Pembawa Acara TV Penjajah Israel Gunakan Klip Video yang Diambil Tentara saat Penggerebekan untuk Promosi Acara

Ket. Foto: Pembawa Acara TV Menggunakan Klip Video yang Diambil Tentara Penjajah Israel ketika Penggerebekan untuk Mempromosikan Acaranya
Ket. Foto: Pembawa Acara TV Menggunakan Klip Video yang Diambil Tentara Penjajah Israel ketika Penggerebekan untuk Mempromosikan Acaranya Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Seorang pembawa acara TV penjajah Israel telah menggunakan klip video yang diambil oleh tentara penjajah Israel saat penggerebekan di rumah seorang warga Palestina untuk mempromosikan acara atau program televisinya.

Pembawa acara TV tersebut, yang bernama Yinon Magal, mengunggah video ke media sosial yang memperlihatkan tentara penjajah Israel duduk di sofa selama penggerebekan rumah di Tepi Barat yang diduduki dan menonton acaranya di televisi milik keluarga Palestina.

Dia menulis dalam keterangan video tentara itu ‘bahkan di desa Palestina di Tepi Barat utara, selama operasi penangkapan!’.

Diketahui bahwa Yinon Magal adalah mantan politikus penjajah Israel yang mengundurkan diri dari Knesset sebagai tanggapan atas tuduhan penyerangan.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Menggembalakan Domba Mereka di Tanah Milik Warga Palestina di Lembah Yordan Utara

Majalah menyampaikan dia menggambarkan dirinya sebagai ‘wadah’ untuk pesan-pesan dari Benjamin Netanyahu.

Tentara penjajah Israel telah merekam diri mereka sendiri ketika menghancurkan rumah-rumah warga Palestina di Jalur Gaza dan menganiaya tahanan Palestina.

Sementara itu, seorang tentara penjajah Israel yang menembak perut seorang anak laki-laki Palestina berusia 10 tahun mengatakan kepada ayah anak yang terluka kritis tersebut bahwa dia berharap dia akan mati.

Hal tersebut disampaikan oleh kelompok hak asasi anak, Defense for Children Palestine.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Tembakkan Bom Suara ke Arah Penduduk di Beitunia Tepi Barat

“Tentara penjajah Israel mengidentifikasi dirinya sebagai penembak ketika pasukan menghalangi ambulans yang membawa anak berusia 10 tahun ke rumah sakit di Tepi Barat yang diduduki,” kata Miranda Cleland yang bekerja dalam advokasi di kelompok tersebut.

Dalam sebuah unggahan di media sosial, dia menyampaikan setelah menghalangi ambulans yang mengangkut anak tersebut, yang bernama Saddam, yang terluka dari Tulkarem ke Nablus, seorang tentara penjajah Israel mengatakan kepada ayahnya, ‘sayalah yang menembak anakmu. Jika Tuhan berkehendak, dia akan mati’.

Sebuah klip video Saddam yang ditembak tanpa alasan di Tulkarem, Tepi Barat, telah menjadi viral di media sosial.

Defense for Children menyampaikan peluru yang mengenai anak laki-laki tersebut menembus pinggangnya, melukai pankreas dan organ vital lainnya di perut, merobek ususnya, sebelum keluar lewat dadanya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pemukim Penjajah Israel Menggembalakan Domba Mereka di Tanah Milik Warga Palestina di Lembah Yordan Utara

Pemukim penjajah Israel dilaporkan melepaskan ternak mereka ke tanah milik penduduk Palestina di Lembah Yordan utara.

Pasukan Penjajah Israel Tembakkan Bom Suara ke Arah Penduduk di Beitunia Tepi Barat

Bom suara ditembakkan oleh penjajah Israel kepada penduduk setempat yang berada di bukit di sekitar penjara Ofer di Beitunia.

Pasukan Penjajah Israel Mengepung 2 Rumah di Tulkarem dan Melepaskan Tembakan dengan Gencar

2 rumah yang terletak di Kota Tulkarem, Tepi Barat, dikepung oleh pasukan penjajah Israel yang juga melepaskan tembakan.

Sekjen PBB Serukan Evakuasi Mendesak 2.500 Anak dari Jalur Gaza untuk Perawatan Medis di Luar Negeri

Evakuasi mendesak 2.500 anak dari Jalur Gaza untuk menerima perawatan medis di luar negeri diserukan Sekjen PBB.

PBB Sebut Sekitar 354 Mayat Ditemukan di bawah Reruntuhan Gaza sejak Dimulainya Gencatan Senjata

PBB menyampaikan sejak dimulainya gencatan senjata, sekitar 354 mayat ditemukan di bawah reruntuhan Jalur Gaza, Palestina.

Berita Terkini

wave

Dugaan Skandal Bisnis Solar Ilegal Seret Nama Kasatreskrim Parigi Moutong

Nama Kasatreskrim Parigi moutong, Anugerah Tarigan terseret dalam pusaran isu dugaan bisnis solar ilegal.

Berebut Dana Pusat, Kabid SD Ingatkan Masalah Hibah Tanah Hambat Perbaikan Sekolah di Parimo

Ratusan sekolah di Parigi Moutong terancam gagal revitalisasi akibat sengketa lahan. Disdikbud minta kepsek percepat urus dokumen hibah.

Parigi Moutong dan Minahasa Tenggara Rancang Koalisi Pertanian, Fokus ke Inovasi Bibit dan Durian

Wakil Bupati Minahasa Tenggara pimpin rombongan kunker ke Parigi Moutong guna pelajari inovasi pusat bibit dan pengembangan sektor pertanian

Jason Statham Kembali dengan Film Thriller Penuh Aksi Lainnya, Mutiny! Berikut Sinopsisnya

Jason Statham akan kembali dengan film laga thriller baru berjdulu Mutiny, penuh dengan adegan aksi yang mendebarkan

Dugaan Skandal Tambang PT Pantas Indomining Pagimana: "Mafia Koordinat" dan Mandulnya Penegakan Hukum

Beroperasi sejak tahun 2012 sebagai pemegang IUP tidak menjamin PT Pantas Indomining tidak melanggar aturan mengelola lahan di luar konsesi.


See All
; ;