Pasukan Penjajah Israel Tembakkan Gas Air Mata ke Guru dan Siswa di Sekolah Tepi Barat

Ket. Foto: Sejumlah Guru dan Siswa Terluka Akibat Gas Air Mata Tentara Penjajah Israel
Ket. Foto: Sejumlah Guru dan Siswa Terluka Akibat Gas Air Mata Tentara Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Sejumlah guru dan siswa dilaporkan menderita luka-luka setelah menghirup gas air mata yang ditembakkan oleh tentara penjajah Israel di Sekolah Kisan di sebelah timur Betlehem, Palestina.

Warga Palestina di sekolah itu dilaporkan melemparkan batu ke kendaraan militer ketika pasukan melancarkan rentetan gas air mata pada tanggal 8 Januari 2025, waktu setempat.

Kekerasan meningkat di Tepi Barat yang diduduki dalam beberapa hari terakhir dengan pemukim penjajah Israel melakukan serangkaian serangan pembakaran setelah orang-orang bersenjata Palestina membunuh 3 warga penjajah Israel di dekat pemukiman ilegal.

Di sisi lain, Komisi Urusan Tahanan dan Masyarakat Tahanan Palestina atau PPS menyampaikan mantan tahanan Palestina, Ismail Taqatqa, menjadi sasaran kejahatan medis sistematis di penjara pendudukan penjajah Israel yang menyebabkan kematiannya.

Baca Juga:
Pasukan Keamanan Otoritas Palestina Lukai 3 Pejuang Palestina di Tepi Barat

“Taqatqa meninggal di Yordania 8 Januari 2025 pagi waktu setempat, 5 bulan setelah dibebaskan dari penjara karena diketahui dia menderita leukemia,” ujar mereka dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan itu menyebutkan Taqatqa adalah korban baru kejahatan medis sistematis yang dilakukan oleh sistem penjara brutal terhadap ribuan tahanan yang telah dan sedang menjadi sasaran penyiksaan sistematis dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak dimulainya perang.

Sementara itu, mantan Menteri Pertahanan penjajah Israel, Moshe Ya’alon, mengatakan anggota tentara pendudukan penjajah Israel harus khawatir tentang kemungkinan penangkapan saat dia bepergian ke luar negeri sebagai akibat dari tindakan mereka di Jalur Gaza.

“Tentara yang bepergian ke luar negeri harus merasa khawatir karena mereka dapat ditangkap,” ucapnya.

Baca Juga:
Buldozer Penjajah Israel Hancurkan Sebuah Rumah Milik Seorang Warga Palestina di Yerusalem Timur

Dia menambahkan bahwa penghentian penerbitan video dari dalam Jalur Gaza oleh tentara dan perwira tidak akan membantu karena anggota pemerintah masih menganjurkan pemindahan paksa warga Palestina dari Jalur Gaza.

Dia menuduh penjajah Israel melakukan kejahatan perang di Jalur Gaza. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Keamanan Otoritas Palestina Lukai 3 Pejuang Palestina di Tepi Barat

3 orang pejuang Palestina dalam serangan oleh pasukan keamanan Otoritas Palestina di sebelah utara Tulkarem, Tepi Barat.

Buldozer Penjajah Israel Hancurkan Sebuah Rumah Milik Seorang Warga Palestina di Yerusalem Timur

Sebuah rumah milik warga Palestina yang terletak di lingkungan Jabal Mukaber di Yerusalem Timur dihancurkan oleh buldozer penjajah Israel.

Pemukim Penjajah Israel Cegat Konvoi Menteri Otoritas Palestina dan Menyita Kendaraannya di Tepi Barat

Konvoi Menteri Otoritas Palestina dicegat oleh pemukim penjajah Israel dan juga menyita kendaraannya ketika dia melakukan kunjungan di Tepi

7 Orang Dilaporkan Terluka dalam Penembakan terhadap Kendaraan dan Bus Penumpang yang Terjadi di Tepi Barat

Dalam penembakan terhadap kendaraan dan bus penumpang di dekat desa Palestina di Tepi Barat, sebanyak 7 orang dikabarkan terluka.

2 Tahanan Palestina Dikabarkan Memasuki Tahun ke-33 di Penjara Penjajah Israel

2 tahanan Palestina yang bernama Nasser Abu Sorour dan Mahmoud Abu Sorour diketahui telah memasuki tahun yang ke-33 di penjara penjajah Isra

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;