Otoritas Penjajah Israel Memanggil Seorang Anak Palestina dari Timur Laut Yerusalem untuk Diinterogasi

Ket. Foto: Seorang Anak Palestina Dipanggil Pihak Berwenang Penjajah Israel untuk Diinterogasi
Ket. Foto: Seorang Anak Palestina Dipanggil Pihak Berwenang Penjajah Israel untuk Diinterogasi Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pihak berwenang penjajah Israel memanggil seorang anak Palestina dari kota Issawiya, timur laut Yerusalem, untuk diinterogasi pada tanggal 20 Februari 2025 waktu setempat.

Dalam sebuah pernyataan, Kegubernuran Yerusalem mengatakan otoritas pendudukan penjajah Israel memanggil anak tersebut, Muhammad Daas, untuk diinterogasi setelah membebaskaannya beberapa hari yang lalu dengan syarat tahanan rumah selama 2 minggu.

“Pasukan penjajah Israel, disertai dengan pasukan khusus, menyerbu lingkungan Ain al-Lawza di kota Silwan, tanpa ada penahanan yang dilaporkan,” ujar sumber setempat.

Di sisi lain, 2 organisasi hak asasi manusia mengatakan pihak berwenang penjajah Israel telah mengidentifikasi lokasi penahanan 64 warga Palestina yang ditangkap dari Jalur Gaza setelah berbulan-bulan penghilangan paksa.

Baca Juga:
Penjajah Israel Memutuskan untuk Menghancurkan Rumah Keluarga 2 Tahanan di Rafat dan Hebron

Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan dan Masyarakat Tahanan Palestina menerbitkan daftar 64 tahanan dari Jalur Gaza.

Mereka juga menyampaikan dalam pernyataan bersama bahwa mereka telah menerima tanggapan dari otoritas penjara penjajah Israel mengenai lokasi mereka.

“Tanggapan ini merinci tempat-tempat di mana mereka ditahan di penjara dan kamp militer penjajah Israel,” ucap mereka.

Tetapi mereka juga mencatat bahwa mereka belum menerima informasi apa pun mengenai tahanan tambahan.

Baca Juga:
Seorang Wanita Palestina Ditembak oleh Pasukan Penjajah Israel di Pintu Masuk Kamp Jenin

Ke-64 tahanan itu ditahan di penjara Negev dan Nafha, fasilitas penahanan Sde Taiman dan Saharonim di penjajah Israel selatan, Penjara Nitzan di penjajah Israel tengah, Penjara Ofer di Tepi Barat tengah, dan Penjara Naftali dan Megiddo di penjajah Israel utara.

Pernyataan itu memperkirakan bahwa ribuan warga Palestina telah ditahan di Jalur Gaza sejak dimulainya genosida penjajah Israel dan menekankan bahwa otoritas penjajah Israel terus melakukan penyiksaan sistematis terhadap tahanan Jalur Gaza pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya yang mengakibatkan kematian puluhan orang.

Di sisi lain, 11 keluarga dari Jalur Gaza telah mengajukan gugatan terhadap pemerintah Kanada dengan tuduhan penundaan dalam pemberian visa sementara yang dimaksudkan untuk memberikan bantuan dari perang penjajah Israel-Hamas. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Penjajah Israel Memutuskan untuk Menghancurkan Rumah Keluarga 2 Tahanan di Rafat dan Hebron

Rumah keluarga 2 tahanan di Rafat dan Hebron dilaporkan akan dihancurkan oleh otoritas pendudukan penjajah Israel.

Seorang Wanita Palestina Ditembak oleh Pasukan Penjajah Israel di Pintu Masuk Kamp Jenin

Pasukan penjajah Israel menembak seorang wanita Palestina berusia 50 tahun di pintu masuk kamp Jenin yang menyebabkannya terluka.

Seorang Anak Palestina Dibunuh oleh Pasukan Penjajah Israel di Timur Rafah Selatan Jalur Gaza

Pasukan penjajah Israel membunuh seorang anak Palestina di daerah al-Matar di sebelah timur Rafah di selatan Jalur Gaza.

Penjajah Israel Menyerbu Halaman Masjid Al Aqsa di bawah Perlindungan Pasukan Penjajah Israel

Halaman Masjid Al Aqsa diserbu oleh penjajah Israel yang melakukannya di bawah perlindungan pasukan pendudukan penjajah Israel.

Penjajah Israel Menyerang Rumah dan Properti Warga Palestina di Provinsi Nablus

Rumah dan properti warga Palestina di Desa Duma, Aqraba, dan Jurish di Provinsi Nablus diserang oleh para penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;