Pemukim Penjajah Israel Menggembalakan Domba Mereka di Tanah Milik Warga Palestina di Lembah Yordan Utara

Ket. Foto: Domba Digembalakan oleh Pemukim Penjajah Israel di Tanah Milik Warga Palestina di Lembah Yordan Utara
Ket. Foto: Domba Digembalakan oleh Pemukim Penjajah Israel di Tanah Milik Warga Palestina di Lembah Yordan Utara Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pemukim penjajah Israel melepaskan ternak mereka ke lahan tadah hujan milik warga Palestina di Lembah Yordan utara.

Mahdi Daraghmeh, Kepala Dewan Desa Al-Maleh, melaporkan pada tanggal 1 Februari 2025 waktu setempat bahwa sekelompok pemukim penjajah Israel menggembalakan domba mereka di tanaman tadah hujan milik warga Palestina di Wadi Al-Faw di Lembah Yordan utara.

Para penjajah Israel menargetkan tanaman itu dengan cara menggembalakannya bersama dengan ternak mereka sehingga mengakibatkan kerugian yang besar dalam produksinya.

Di sisi lain, analis militer penjajah Israel, Yossi Yehoshua, menegaskan bahwa penjajah Israel tidak mempunyai kekuasaan atas gerakan Hamas di Jalur Gaza yang mempunyai kendali penuh atas Jalur Gaza.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Tembakkan Bom Suara ke Arah Penduduk di Beitunia Tepi Barat

Hal ini disampaikan dalam wawancaranya dengan media penjajah Israel di mana dia menyebutkan Hamas sebenarnya mengendalikan Jalur Gaza sepenuhnya, baik dengan kekerasan atau cara lain.

“Dan kami tidak mempunyai kekuasaan atasnya,” ujarnya.

Dia menambahkan Hamas mengendalikan Jalur Gaza dan menentukan apakah ada atau tidak pelanggaran dari pihak penjajah Israel selama proses penyerahan sandera yang ditawannya dari Jalur Gaza.

Dia mengesampingkan gagasan pemindahan sukarela warga Palestina dari Jalur Gaza mempertanyakan berapa banyak orang Palestina di Jalur Gaza yang akan menerima pemindahan ini.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Mengepung 2 Rumah di Tulkarem dan Melepaskan Tembakan dengan Gencar

Analis militer penjajah Israel lainnya, Amos Harel, telah menepis anggapan bahwa Tel Aviv telah meraih ‘kemenangan total’ dalam perang di Jalur Gaza dengan menyatakan pernyataan yang didukung oleh pendukung Benjamin Netanyahu itu bertentangan dengan kenyataan di lapangan.

Dalam tulisannya yang diterbitkan oleh media penjajah Israel menyatakan seseorang harus menjadi pengikut yang buta yang telah menyingkirkan semua sisa keraguan dan kritik untuk percaya bahwa penjajah Israel benar-benar mengalahkan Hamas.

Dia mengatakan organisasi itu mengalami pukulan militer yang luar biasa tetapi mereka tentu tidak menyerah.

“Itu tidak konsisten dengan deklarasi Benjamin Netanyahu tentang tujuan perang atau dengan janji-janjinya dalam perjalanan perang,” ucapnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Tembakkan Bom Suara ke Arah Penduduk di Beitunia Tepi Barat

Bom suara ditembakkan oleh penjajah Israel kepada penduduk setempat yang berada di bukit di sekitar penjara Ofer di Beitunia.

Pasukan Penjajah Israel Mengepung 2 Rumah di Tulkarem dan Melepaskan Tembakan dengan Gencar

2 rumah yang terletak di Kota Tulkarem, Tepi Barat, dikepung oleh pasukan penjajah Israel yang juga melepaskan tembakan.

Sekjen PBB Serukan Evakuasi Mendesak 2.500 Anak dari Jalur Gaza untuk Perawatan Medis di Luar Negeri

Evakuasi mendesak 2.500 anak dari Jalur Gaza untuk menerima perawatan medis di luar negeri diserukan Sekjen PBB.

PBB Sebut Sekitar 354 Mayat Ditemukan di bawah Reruntuhan Gaza sejak Dimulainya Gencatan Senjata

PBB menyampaikan sejak dimulainya gencatan senjata, sekitar 354 mayat ditemukan di bawah reruntuhan Jalur Gaza, Palestina.

Penjajah Israel Menyerang Kendaraan Warga Palestina dan Menyemprotkan Merica ke Penumpang di Utara Ramallah

Kendaraan warga Palestina diserang oleh penjajah Palestina dan mereka juga menyemprotkan merica ke penumpang di utara Ramallah.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;