Oracle dan Microsoft Berunding untuk Mengambil Alih Operasi Global TikTok, demi Mempertahankannya di AS

Platform video pendek, TikTok
Platform video pendek, TikTok Source: Foto/Ilustrasi/Pixabay

Kupas Tuntas, gemasulawesi - Oracle dan Microsoft berencana untuk mengambil alih operasi TikTok AS, menurut laporan baru.

Perusahaan tersebut tengah berunding dengan ByteDance dan kesepakatan tersebut akan memungkinkan aplikasi asal Tiongkok tersebut memiliki saham kecil di perusahaan tersebut.

Dilansir dari Techlusive, kesepakatan yang dilaporkan difokuskan pada meminimalkan keterlibatan Tiongkok dan kepemilikan negara itu di perusahaan tersebut.

Jika kesepakatan tersebut terjadi, Oracle akan memantau semua pengumpulan data, pembaruan perangkat lunak, dan setiap informasi lainnya di dalam aplikasi tersebut.

Sebagai pengingat, Mahkamah Agung AS melarang TikTok dengan alasan keamanan nasional.

Namun setelah Donald Trump menjadi presiden AS, ia memberi perusahaan asal Tiongkok tersebut waktu 90 hari.

Batas waktu tersebut diberikan agar perusahaan tersebut mengalihkan operasinya di AS ke perusahaan AS mana pun atau bersiap untuk dilarang.

Ketika Donald Trump ditanya tentang negosiasi dan kesepakatan tersebut, ia membantah adanya keterlibatan langsung antara dirinya dan Oracle.

Trump mengatakan bahwa dia berbicara dengan banyak orang tentang TikTok dan ada minat yang besar terhadap platform media sosial ini.

Tetapi, dia belum berbicara dengan Oracle tentang hal itu.

“Banyak orang berbicara kepada saya (tentang nasib TikTok), orang-orang yang sangat penting, tentang pembeliannya dan saya akan membuat keputusan itu mungkin dalam 30 hari ke depan. Kongres telah memberikan waktu 90 hari. Jika kita bisa menyelamatkan TikTok, saya rasa itu akan menjadi hal yang bagus,” ujarnya.

Ada lebih banyak pihak yang tertarik untuk membelinya, termasuk Elon Musk, Kevin O’Leary, dan lain-lain.

TikTok tidak dapat diunduh dari Google Play Store dan App Store saat ini.

Pesan tersebut berbunyi, “Sesuai dengan penyedia layanan kami, TikTok sedang dalam proses memulihkan layanan.”

Mereka mengklaim berterima kasih kepada Trump karena sudah memberikan kejelasan dan jaminan yang diperlukan kepada penyedia layanan mereka.

Dia menjamin bahwa penyedia layanan itu tidak akan menghadapi hukuman karena menyediakan TikTok kepada “lebih dari 170 juta orang Amerika dan memungkinkan lebih dari 7 juta usaha kecil untuk berkembang.”

“Kami akan bekerja dengan Presiden Trump untuk solusi jangka panjang yang membuat TikTok tetap berada di Amerika Serikat,” kata pihak TikTok. (*/Armyanti)

...

Artikel Terkait

wave

Samsung Memperlihatkan Headset XR-nya yang Akan Datang secara Langsung! Inilah Informasi yang Diketahui Sejauh Ini

Samsung akhirnya memperlihatkan tampilan headset extended reality mereka yang akan datang, beserta informasi menarik lainnya

Spesifikasi Lengkap dan Desain ASUS ROG Phone 9 FE Telah Terungkap, Berikut Ini Detail Informasinya

Spesifikasi serta desain dari ASUS ROG Phone 9 FE yang akan datang telah terungkap, dan inilah detail informasinya

Perplexity Meluncurkan Asisten AI Baru untuk para Pengguna Android, Inilah yang Bisa Dilakukannya

Perusahaan AI Perplexity menghadirkan asisten AI baru yang bisa digunakan oleh pengguna Android, dan inilah detail kemampuannya

Kecemasan Akan Perkembangan Kecerdasan Buatan: Kepala Anthropic Prediksi AI Bisa melampaui Hampir Semua Manusia pada Tahun 2027

CEO Antrhopic, Dario Amodei mengemukakan pendapatnya bahwa kemungkinan AI akan melampaui manusia dalam segala hal 2 tahun lagi

LinkedIn Digugat karena Diduga Membagikan Informasi Pribadi Pengguna untuk Pelatihan AI, Inilah Detail Kasusnya

LinkedIn mendapatkan gugatan hukum yang menuduhnya memberikan informasi pribadi pengguna tanpa sepengetahuan mereka

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;