Seorang Tahanan Palestina Kehilangan Kemampuan Bergerak Akibat Penyiksaan di Penjara Penjajah Israel

Ket. Foto: Seorang Tahanan Palestina Dilaporkan Kehilangan Kemampuan Bergeraknya
Ket. Foto: Seorang Tahanan Palestina Dilaporkan Kehilangan Kemampuan Bergeraknya Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Masyarakat Tahanan Palestina atau PPS menyampaikan tahanan administratif Palestina yang bernama Mohammad Naseem Abu Al-Ezz yang berusia 19 tahun dan berasal dari Jericho berulang kali menjadi sasaran penyiksaan dan pemukulan parah di penjara Gurun Negev.

Itu menyebabkan tahanan yang telah ditahan sejak Februari tahun lalu tersebut kehilangan kemampuan bergerak.

“Selama kurun waktu terakhir, kesehatannya menurun drastis akibat penganiayaan yang terus-menerus dialaminya,” kata mereka dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Rabu, tanggal 2 Juli 2025 waktu setempat.

Disebutkan kondisinya memburuk sehingga dia tidak dapat lagi memenuhi kebutuhan dasarnya sehingga harus dipindahkan ke rumah sakit.

Baca Juga:
Sebuah Rumah Tinggal dan Beberapa Rumah Kaca Pertanian di Utara Tulkarm Dihancurkan Pasukan Penjajah Israel

Di rumah sakit, dia menjalani operasi punggung yang rumit di Soroka Medical Center.

Selanjutnya, tahanan tersebut dipindahkan ke sebuah tempat yang dikenal sebagai ‘Klinik Penjara Ramla’ di mana dia sekarang menderita cacat fisik yang memengaruhi bagian bawah tubuhnya.

Lebih lanjut, PPS mengklarifikasi Abu Al-Ezz tidak mempunyai masalah kesehatan sebelum penahanannya dilakukan.

Dia kini sekarang menjadi korban lain dari praktik penyiksaan sistematis yang dilakukan terhadap tahanan di penjara dan kamp penahanan penjajah Israel.

Baca Juga:
Serangan Penjajah Israel Tewaskan 14 Warga Palestina di Kamp Pengungsi Nuseirat Jalur Gaza Tengah

Praktik-praktik ini dilakukan oleh sistem penjara penjajah Israel lewat peralatan, metode, dan prosedur yang berkelanjutan dan terorganisasi.

Penyiksaan telah menjadi penyebab utama kematian puluhan tahanan dan narapidana di penjara serta kamp penjajah Israel sejak dimulainya genosida yang sedang berlangsung.

Di sisi lain, sekelompok penjajah Israel menebang puluhan pohon zaitun, anggur, dan almond pada hari yang sama di Kota Kafr ad-Dik yang terletak di sebelah barat Salfit.

Sumber-sumber lokal menyampaikan kepada media bahwa para penjajah Israel menyerang tanah milik saudara Jihad dan Suleiman Abdullah ad-Dik.

Baca Juga:
Buldozer Milik Penjajah Israel Menghancurkan Sebuah Rumah Milik Warga Palestina di Kota Beit Hanina

Mereka kemudian menebang puluhan pohon serta menghancurkan sekitar 50 sarang lebah di daerah yang disebut dengan “Dahr Subh’ di sebelah utara kota. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Sebuah Rumah Tinggal dan Beberapa Rumah Kaca Pertanian di Utara Tulkarm Dihancurkan Pasukan Penjajah Israel

Beberapa rumah kaca pertanian beserta sebuah rumah tinggal 2 lantai di sebelah utara Tulkarm dihancurkan pasukan penjajah Israel.

Serangan Penjajah Israel Tewaskan 14 Warga Palestina di Kamp Pengungsi Nuseirat Jalur Gaza Tengah

Serangan yang dilakukan penjajah Israel di kamp pengungsi Nuseirat yang terletak di Jalur Gaza tengah menyebabkan 14 warga Palestina tewas.

Buldozer Milik Penjajah Israel Menghancurkan Sebuah Rumah Milik Warga Palestina di Kota Beit Hanina

Sebuah rumah milik warga Palestina yang terletak di Kota Beit Hanina di sebelah utara Yerusalem dihancurkan oleh buldozer penjajah Israel.

Para Penjajah Israel Membakar Puluhan Dunum Tanah yang Terletak di Desa Duma Selatan Nablus

Puluhan dunum tanah yang terletak di Desa Duma di sebelah selatan Nablus dilaporkan dibakar oleh para penjajah Israel.

Penjajah Israel Mendirikan Pos Kolonial Baru di Sebelah Barat Laut Yerikho

Pos kolonial baru didirikan oleh penjajah Israel di daerah Al-Mu’arrajat yang terletak di sebelah barat laut Yerikho, Tepi Barat.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;