Sejumlah Warga Sipil Tewas dalam Serangkaian Serangan Udara oleh Pasukan Penjajah Israel di Berbagai Wilayah Jalur Gaza

Ket. Foto: Sejumlah Warga Palestina Tewas oleh Serangkaian Serangan Udara di Berbagai Wilayah Jalur Gaza
Ket. Foto: Sejumlah Warga Palestina Tewas oleh Serangkaian Serangan Udara di Berbagai Wilayah Jalur Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan penjajah Israel terus melakukan pembantaian terhadap warga sipil Palestina di Jalur Gaza.

Serangkaian serangan udara yang terjadi pada hari Minggu malam, tanggal 6 Juli 2025 waktu setempat, menyebabkan sejumlah warga sipil Palstina tewas termasuk dengan warga yang mengungsi.

Selain itu, puluhan warga Palestina terluka di berbagai wilayah di Jalur Gaza.

Dilaporkan petugas ambulans menemukan jenazah 2 orang yang terbunuh di sekitar Pusat Medis Sabha di lingkungan Shuja’iyya di sebelah timur Kota Gaza.

Baca Juga:
Seorang Pria Palestina Ditembak dan Dibunuh Pasukan Penjajah Israel di Dekat Kamp Pengungsi Nour Shams

Peristiwa tersebut terjadi setelah daerah itu menjadi sasaran serangan udara penjajah Israel yang dahsyat.

Seorang warga lainnya juga tewas dan beberapa lainnya terluka dalam sebuah pemboman yang menargetkan sebuah tenda yang menampung orang-orang yang terlantar dari keluarga Maqdada.

Tenda tersebut terletak di dekat persimpangan Al-Oyoun dengan Jalan Al-Jalaa di sebelah barat Kota Gaza.

Pada hari yang sama, sebelumnya sebuah sumber medis mengonfirmasi tewasnya 3 warga negara dan cederanya beberapa lainnya setelah pasukan penjajah Israel menargetkan sebuah rumah perawatan amal di sebelah utara Deir al-Balah yang berada di Jalur Gaza tengah.

Baca Juga:
Seorang Pesepakbola Terkenal Palestina Tewas Akibat Serangan Udara Penjajah Israel di Jalur Gaza Tengah

Peristiwa itu menyebabkan kerusakan yang luas di lokasi itu dan sekitarnya.

Diketahui hal ini menambah jumlah korban yang tewas akibat agresi penjajah Israel yang masih berlangsung di Jalur Gaza menjadi 57.418 dan sebanyak 136.261 orang terluka.

“Rumah sakit di Jalur Gaza telah menerima sebanyak 80 korban tewas dan 304 korban luka dalam 24 jam terakhir ini,” ujar Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza.

Sejumlah korban masih tertimbun reruntuhan dan di jalan-jalan sementara kru pertahanan sipil dan ambulans tidak dapat menjangkau mereka disebabkan intensitas pengeboman dan situasi yang berbahaya di lapangan.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menahan Sebentar Sekelompok Aktivis Asing di Desa Umm al-Khair Masafer Yatta

Hal ini terus berlanjut di tengah penargetan warga sipil, tempat berlindung, dan infrastruktur di Jalur Gaza. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Seorang Pria Palestina Ditembak dan Dibunuh Pasukan Penjajah Israel di Dekat Kamp Pengungsi Nour Shams

Karena ditembak dan dibunuh oleh pasukan penjajah Israel, seorang pria Palestina meninggal di dekat kamp pengungsi Nour Shams.

Seorang Pesepakbola Terkenal Palestina Tewas Akibat Serangan Udara Penjajah Israel di Jalur Gaza Tengah

Serangan udara penjajah Israel di Jalur Gaza tengah menyebabkan seorang pesepakbola terkenal Palestina meninggal dunia.

Pasukan Penjajah Israel Menahan Sebentar Sekelompok Aktivis Asing di Desa Umm al-Khair Masafer Yatta

Sekelompok aktivis asing terpaksa menjalani penahanan sebentar oleh pasukan penjajah Israel di Desa Umm al-Khair di Masafer Yatta.

Seorang Tahanan Palestina Kehilangan Kemampuan Bergerak Akibat Penyiksaan di Penjara Penjajah Israel

Akibat mengalami penyiksaan berat di penjara penjajah Israel, seorang tahanan Palestina kehilangan kemampuan bergeraknya.

Sebuah Rumah Tinggal dan Beberapa Rumah Kaca Pertanian di Utara Tulkarm Dihancurkan Pasukan Penjajah Israel

Beberapa rumah kaca pertanian beserta sebuah rumah tinggal 2 lantai di sebelah utara Tulkarm dihancurkan pasukan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.

Kongkalikong Tambang Ilegal? Menyoal Isu Hubungan Kekerabatan Kasat Reskrim Parigi Moutong dan Aktor PETI

Siapa Andre? Bos PETI yang disebut-sebut memiliki hubungan darah dengan Kasat Reskrim Parigi Moutong Anugerah S Tarigan.

Inilah Sinopsis Film Horor Komedi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Melanjutkan Petualangan Mendebarkan dari Lima Sahabat

Geng Sekawan Limo kembali dalam film baru, mengisahkan petualangan mereka di Gunung Klawih yang penuh kelucuan dan ketakutan

Dugaan Kerabat Dekat Kasatreskrim Parigi Moutong Terlibat PETI Kebal Hukum, Propam Polda Turun Tangan

Kabid Propam Polda Sulteng Roy Satya Putra, S.I.K. berikan perhatian khusus terkait dugaan skandal Kasatreskrim Parigi moutong, Tarigan.


See All
; ;