Rumah Sakit Nasser di Khan Younis Ditutup Sebagian Karena Kekurangan Bahan Bakar

Ket. Foto: RS Nasser di Khan Younis Jalur Gaza Ditutup Sebagian
Ket. Foto: RS Nasser di Khan Younis Jalur Gaza Ditutup Sebagian Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pusat Informasi Palestina mengutip Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, Jalur Gaza, yang mengatakan fasilitas kesehatan tersebut telah berhenti menyediakan layanan kesehatan, kecuali unit perawatan intensif dan ruang operasi karena krisis bahan bakar.

Hal ini terjadi sehari setelah Kementerian Kesehatan Gaza memperingatkan tentang ‘bencana nyata’ karena tidak ada satu pun fasilitas kesehatan yang masih beroperasi di daerah kantong tersebut yang mempunyai stok bahan bakar tersisa, yang mengancam rumah sakit, stasiun oksigen, lemari es obat-obatan, dan tempat penitipan anak.

“Pasukan pendudukan penjajah Israel membantu konvoi, termasuk truk bahan bakar, untuk mengambil jalan yang dipenuhi oleh pencuri dan bandit untuk mencuri di bawah perlindungannya,” kata Kementerian tersebut pada tanggal 8 Januari 2205, waktu setempat.

Sementara itu, Hamas mengatakan tindakan pasukan keamanan Otoritas Palestina untuk menembaki kendaraan perlawanan di Tulkarem utara menandai eskalasi berbahaya dan sejalan dengan kebijakan penjajah Israel yang bertujuan untuk memberantas perlawanan dan melemahkan perjuangan Palestina.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Tembakkan Gas Air Mata ke Guru dan Siswa di Sekolah Tepi Barat

Dalam pernyataan pers yang diterima media, Hamas meminta tokoh-tokoh yang berakal sehat dalam Otoritas Palestina dan gerakan Fatah untuk campur tangan dan mendesak mereka untuk menahan pasukan keamanan agar tidak menyerang rakyat Palestina dan perlawanan mereka.

Hamas juga meminta warga Palestina untuk bersatu di belakang perlawanan sebagai pilihan strategis.

Hamas menyoroti tindakan berkelanjutan yang dilakukan oleh pasukan keamanan di Tepi Barat, termaasuk penargetan anggota perlawanan dan serangan pada tanggal 7 Januari 2025 terhadap kendaraan Palestina di kota Attil, utara Tulkarem, di mana 3 anggota perlawanan terluka dan 1 kritis.

Pernyataan yang dirilis pada tanggal 8 Januari 2025 waktu setempat tersebut menggambarkan perilaku ini sebagai pengkhianatan terhadap prinsip-prinsip dan tradisi nasional yang dijunjung tinggi oleh rakyat Palestina sepanjang perjuangan mereka melawan pendudukan penjajah Israel.

Baca Juga:
Pasukan Keamanan Otoritas Palestina Lukai 3 Pejuang Palestina di Tepi Barat

Hamas juga menekankan perlunya mereformasi doktrin keamanan pasukan ini dan bersatu di belakang perlawanan sebagai satu-satunya jalan yang layak untuk mengakhiri pendudukan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Tembakkan Gas Air Mata ke Guru dan Siswa di Sekolah Tepi Barat

Gas air mata ditembakkan oleh pasukan penjajah Israel ke guru dan siswa di sebuah sekolah yang terletak di sebelah timur Betlehem, Tepi Bara

Pasukan Keamanan Otoritas Palestina Lukai 3 Pejuang Palestina di Tepi Barat

3 orang pejuang Palestina dalam serangan oleh pasukan keamanan Otoritas Palestina di sebelah utara Tulkarem, Tepi Barat.

Buldozer Penjajah Israel Hancurkan Sebuah Rumah Milik Seorang Warga Palestina di Yerusalem Timur

Sebuah rumah milik warga Palestina yang terletak di lingkungan Jabal Mukaber di Yerusalem Timur dihancurkan oleh buldozer penjajah Israel.

Pemukim Penjajah Israel Cegat Konvoi Menteri Otoritas Palestina dan Menyita Kendaraannya di Tepi Barat

Konvoi Menteri Otoritas Palestina dicegat oleh pemukim penjajah Israel dan juga menyita kendaraannya ketika dia melakukan kunjungan di Tepi

7 Orang Dilaporkan Terluka dalam Penembakan terhadap Kendaraan dan Bus Penumpang yang Terjadi di Tepi Barat

Dalam penembakan terhadap kendaraan dan bus penumpang di dekat desa Palestina di Tepi Barat, sebanyak 7 orang dikabarkan terluka.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;