Sebanyak 13 Warga Palestina Ditahan oleh Pasukan Penjajah Israel selama Serangan di Hebron

Ket. Foto: Lebih dari 10 Warga Palestina Ditahan oleh Pasukan Penjajah Israel dalam Serangan di Hebron
Ket. Foto: Lebih dari 10 Warga Palestina Ditahan oleh Pasukan Penjajah Israel dalam Serangan di Hebron Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan penjajah Israel menahan total 13 warga Palestina pada hari Jumat, tanggal 7 Maret 2025 waktu setempat, selama serangan militer di Kamp Al-Fawwar dan kota Dura serta Kharas di Provinsi Hebron.

Sumber keamanan dan lokal menyatakan bahwa pasukan penjajah Israel menyerbu Kamp Al-Fawwar di selatan, menyerbu sejumlah rumah warga, menggeledah isinya, dan menahan tahanan yang dibebaskan bernama Fares Adel Al-Titi setelah memukulinya dengan kejam bersama beberapa pemuda lainnya.

Pasukan penjajah Israel juga menyerbu kota Dura di selatan, tempat mereka menahan sedikitnya 7 pemuda Palestina.

Selain itu, tentara penjajah Israel di kota Kharas di barat dan menahan seorang pemuda.

Baca Juga:
Otoritas Penjajah Israel Menolak untuk Menyerahkan Seluruh Bagian Masjid Ibrahimi di Hebron

Dalam konteks yang sama, pasukan penjajah Israel terus menutup kota-kota, kamp-kamp dan pintu masuk ke kota Hebron dengan gerbang-gerbang besi dan gundukan tanah, serta memperketat tindakan militer mereka di lingkungan Kota Tua, sekitar Masjid Ibrahimi dan pos-pos pemeriksaan militer.

Di sisi lain, Standing Together, organisasi akar rumput penjajah Israel-Palestina, telah mengecam upaya pemerintah penjajah Israel untuk mencegah pemutaran No Other Land, sebuah film tentang penghancuran Masafer Yatta di Tepi Barat yang diduduki yang memenangkan Oscar tahun ini untuk film dokumenter terbaik.

Sejak No Other Land memenangkan Oscar, pemerintah penjajah Israel mulai menyerang pembuatnya dan mengirimkan ancaman langsung ke bioskop dan lembaga budaya untuk tidak menayangkannya di penjajah Israel.

Hal tersebut disampaikan oleh Alon-Lee Green, salah satu sutradara film itu.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Berlakukan Pembatasan Ketat terhadap Masuknya Jemaah Palestina ke Masjid Al Aqsa

“Sebagai tanggapan, Standing Together mengadakan puluhan pemutaran film di seluruh negeri dengan ribuan orang Yahudi dan Palestina yang mendaftar,” ucapnya.

Dia melanjutkan mereka tidak akan membungkan kami. Mereka tidak akan menghapus perjuangan melawan pendudukan.

Di sisi lain, pemotongan dana USAID oleh pemerintahan Trump telah membekukan ratusan juta dolar dalam pembayaran kontraktual kepada kelompok-kelompok bantuan, membuat mereka tidak mempunyai dana untuk mematuhi ketentuan perjanjian gencatan senjata Gaza. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Otoritas Penjajah Israel Menolak untuk Menyerahkan Seluruh Bagian Masjid Ibrahimi di Hebron

Penyerahan seluruh bagian Masjid Ibrahimi yang terletak di Hebron diketahui telah ditolak oleh otoritas penjajah Israel.

Pasukan Penjajah Israel Berlakukan Pembatasan Ketat terhadap Masuknya Jemaah Palestina ke Masjid Al Aqsa

Pasukan penjajah Israel dilaporkan membatasi akses jemaah Palestina yang datang dari Tepi Barat, Palestina, ke Masjid Al Aqsa.

Seorang Pemuda Palestina Terluka setelah Diserang secara Brutal oleh Tentara Penjajah Israel di Selatan Yerusalem

Setelah diserang secara brutal oleh tentara penjajah Israel di selatan Yerusalem, seorang pemuda Palestina dilaporkan terluka.

Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan Bangunan Perumahan dan Pertanian di Selatan Nablus

Bangunan perumahan dan pertanian di selatan Nablus diketahui mulai dihancurkan oleh pasukan penjajah Israel dengan buldozer.

Rabi Ekstremis Penjajah Israel Dilaporkan Pimpin Penyerbuan ke Masjid Al Aqsa

Terjadi penyerbuan yang dipimpin oleh rabi ekstremis penjajah Israel, Yehuda Glick, ke Masjid Al Aqsa yang terletak di Palestina.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;