Kenali Siwak, Sikat Gigi Alami yang Mengandung Antibakteri

<p>Foto: Siwak/Pinterest</p>
Foto: Siwak/Pinterest

Kupas tuntas, gemasulawesi – Miswak atau yang lebih dikenal sebagai siwak berasal dari akar pohon arak (Salvadora persica). 

Praktik bersiwak ini telah dilakukan sejak berabad-abad silam.

Meski terdengar kuno, siwak masih populer dan banyak digunakan lantaran memiliki bermacam-macam khasiat. 

Baca: Pemeriksaan Gigi Gratis di Makassar Akan Berlangsung Tiga Hari

Dalam siwak terkandung beberapa zat yang mirip dengan pasta gigi biasa. Namun dinilai lebih baik daripada pasta gigi.

“Saya pakai odol kalau gak ada siwak ya, odolnya itu cuma sedikit. Kenapa saya pakai sedikit? Ya karena bahan kimia, kecuali odol yang sehat,” tutur dr Zaidul Akbar dalam kanal YouTube nya.

“Maka Nabi SAW menganjurkan kita pakai apa? Siwak,” sambungnya.

Baca: Kandungan dan Khasiat Madu HDI Clover Honey Untuk Kesehatan

Siwak mengandung antibakteri (Alkaloid), Silika yang dapat menghilangkan kotoran pada gigi, serta beberapa mineral lain yang dapat memutihkan dan menyehatkan gigi.

Manfaat lainnya yakni dapat mencegah gigi berlubang dan mengatasi bau tidak sedap pada mulut. 

Selain itu, siwak dapat mencegah gusi berdarah serta mengurangi risiko terkena kanker mulut.

Baca: Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemkot Palu Gandeng PDGI

Kesan pertama saat menggunakan siwak mungkin akan timbul sensasi pedas, hal ini disebabkan oleh kandungan zat di dalamnya. 

Zat ini berasal dari senyawa yang dikeluarkan oleh siwak.

Bagi umat Islam, bersiwak merupakan anjuran Nabi Muhammad SAW dan sifatnya sunnah muakkadah atau dianjurkan.

Baca: Bahaya Merokok Bagi Kesehatan Dan Penampilan

Dalam suatu hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad disebutkan bahwa bersiwak merupakan salah satu dari empat sunnah Rasul SAW.

Selain di Jazirah Arab, siwak juga digunakan di berbagai negara lainnya. 

Mulai dari sebagian wilayah di benua Afrika, hingga negara-negara di Asia Selatan, seperti Pakistan dan India.

Baca: Program JKN – KIS Dinilai Bisa Lindungi Petani di Morowali

Bukan hanya kayu atau akar pohon arak saja yang dapat digunakan untuk membuat siwak.

Masyarakat di Afrika Barat memakai kayu pohon limun dan pohon jeruk untuk membuat siwak, sedangkan di India masyarakatnya menggunakan kayu pohon neem. (*/Lisa)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di: Google News

 

 

...

Artikel Terkait

wave

Sinopsis Drama The Glory 2 yang Dibintangi Song Hye Kyo, Serial Netflix yang Berada di Peringkat 3 Dunia Selama 3 Hari

Sinopsis drama The Glory 2 yang dibintangi Song Hye Kyo menggambarkan peran Moon Dong Eun dengan dendam dalam dirinya yang membara.

Sinopsis Film Divergent Series: Insurgent, Kisah Tris dan Four Masih Terus Berlanjut

Kupas Tuntas, gemasulawesi &#8211; Divergent Series: Insurgent adalah sebuah film fiksi ilmiah yang dirilis pada tahun 2015 dengan sutradara Robert Schwentke. Film merupakan lanjutan dari film Divergent yang dirilis tahun sebelumnya dan masih berpusat pada kisah Tris dan Four melawan Jeanine. Setelah berhasil melarikan diri dari kejaran Jeanine, Tris dan Four bersembunyi di tempat yang [&hellip;]

Sinopsis Kdrama Oasis Episode 2 yang Dibintangi Jang Dong Yoon dan Seol In Ah

Sinopsis kdrama Oasis episode 2 menceritakan bagaimana tidak adilnya ayah Du Hak kepada Du Hak sampai harus membuat Du Hak dipenjara atas tindakan yang tidak dilakukannya.

Sinopsis Kdrama Oasis Episode 1 yang Dibintangi Jang Dong Yoon dan Seol In Ah

Sinopsis kdrama Oasis episode 1 yang dibintangi Jang Dong Yeon dan Seol In Ah menceritakan tentang seputar cinta segitiga di waktu muda.

Sebal Karena Flu? Ikuti Tips Mengatasi Flu, Badan Fit Kembali

Kesehatan, gemasulawesi &#8211; Flu adalah penyakit yang sering menyerang saluran pernapasan bagian atas dan biasanya disebabkan oleh virus. Flu ditandai dengan gejala seperti demam, sakit kepala, sakit tenggorokan, dan merasa lelah serta dapat menyebar melalui tetesan udara dari batuk atau bersin. Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengatasi flu yang wajib diketahui. Baca: Rambut Rontok Buat [&hellip;]

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;