Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Membakar Rumah-Rumah di Jalur Gaza Utara hingga Rata dengan Tanah

Ket. Foto: Rumah-Rumah di Jalur Gaza Utara Dibakar oleh Penjajah Israel
Ket. Foto: Rumah-Rumah di Jalur Gaza Utara Dibakar oleh Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan penjajah Israel dikabarkan terus membakar habis rumah-rumah penduduk di Beit Lahiya, Jalur Gaza utara, hingga rata dengan tanah.

Serangan serupa telah terjadi di Kamp Pengungsi Jabalia.

Dilaporkan ada gambar udara yang menunjukkan kehancuran berskala luas yang terjadi di dekat kota dan kamp di sana akibat operasi militer penjajah Israel dan ini secara bertahap sekarang terjadi di Beit Lahiya setelah memaksa ratusan ribu keluarga mengungsi dan pindah ke Kota Gaza.

Salah satu serangan paling baru terjadi di gerbang Rumah Sakit Kamal Adwan, tempat sebuah kendaraan ambulans menjadi sasaran dan para saksi mata menyampaikan kendaraan tersebut terbakar habis.

Baca Juga:
Menteri Pertahanan Penjajah Israel Izinkan Pembebasan Awal Seorang Pemukim yang Membakar Properti Palestina

Militer penjajah Israel berupaya menghentikan ambulas dari tugasnya. Pada saat yang sama, mereka berupaya memberikan tekanan lebih besar kepada tim medis yang masih terjebak di Rumah Sakit Kamal Adwan.

Di sisi lain, pemukim penjajah Israel telah mencabut pohon-pohon milik warga Palestina di Desa Khirbet Tana, sebelah timur Nablus, di Tepi Barat.

“Para pemukim menyerang saya dan beberapa petani, menahan saya selama lebih dari 1 jam dan memaksanya meninggalkan daerah itu,” katanya.

Ketika dia dan para petani kembali ke lokasi pada hari Jumat malam, tanggal 13 Desember 2024, waktu setempat, mereka mendapati para pemukim telah mencabut beberapa pohon almond, pisang, anggur dan pagar yang mengelilingi lahan itu telah hancur.

Baca Juga:
Brigade Al Qassam Sebut Telah Menangkap 3 Pesawat Nirawak Penjajah Israel yang Lakukan Operasi Intelijen di Rafah

“Para pemukim juga telah mencuri peralatan para petani,” ujarnya.

Sementara itu, CAIR atau Dewan Hubungan Amerika-Islam menegaskan kembali penolakannya terhadap strategi Gedung Putih untuk memerangi Islamofobia sementara Joe Biden terus menawarkan dukungan tanpa syarat untuk perang penjajah Israel di Jalur Gaza.

CAIR menuturkan seruan Biden untuk memerangi Islamofobia di dalam negeri adalah penghinaan.

“Pemerintahannya secara bersamaan mengirimkan senjata yang didanai oleh pembayar pajak AS ke pemerintahan Islamofobia dan genosida yang didakwa sebagai penjahat perang Benjamin Netanyahu untuk terus membantai warga sipil Palestina, menghancurkan masjid, dan menodai Al-Qur’an,” ungkap Ibrahim Hooper, juru bicara CAIR, dalam sebuah pernyataan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Menteri Pertahanan Penjajah Israel Izinkan Pembebasan Awal Seorang Pemukim yang Membakar Properti Palestina

Seorang pemukim yang dihukum karena membakar properti Palestina dibebaskan awal oleh Menteri Pertahanan penjajah Israel.

Brigade Al Qassam Sebut Telah Menangkap 3 Pesawat Nirawak Penjajah Israel yang Lakukan Operasi Intelijen di Rafah

3 pesawat tak berawak penjajah Israel yang melakukan operasi intelijen di Rafah, Jalur Gaza selatan, telah ditangkap oleh Brigade Al Qassam.

Seorang Anak Dilaporkan Terluka dalam Serangan Penjajah Israel di Beit Furik Tepi Barat

Seorang anak Palestina dan seorang pria Palestina terluka selama serangan penjajah Israel di kota Beit Furik, Tepi Barat.

Serangan Penjajah Israel terhadap Konvoi Bantuan Kemanusiaan di Gaza Tewaskan Sedikitnya 12 Orang

Penjaga keamanan Palestina yang mengawal pengiriman bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza diserang penjajah Israel.

Sebuah Quadcopter Penjajah Israel Tewaskan Dokter Bedah Ortophedi Palestina Terakhir di Jalur Gaza Utara

Seorang dokter bedah ortophedi Palestina terakhir di Jalur Gaza utara tewas oleh sebuah quadcopter penjajah Israel dalam perjalanan ke rumah

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;