pengintaian di lingkungan Al-Jeninah, sebelah timur Rafah.

Dalam beberapa bulan terakhir, militer penjajah Israel semakin gencar mengerahkan pesawat tanpa awak quadcopter untuk berbagai operasi, termasuk dengan pembunuhan tertarget, peluncuran granat, dan penerbitan peringatan evakuasi.

Secara terpisah, gerakan itu melaporkan para pejuangnya menargetkan pasukan penjajah Israel yang maju di daerah Al-Bareed di Kamp Pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara, menggunakan peluru mortir berat.

Baca Juga:
Seorang Anak Dilaporkan Terluka dalam Serangan Penjajah Israel di Beit Furik Tepi Barat

Pertempuran antara pejuang Perlawanan Palestina dan pasukan penjajah Israel di berbagai medan, khususnya di Jalur Gaza utara.

Di sisi lain, BPC atau Komisi Palestina Inggris adan UKGC atau Komunitas Gaza Inggris mengadakan konferensi pers di London yang mempertemukan para pekerja perawatan kesehatan dan suara-suara Inggris-Palestina untuk mengungkap skala penghancuran sistematis penjajah Israel di Jalur Gaza di tengah pemblokiran media secara paksa.

Acara yang diadakan beberapa meter dari BBC Broadcasting House tersebut bertujuan untuk mendobrak kekosongan informasi yang dikarenakan oleh penargetan jurnalis oleh penjajah Israel dan penutupan Jalur Gaza yang terkepung dari dunia luar.

Mai Annan, yang berbicara lewat tautan video dari Jalur Gaza, tempat dia memimpin proyek bantuan timbal balik Reviving Gaza, memberikan kisah yang mengerikan mengenai taktik militer penjajah Israel.

Baca Juga:
Serangan Penjajah Israel terhadap Konvoi Bantuan Kemanusiaan di Gaza Tewaskan Sedikitnya 12 Orang

“Kami mulai mendengar pengeras suara meminta para pria tersebut di gedung itu untuk keluar dalam keadaan telanjang, lalu meminta para wanita dan anak-anak untuk keluar,” katanya.

Dia menambahkan mereka membariskan para pria tersebut dan para tentara mulai menembaki mereka secara acak. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Seorang Anak Dilaporkan Terluka dalam Serangan Penjajah Israel di Beit Furik Tepi Barat

Seorang anak Palestina dan seorang pria Palestina terluka selama serangan penjajah Israel di kota Beit Furik, Tepi Barat.

Serangan Penjajah Israel terhadap Konvoi Bantuan Kemanusiaan di Gaza Tewaskan Sedikitnya 12 Orang

Penjaga keamanan Palestina yang mengawal pengiriman bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza diserang penjajah Israel.

Sebuah Quadcopter Penjajah Israel Tewaskan Dokter Bedah Ortophedi Palestina Terakhir di Jalur Gaza Utara

Seorang dokter bedah ortophedi Palestina terakhir di Jalur Gaza utara tewas oleh sebuah quadcopter penjajah Israel dalam perjalanan ke rumah

Angkatan Laut Penjajah Israel Serang Sedikitnya 6 Kapal Perang Suriah di Pelabuhan Latakia

Sedikitnya 6 kapal angkatan laut Suriah di Pelabuhan Latakia dikabarkan diserang oleh angkatan laut penjajah Israel.

UNRWA Peringatkan Skala Penderitaan di Gaza Telah Mengguncangkan Kepercayaan Banyak Orang terhadap HAM

Peringatan disampaikan UNRWA terkait skala penderitaan di Gaza telah mengguncangkan kepercayaan banyak orang terhadap HAM.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;