Seorang Wanita Palestina Dibunuh oleh Pasukan Penjajah Israel di Timur Rafah Jalur Gaza Selatan

Ket. Foto: Seorang Wanita Tewas oleh Pasukan Penjajah Israel di Timur Rafah
Ket. Foto: Seorang Wanita Tewas oleh Pasukan Penjajah Israel di Timur Rafah Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Seorang wanita Palestina tewas oleh tembakan tentara penjajah Israel di lingkungan Al-Jenena yang terletak di timur Rafah di Jalur Gaza selatan pada tanggal 21 Februari 2025 waktu setempat.

Sumber-sumber lokal melaporkan pasukan penjajah Israel melepaskan tembakan langsung ke warga sipil Palestina di daerah itu, menewaskan wanita itu yang diidentifikasi sebagai Hanaa al-Ghouti.

Selain itu, kendaraan militer penjajah Israel melepaskan tembakan senapan mesin ke arah timur dan timur laut kamp pengungsi Al-Bureij dan timur lingkungan Shujaiya di Kota Gaza.

Di sisi lain, Menteri Keuangan penjajah Israel, Bezalel Smotrich, menyampaikan negaranya tidak boleh tinggal diam atas ‘pelanggaran berat’ yang dilakukan oleh Hamas.

Baca Juga:
Otoritas Penjajah Israel Kirimkan Lebih dari 25 Pemberitahuan untuk Mengosongkan Lahan Pertanian di Selatan Nablus

Pernyataan tersebut muncul setelah penjajah Israe mengklaim bahwa 1 dari 4 jenazah yang diserahkan oleh Hamas adalah seorang wanita tidak dikenal dan bukan jenazah tawanan seperti yang dijanjikan oleh Hamas.

“Pelanggaran berat oleh Hamas dan penyiksaan yang terus berlangsung tidak dapat dihadapi dengan diam,” ujarnya.

Dia menambahkan begitu juga dengan pengetahuan pasti bahwa mereka secara brutal membunuh Ariel dan Kfir yang masih muda saat ditawan, merujuk pada 2 anak yang jasadnya dikembalikan.

Mayat yang diklaim penjajah Israel tidak teridentifikasi itu seharusnya adalah ibu merkea, Shiri Bibas.

Baca Juga:
Penjajah Israel Menghancurkan Kandang Sapi dan Menyita Peralatan Pertanian di Timur Hebron

Dia melanjutkan satu-satunya solusi adalah penghancuran Hamas dan hal ini tidak boleh ditunda.

Sebelumnya, Benjamin Netanyahu mengatakan militer berhasil mengidentifiukasi jasad 3 tawanan lainnya yang kembali dari Jalur Gaza.

“Hamas memasukkan seorang wanita Palestina tidak dikenal dari Jalur Gaza ke dalam peti jenazah, bukan Shiri Bibas, dengan mengatakan penjajah Israel akan ‘membalas darah mereka’,” ungkapnya.

Dia menambahkan tidak begitu jelas apa maksudnya tetapi ada banyak hal yang berubah di sini.

Baca Juga:
Otoritas Penjajah Israel Memanggil Seorang Anak Palestina dari Timur Laut Yerusalem untuk Diinterogasi

“Kami telah menyampaikan pesan ini kepada para mediator dengan menyebutkan Hamas melanggar perjanjian dan harus mengembalikan jenazah Shiri Bibas untuk dimakamkan di penjajah Israel,” ucapnya.

Keluarga tawanan penjajah Israel juga telah bersuara memberi tahu pemerintah dan Netanyahu untuk bertindak bijak dalam situasi ini.

Sebab, jika perang kembali terjadi dan penjajah Israel menggunakannya sebagai pembenaran untuk kembali berperang, tawanan yang tersisa di Jalur Gaza tidak akan dibebaskan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Otoritas Penjajah Israel Kirimkan Lebih dari 25 Pemberitahuan untuk Mengosongkan Lahan Pertanian di Selatan Nablus

Lebih dari 25 pemberitahuan dikirimkan oleh otoritas penjajah Israel untuk mengosongkan lahan pertanian di selatan Nablus.

Penjajah Israel Menghancurkan Kandang Sapi dan Menyita Peralatan Pertanian di Timur Hebron

Kandang sapi di daerah Al-Muntar di timur Hebron dihancurkan oleh seorang penjajah Israel dan dia juga menyita peralatan pertanian.

Otoritas Penjajah Israel Memanggil Seorang Anak Palestina dari Timur Laut Yerusalem untuk Diinterogasi

Seorang anak Palestina dari kota Issawiya, timur laut Yerusalem, dipanggil oleh otoritas penjajah Israel untuk diinterogasi.

Penjajah Israel Memutuskan untuk Menghancurkan Rumah Keluarga 2 Tahanan di Rafat dan Hebron

Rumah keluarga 2 tahanan di Rafat dan Hebron dilaporkan akan dihancurkan oleh otoritas pendudukan penjajah Israel.

Seorang Wanita Palestina Ditembak oleh Pasukan Penjajah Israel di Pintu Masuk Kamp Jenin

Pasukan penjajah Israel menembak seorang wanita Palestina berusia 50 tahun di pintu masuk kamp Jenin yang menyebabkannya terluka.

Berita Terkini

wave

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.


See All
; ;