Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Seorang Anak Laki-Laki Palestina di Beit Furik Tepi Barat

Ket. Foto: Tentara Penjajah Israel Menyerang Seorang Anak Laki-Laki Palestina di Beit Furik
Ket. Foto: Tentara Penjajah Israel Menyerang Seorang Anak Laki-Laki Palestina di Beit Furik Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Kantor berita Wafa melaporkan tentara penjajah Israel menyerang seorang anak laki-laki Palestina berusia 13 tahun di Beit Furik, sebelah timur Nablus di Tepi Barat yang diduduki.

Menurut saksi mata setempat, tentara penjajah Israel memasuki distrik Al-Dubat di kota tersebut di mana mereka menyerang anak tersebut, menahannya selama beberapa jam, dan baru kemudian melepaskannya.

Insiden tersebut mencerminkan pola operasi militer penjajah Israel yang berulang kali di Beit Furik yang sering kali mengakibatkan pertempuran dan warga Palestina terluka.

Wafa mencatat bahwa insiden ini terjadi setelah seorang anak laki-laki Palestina berusia 16 tahun terluka di hari Minggu malam selama serangan penjajah Israel di kamp pengungsi Balata, sebelah timur Nablus.

Baca Juga:
Pemimpin Senior Pemukim Penjajah Israel Desak Kabinet untuk Evakuasi Penduduk Kamp Pengungsi Palestina

Remaja itu menderita cedera kepala akibat pecahan peluru dan dibawa ke rumah sakit untuk dirawat.

Di sisi lain, PBB pada hari Selasa, tanggal 17 Desember 2024, menegaskan kembali kehadiran lanjutan tentara penjajah Israel di sepanjang zona penyangga Dataran Tinggi Golan di Suriah dan melaporkan bahwa bendera penjajah Israel di dalam area pemisahan telah dicabut oleh pasukan penjaga perdamaian.

Juru Bicara Stephane Dujarric dalam konferensi pers mengatakan rekan penjaga perdamaian di Dataran Tinggi Golan, Pasukan Pengamat Pelepasan PBB (UNDOF), terus melaksanakan mandatnya untuk melakukan pengamatan dan pelaporan dari posisinya di seluruh wilayah pemisahan.

Dengan menyampaikan kehadiran tentara penjajah Israel di wilayah operasinya (UNDOF) telah berdampak serius pada pasukan helm biru, dia mengindikasikan kebebasan bergerak misi penjaga perdamaian dan kemampuannya untuk menjalankan aktivitas operasional, logistik, dan administratifnya tetap sangat dibatasi.

Baca Juga:
Otoritas Pendudukan Penjajah Israel Hancurkan 6 Rumah Palestina di Kota Anata Yerusalem

“Dalam konteks saat ini, UNDOF biasa melakukan sekitar 55 hingga 60 tugas operasional dan aktivitas logistik harian,” katanya.

Dia menambahkan saat ini, UNDOF dibatasi pada 3 hingga 5 pergerakan logistik penting per hari, yang memberikan dampak signifikan pada operasinya.

Dia juga menekankan pentingnya memberikan izin kepada pasukan penjaga perdamaian untuk melaksanakan tugas mandat mereka tanpa halangan dan dengan cara yang aman dan juga terjamin. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pemimpin Senior Pemukim Penjajah Israel Desak Kabinet untuk Evakuasi Penduduk Kamp Pengungsi Palestina

Kabinet keamanan didesak oleh para pemimpin senior pemukim penjajah Israel untuk mengevakuasi penduduk kamp pengungsi Palestina.

Otoritas Pendudukan Penjajah Israel Hancurkan 6 Rumah Palestina di Kota Anata Yerusalem

Sebanyak 6 rumah warga Palestina di kota Anata, Yerusalem yang diduduki, dihancurkan oleh otoritas pendudukan penjajah Israel.

Penembakan Penjajah Israel Tewaskan Kakek Ikonik Gaza yang Bernama Khaled Nabhan

Kakek ikonik Gaza yang bernama Khaled Nabhan dilaporkan tewas akibat penembakan penjajah Israel di Jalur Gaza, Palestina.

2 Tentara Penjajah Israel Ditolak Masuk ke Australia setelah Diminta Mengisi Dokumen tentang Peran dalam Kejahatan Perang

Australia menolak masuk 2 tentara penjajah Israel setelah diminta mengisi dokumen tentang peran dalam kejahatan perang.

Brigade Al Qassam Sebut Tentara Penjajah Israel Sengaja Mengebom Lokasi untuk Membunuh Tawanan di dalamnya

Tentara penjajah Israel disebutkan Brigade Al Qassam sengaja mengebom lokasi untuk membunuh tawanan yang ada di dalamnya.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;