Pemulung Cantik Siap Tinggal Bersama Keluarga Besar Pak Harto, Kabar Viral Menjelaskan Hasil Tes DNA Tia

<p>Tia, Kupas Tuntas (Foto/Youtube/Jurnal Informasi)</p>
Tia, Kupas Tuntas (Foto/Youtube/Jurnal Informasi)

Kupas Tuntas, gemasulawesi – Tia ialah pemulung cantik yang bersekolah di SLB (Sekolah Luar Biasa).

Gadis berusia 15 Tahun tersebut tidak malu dengan profesinya sebagai pemulung demi membiayai kehidupannya bersama sang ayah.

Baca: Spesifikasi dan Estimasi Harga Jual Poco F5, Produk HP yang Punya Chipset Lebih Bertenaga

Tia berprofesi sama dengan sang ayah, menjadi pemulung semenjak ia kecil.

Namun berita yang menghebohkan warga net yakni Tia dikabarkan salah satu keluarga dari Cendana. Berita ini sempat menjadi tanggapan dari warga net lewat kanal jurnal informasi di youtube.

Baca: Tower Roboh Menyebabkan Padam Listrik di Pulau Bangka, Jadwal Pemadaman Listrik Tidak Sesuai yang Tertulis

Akhirnya tes DNA yang menyatakan Tia ialah keluarga besar Cendana telah keluar.

“Hasil tes DNA telah menunjukkan bahwa Tia termasuk keluarga Cendana,” tulis sang narator yang menunjukkan bahwa Tia termasuk keluarga besar dari Pak Harto.

Baca: Kejutan Besar: Anime Boruto Umumkan Hiatus Setelah Episode 293

Video viral tersebut berawal menyoroti publik tentang kisah Tia yang memilukan. Video tersebut pun menarik perhatian Pak Jokowi.

Sayangnya setelah video viral tersebut ditelusuri, tidak ada yang menjelaskan secara fakta bahwa Tia merupakan keluarga dari Pak Harto.

Baca: Wabup Parigi Moutong Resmi Melantik 36 Orang Tua Asuh Penangan Stunting di Kecamatan Moutong

Narasi yang disampaikan oleh sang narator juga tidak berdasarkan pada sumber yang jelas.

Hal itu tidak menunjukkan surat resmi bahwa tes DNA pada kanal youtube adalah pembenaran bahwa Tia ialah salah satu dari keluarga dari Cendana.

Baca: Penutupan Turnamen Sepakbola U12 dan U14 Tingkat Kabupaten Parigi Moutong

Namun yang membuktikan Pak Jokowi akan mengantarkan Tia kepada keluarga besar Pak Harto ialah salah.

Sebab Pak Jokowi memiliki acara untuk kepentingan negara. Dapat disimpulkan berita tidak berdasarkan fakta ini ialah hanya menentukan konten saja. (*/Ayu Sisca Irianti)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Bacaan Doa dan Dzikir Setelah Sholat: Mulai Tasbih Hingga Ayat Kursi

Berikut adalah beberapa bacaan doa dan juga dzikir yang bisa diamalkan setelah menjalan sholat, mulai dari tasbih hingga ayat kursi.

Pendapat Ulama Tentang Memotong Kuku Saat Puasa: Tak Disangka Ternyata Begini

Berikut adalah pendapat dari beberapa ulama terkait dengan memotong kuku pada saat sedang berpuasa di bulan Ramadhan.

Simak Pendapat Ulama Tentang Menangis Saat Puasa di Bulan Suci Ramadhan

Berikut adalah pendapat dari berbagai ulama terkait menangis pada saat sedang berpuasa di bulan suci Ramadhan.

Sinopsis Para Pencari Tuhan Jilid 16 Episode 2 pada 24 Maret 2023: Tak Disangka King Mengungkapkan Hal Ini Kepada H. Soleh

berikut adalah sinopsis dari Parra Pencari Tuhan jilid 16 episoe ke 2 pada hari Jum'at, 24 Maret 2023 yang menceritakan tentang King yang mulai suka kepada Isyana.

Bolehkah Makan dan Minum di Waktu Imsak? Berikut Ini Penjelasan dari Ustadz Abdul Somad

Begini penjelasan Ustadz Abdul Somad terkait bolehkah makan dan minum di waktu Imsak? Waktu imsak bukanlah tanda atau lampu merah yang artinya berhenti.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;