7 Orang Dilaporkan Terluka dalam Penembakan terhadap Kendaraan dan Bus Penumpang yang Terjadi di Tepi Barat

Ket. Foto: 7 Orang Terluka dalam Penembakan di Tepi Barat
Ket. Foto: 7 Orang Terluka dalam Penembakan di Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Militer dan dinas darurat penjajah Israel menyampaikan jumlah orang yang terluka dalam serangan penembakan terhadap kendaraan dan bus penumpang di dekat desa Palestina di Tepi Barat telah meningkat menjadi 7.

Penyedia layanan darurat Magen David Adom mengatakan paramedis telah mengonfirmasi kematian 3 korban, termasuk 2 wanita dan seorang pria.

Radio Angkatan Darat penjajah Israel melaporkan bahwa militer telah menembakkan blokade di sekitar semua desa di daerah itu untuk mencari para tersangka yang diyakini telah melarikan diri ke desa Palestina terdekat.

Serangan tersebut terjadi pada tanggal 6 Januari 2025 waktu setempat, tidak jauh dari kota Nablus, tepatnya terjadi di dekat desa Palestina Funduq di salah satu jalan utama yang melintasi Tepi Barat.

Baca Juga:
2 Tahanan Palestina Dikabarkan Memasuki Tahun ke-33 di Penjara Penjajah Israel

Untuk korban yang terluka tersebut, media penjajah Israel melaporkan 2 korban, wanita berusia sekitar 60 tahun, berada dalam kondisi kritis.

Keempat korban lainnya mengalami luka sedang.

“Orang-orang bersenjata melepaskan tembakan ke arah bus dan kendaraan sipil yang berdekatan dengan Funduq,” ujar pasukan penjajah Israel dalam sebuah pernyataan.

Pasukan penjajah Israel telah menahan sejumlah pekerja pabrik di Desa Imatin, sebelah timur Qalqilya di Tepi Barat.

Baca Juga:
5 Guru Palestina Terluka Akibat Ditabrak Kendaraan Militer Penjajah Israel di Tepi Barat

Ini terjadi setelah 3 orang tewas dan 7 orang terluka dalam serangan penembakan terhadap kendaraan, termasuk bus penumpang, di dekat sebuah desa di Tepi Barat yang diduduki.

Menteri Keuangan penjajah Israel, Bezalel Smotrich, mengatakan Desa Funduq, Jenin, dan Nablus harus terlihat seperti Jabalia, agar Kfar Saba tidak menjadi Kfar Aza, mengacu pada sebuah kota di penjajah Israel tengah dan sebuah komunitas di dekat Gaza.

Dia memberikan komentar itu pada media sosial X menyusul serangan penembakan bus yang menewaskan 3 orang.

Dia menuntut Benjamin Netanyahu untuk mengadakan pertemuan kabinet mendesak di tanggal 6 Januari 2025 untuk membahas perubahan persepsi dan pemberantasan terorisme yang sebenarnya di Yudea dan Samaria (Tepi Barat yang diduduki). (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

2 Tahanan Palestina Dikabarkan Memasuki Tahun ke-33 di Penjara Penjajah Israel

2 tahanan Palestina yang bernama Nasser Abu Sorour dan Mahmoud Abu Sorour diketahui telah memasuki tahun yang ke-33 di penjara penjajah Isra

5 Guru Palestina Terluka Akibat Ditabrak Kendaraan Militer Penjajah Israel di Tepi Barat

Kendaraan militer menabrak mobil yang berisikan 5 guru Palestina di Tepi Barat dan menyebabkan kelimanya terluka karenanya.

Pasukan Penjajah Israel Serbu Kota Meithalun di Tepi Barat, Picu Bentrokan dengan Pejuang Palestina

Memicu bentrokan dengan pejuang Palestina, pasukan penjajah Israel menyerbu kota Meithalun yang terletak di Tepi Barat.

Pemukim Penjajah Israel Melemparkan Batu ke Arah Pekerja Pertanian di Dekat Ramallah Tepi Barat

Pekerja Palestina mendapatkan lemparan batu dari para pemukim penjajah Israel di 2 desa yang terletak di dekat kota Ramallah di Tepi Barat.

1 Keluarga Beranggotakan 15 Orang Hilang di bawah Reruntuhan Bangunan di Kota Gaza

1 keluarga yang diketahui memiliki anggota 15 orang masih hilang dan juga terjebak di bawah reruntuhan bangunan di Kota Gaza, Palestina.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;