5 Guru Palestina Terluka Akibat Ditabrak Kendaraan Militer Penjajah Israel di Tepi Barat

Ket. Foto: Sebanyak 5 Guru Palestina Ditabrak Kendaraan Militer Penjajah Israel
Ket. Foto: Sebanyak 5 Guru Palestina Ditabrak Kendaraan Militer Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, 5 guru Palestina terluka ketika sebuah kendaraan militer penjajah Israel menabrak mobil mereka di Tepi Barat yang diduduki.

Kantor berita Wafa mengabarkan pada tanggal 6 Januari 2025, waktu setempat, sebuah mobil yang membawa 5 guru ditabrak oleh kendaraan militer di dekat Desa Ein al-Beida di Lembah Jordan utara.

“Para guru yang terluka dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” kata mereka.

Secara terpisah, pemukim penjajah Israel menebang pohon zaitun di kota Battir di sebelah barat Betlehem di Tepi Barat.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Serbu Kota Meithalun di Tepi Barat, Picu Bentrokan dengan Pejuang Palestina

Mantan Wali Kota Battir, Zaki al-Batta, menyampaikan sebanyak 12 pohon zaitun ditebang di daerah Al-Khammar, menandai serangan keempat di daerah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

“Para pemukim ilegal itu merusak pagar lahan yang menjadi sasaran dan menebang pohon-pohon di dekat pos paling depan pemukiman Nahal Haletz,” ujarnya.

Di kota terdekat Nahalin, pemukim ilegal dilaporkan mendirikan pos pemukiman baru di tanah daerah Ein Faris di sebelah barat kota dan mendirikan 2 rumah seng atau barak untuk ternak.

Hal tersebut dikutip Wafa dari Jamal Najajra, Wali Kota Nahalin.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Melemparkan Batu ke Arah Pekerja Pertanian di Dekat Ramallah Tepi Barat

Najajra memperingatkan pos terdepan itu akan melarang petani dan penggembala Palestina mengakses tanah mereka di daerah Ein Faris, yang luasnya sekitar 2.000 dunam.

Dalam beberapa tahun terakhir, militer penjajah Israel telah melakukan serangan rutin di Tepi Barat, yang meningkat dengan dimulainya perang di Jalur Gaza pada tanggal 7 Oktober 2023.

Warga Palestina juga telah diserang dengan kekerasan oleh para pemukim.

Puluhan pemimpin dan anggota Hamas dibunuh oleh rezim Bashar Al-Assad. Sumber itu mengatakan kepada media bahwa sebanyak 94 anggota Hamas dieksekusi di penjara Suriah tanpa diadili.

Baca Juga:
1 Keluarga Beranggotakan 15 Orang Hilang di bawah Reruntuhan Bangunan di Kota Gaza

“Dokumen intelijen yang ditemukan di kantor badan keamanan Suriah setelah penggulingan rezim Bashar Al-Assad mengonfirmasi adanya perintah untuk menangkap siapa saja yang terkait dengan Hamas,” tandasnya.

Meski Hamas dan rezim Assad telah berdamai 2 tahun lalu, rezim itu tetap mencap Hamas sebagai organisasi pengkhianat. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Serbu Kota Meithalun di Tepi Barat, Picu Bentrokan dengan Pejuang Palestina

Memicu bentrokan dengan pejuang Palestina, pasukan penjajah Israel menyerbu kota Meithalun yang terletak di Tepi Barat.

Pemukim Penjajah Israel Melemparkan Batu ke Arah Pekerja Pertanian di Dekat Ramallah Tepi Barat

Pekerja Palestina mendapatkan lemparan batu dari para pemukim penjajah Israel di 2 desa yang terletak di dekat kota Ramallah di Tepi Barat.

1 Keluarga Beranggotakan 15 Orang Hilang di bawah Reruntuhan Bangunan di Kota Gaza

1 keluarga yang diketahui memiliki anggota 15 orang masih hilang dan juga terjebak di bawah reruntuhan bangunan di Kota Gaza, Palestina.

Seorang Dokter Gaza Kembali Bekerja setelah Diamputasi Menyusul Serangan Penjajah Israel

Setelah diamputasi dan dipasangi kaki palsu, seorang dokter Palestina bernama Khaled al-Saidi dikabarkan kembali bekerja di rumah sakit.

Brigade Al-Qassam Umumkan Menargetkan dan Menghancurkan 5 Tank Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara

2 tank yang merupakan penjajah Israel diketahui ditargetkan dan dihancurkan oleh sayap bersenjata Hamas, Brigade Al-Qassam, di Gaza utara.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;