Perkembangan di Dunia Kesehatan: Perangkat Galaxy Watch Mendatang Akhirnya Bisa Memantau Kadar Glukosa Darah tanpa Jarum

Jam tangan pintar
Jam tangan pintar Source: Foto/Ilustrasi/Pixabay

Kupas Tuntas, gemasulawesi - Saat ini, perangkat wearable Samsung Galaxy Watch dan Google Pixel Watch tampaknya menjadi wajah utama di segmen Wear OS.

Samsung mencapai posisi ini setelah bekerja sama dengan Google untuk merombak Android Wear beberapa tahun lalu.

Ditambah lagi, perangkat Galaxy Watch biasanya dilengkapi dengan fitur-fitur yang bermanfaat.

Dilansir dari Android Headlines, dalam waktu dekat, perangkat tersebut bahkan bisa menerima pemantauan glukosa darah non-invasif.

Pemantauan glukosa darah sangat penting bagi penderita diabetes yang harus menjaga kadarnya tetap terkendali, tapi mengukur nilai-nilai tersebut bisa jadi tidak menyenangkan bagi banyak orang.

Orang-orang yang menggunakan produk untuk melacak kadar gula darah mereka harus menusukkan jarum ke jari mereka untuk mendapatkan sampel yang dapat dianalisis.

Jadi, metode untuk mengukur kadar gula darah secara non-invasif dan akurat bisa sangat berguna.

Samsung adalah salah satu perusahaan yang telah lama mengerjakan ini, namun bertahun-tahun telah berlalu, dan masih belum ada Galaxy Watch yang memiliki fitur ini.

Perlu diketahu bahwa Apple juga sedang mengerjakan sesuatu yang serupa, menurut laporan.

Awal tahun 2024, bahkan sempat beredar rumor bahwa fitur tersebut akan hadir di Apple Watch Seri 10, namun hal itu tidak terjadi.

Kembali ke Samsung, perusahaan tersebut menggelar Galaxy Tech Forum di San Jose, California minggu ini.

Selama konferensi tersebut, Wakil Presiden Senior Samsung dan Kepala Tim Kesehatan Digital di Mobile eXperience Business, Dr. Hon Pak, mengatakan, “Yang benar-benar membuat saya gembira adalah tim kami, seperti yang mungkin anda duga, sedang mengerjakan monitor glukosa kontinu berbasis optik non-invasif. Saya tidak dapat memberi tahu anda kapan [peluncurannya], tetapi saya sangat gembira dengan kemajuan yang kami buat.”

Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tersebut telah membuat kemajuan signifikan dalam menyelesaikan pengembangan teknologi tersebut.

Jadi, kita mungkin akan melihat pemantauan glukosa darah non-invasif lebih cepat dari yang kita duga.

Meski begitu, masih belum pasti apakah sistem tersebut akan siap saat jajaran Galaxy Watch 8 keluar akhir tahun ini.

Ditambah lagi, ada kemungkinan fitur tersebut memerlukan perangkat keras tertentu, yang berarti fitur ini tidak dapat digunakan di model Galaxy Watch lama.

Solusi tanpa jarum untuk pemantauan glukosa darah akan memberikan nilai jual yang unik bagi Galaxy Watch.

Ditambah lagi, hal seperti ini dapat membuat hidup banyak orang yang menderita diabetes menjadi lebih tertahankan.

Samsung juga dapat tercatat dalam sejarah sebagai yang pertama menerapkannya di pasar komersial.

Hanya waktu yang akan membuktikan apakah merek tersebut akan mengalahkan Apple dalam perlombaan ini. (*/Armyanti)

...

Artikel Terkait

wave

AYANEO Membuat PC Gaming Genggam Modular yang Disebut AYANEO 3, Inilah Spesifikasi dan Kemampuannya

AYANEO mengumumkan PC gaming genggam baru yang diklaim sebagai perangkat genggam Windows modular pertama di dunia

Oracle dan Microsoft Berunding untuk Mengambil Alih Operasi Global TikTok, demi Mempertahankannya di AS

Oracle dan Microsoft dikabarkan ingin mengambi alih operasi TikTok di Amerika Serikat, yang meminimalkan keterlibatan Tiongkok

Samsung Memperlihatkan Headset XR-nya yang Akan Datang secara Langsung! Inilah Informasi yang Diketahui Sejauh Ini

Samsung akhirnya memperlihatkan tampilan headset extended reality mereka yang akan datang, beserta informasi menarik lainnya

Spesifikasi Lengkap dan Desain ASUS ROG Phone 9 FE Telah Terungkap, Berikut Ini Detail Informasinya

Spesifikasi serta desain dari ASUS ROG Phone 9 FE yang akan datang telah terungkap, dan inilah detail informasinya

Perplexity Meluncurkan Asisten AI Baru untuk para Pengguna Android, Inilah yang Bisa Dilakukannya

Perusahaan AI Perplexity menghadirkan asisten AI baru yang bisa digunakan oleh pengguna Android, dan inilah detail kemampuannya

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;