Buldozer Penjajah Israel Hancurkan Sebuah Rumah Milik Seorang Warga Palestina di Yerusalem Timur

Ket. Foto: Buldozer Penjajah Israel Menghancurkan Sebuah Rumah Milik Warga Palestina
Ket. Foto: Buldozer Penjajah Israel Menghancurkan Sebuah Rumah Milik Warga Palestina Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan penjajah Israel telah menghancurkan sebuah rumah milik seorang warga Palestina di lingkungan Jabal Mukaber, Yerusalem Timur yang diduduki.

Rekaman yang tersebar telah diverifikasi oleh media tentang buldozer penjajah Israel yang menghancurkan rumah sementara orang-orang berdiri menonton yang terjadi di tanggal 7 Januari 2025 waktu setempat.

Penjajah Israel secara rutin mengeluarkan perintah pembongkaran paksa terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

Jika penduduk tidak membongkar rumah mereka dalam waktu yang ditentukan, buldozer penjajah Israel akan membongkar bangunan itu dan kemungkinan besar penduduk akan dikenakan denda.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Cegat Konvoi Menteri Otoritas Palestina dan Menyita Kendaraannya di Tepi Barat

Di sisi lain, setidaknya 2 orang tewas dalam serangan penjajah Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat.

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina 1 orang tewas di kota Tammun dan 1 lagi di Desa Talouza.

“Timnya mengangkut jenazah Suleiman Qutaishat dari Tammun,” ujar Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina atau PRCS.

Dia tewas akibat penembakan yang melukai 5 orang lainnya selama serangan penjajah Israel.

Baca Juga:
7 Orang Dilaporkan Terluka dalam Penembakan terhadap Kendaraan dan Bus Penumpang yang Terjadi di Tepi Barat

Jaafar Dababshe, yang merupakan korban lainnya, tewas dalam serangan di Desa Talouza di dekat Nablus.

Warga menyampaikan pasukan penjajah Israel menembaknya hingga tewas di depan rumahnya.

Sebelumnya, militer penjajah Israel menyatakan di saluran Telegramnya bahwa angkatan udara menargetkan sel teroris bersenjata di wilayah Tammun.

Di sisi lain, utusan Amerika Serikat, Amos Hochstein, mengatakan militer penjajah Israel akan menarik diri sepenuhnya dari Lebanon selatan, meski ada laporan baru-baru ini bahwa penjajah Israel berencana untuk mempertahankan kehadiran permanen di negara tersebut.

Baca Juga:
2 Tahanan Palestina Dikabarkan Memasuki Tahun ke-33 di Penjara Penjajah Israel

Pernyataan tersebut muncul ketika penjajah Israel menarik pasukannya dari Naqoura di sektor barat perbatasan dengan tentara Lebanon dikerahkan di daerah itu.

“Militer penjajah Israel mulai menarik pasukannya dari Naqoura, sebagian besar sektor barat, dan kembali ke wilayah penjajah Israel di sebelah selatan Garis Biru,” katanya kepada media, mengacu pada perbatasan tidak resmi antara kedua negara.

Dia menambahkan penarikan pasukan ini akan terus berlanjut hingga seluruh pasukan penjajah Israel keluar dari Lebanon sepenuhnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pemukim Penjajah Israel Cegat Konvoi Menteri Otoritas Palestina dan Menyita Kendaraannya di Tepi Barat

Konvoi Menteri Otoritas Palestina dicegat oleh pemukim penjajah Israel dan juga menyita kendaraannya ketika dia melakukan kunjungan di Tepi

7 Orang Dilaporkan Terluka dalam Penembakan terhadap Kendaraan dan Bus Penumpang yang Terjadi di Tepi Barat

Dalam penembakan terhadap kendaraan dan bus penumpang di dekat desa Palestina di Tepi Barat, sebanyak 7 orang dikabarkan terluka.

2 Tahanan Palestina Dikabarkan Memasuki Tahun ke-33 di Penjara Penjajah Israel

2 tahanan Palestina yang bernama Nasser Abu Sorour dan Mahmoud Abu Sorour diketahui telah memasuki tahun yang ke-33 di penjara penjajah Isra

5 Guru Palestina Terluka Akibat Ditabrak Kendaraan Militer Penjajah Israel di Tepi Barat

Kendaraan militer menabrak mobil yang berisikan 5 guru Palestina di Tepi Barat dan menyebabkan kelimanya terluka karenanya.

Pasukan Penjajah Israel Serbu Kota Meithalun di Tepi Barat, Picu Bentrokan dengan Pejuang Palestina

Memicu bentrokan dengan pejuang Palestina, pasukan penjajah Israel menyerbu kota Meithalun yang terletak di Tepi Barat.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;