Pasukan Penjajah Israel Serbu Kota Meithalun di Tepi Barat, Picu Bentrokan dengan Pejuang Palestina

Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Melakukan Penyerbuan ke Kota Meithalun di Tepi Barat
Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Melakukan Penyerbuan ke Kota Meithalun di Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan penjajah Israel telah menyerbu kota Meithalun di Tepi Barat yang diduduki, yang memicu bentrokan dengan pejuang Palestina.

Menurut laporan pada tanggal 5 Januari 2025, mengutip Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina, media menyampaikan para tentara melepaskan tembakan, melukai sedikitnya 1 orang.

Sementara itu, para pejuang Brigade Jenin mengeluarkan pernyataan yang mengatakan mereka sedang menghadapi pasukan penjajah Israel di Meithalun.

Media juga mengunggah video di X yang memperlihatkan pasukan penjajah Israel membawa seseorang di atas tandu ke dalam truk dan mengatakan tentara telah menangkap seorang pria yang terluka di Meithalun.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Melemparkan Batu ke Arah Pekerja Pertanian di Dekat Ramallah Tepi Barat

“Pasukan penjajah Israel yang menyerbu Meithalun mencegah ambulanas PRCS mencapai rumah yang terkepung,” ujar media.

Di sisi lain, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyerukan diskusi keamanan mendesak dengan Menteri Pertahanan Israel Katz, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich.

Hal tersebut menurut laporan Radio Angkatan Darat penjajah Israel.

Pembahasan itu akan dilakukan mengingat kemajuan dalam negosiasi mengenai pembebasan tawanan di Jalur Gaza.

Baca Juga:
1 Keluarga Beranggotakan 15 Orang Hilang di bawah Reruntuhan Bangunan di Kota Gaza

Sementara itu, media melaporkan bahwa sebuah pesawat eksekutif penjajah Israel kembali dari Qatar setelah negosiasi yang dimediasi.

Lembaga penyiaran publik penjajah Israel melaporkan dugaan serangan penusukan terhadap seorang wanita penjajah Israel di Desa Deir Qaddis, sebelah barat Ramallah di Tepi Barat yang diduduki.

Wanita tersebut dilaporkan tiba di desa untuk mencuci mobilnya.

Sebelumnya, pasukan penjajah Israel juga telah menahan sedikitnya 20 warga Palestina, termasuk dengan anak-anak dan mantan tahanan.

Baca Juga:
Seorang Dokter Gaza Kembali Bekerja setelah Diamputasi Menyusul Serangan Penjajah Israel

Menurut pernyataan bersama Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan Otoritas Palestina dan Masyarakat Tahanan Palestina yang dikutip kantor berita Wafa, penahanan terjadi di beberapa wilayah provinsi di Tepi Barat, termasuk Hebron, Tulkarem, Betlehem, dan Jericho, Ramallah, dan Yerusalem.

Sementara itu, Menteri Pertahanan penjajah Israel, Israel Katz, mengonfirmasi bahwa negosiasi tidak langsung dengan Hamas telah dilanjutkan di Qatar untuk memulangkan tawanan yang ditahan di Jalur Gaza. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pemukim Penjajah Israel Melemparkan Batu ke Arah Pekerja Pertanian di Dekat Ramallah Tepi Barat

Pekerja Palestina mendapatkan lemparan batu dari para pemukim penjajah Israel di 2 desa yang terletak di dekat kota Ramallah di Tepi Barat.

1 Keluarga Beranggotakan 15 Orang Hilang di bawah Reruntuhan Bangunan di Kota Gaza

1 keluarga yang diketahui memiliki anggota 15 orang masih hilang dan juga terjebak di bawah reruntuhan bangunan di Kota Gaza, Palestina.

Seorang Dokter Gaza Kembali Bekerja setelah Diamputasi Menyusul Serangan Penjajah Israel

Setelah diamputasi dan dipasangi kaki palsu, seorang dokter Palestina bernama Khaled al-Saidi dikabarkan kembali bekerja di rumah sakit.

Brigade Al-Qassam Umumkan Menargetkan dan Menghancurkan 5 Tank Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara

2 tank yang merupakan penjajah Israel diketahui ditargetkan dan dihancurkan oleh sayap bersenjata Hamas, Brigade Al-Qassam, di Gaza utara.

Serangan Pemukim Penjajah Israel di Tepi Barat Sebabkan Seorang Pria Tua Palestina Menderita Cedera Kepala

Seorang pria tua Palestina menderita cedera kepala setelah diserang oleh pemukim penjajah Israel di Tepi Barat di selatan Hebron.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;