Ngakak! Gubernur Lampung Tanya Warga karena Tak Tahu Nama Daerahnya Saat Kedatangan Presiden RI: Yang Maju Perutnya, Bukan Kotanya

<p>Ket Foto: Gubernur Lampung tidak tahu nama daerahnya (Foto/Instagram/@lambe_turah)</p>
Ket Foto: Gubernur Lampung tidak tahu nama daerahnya (Foto/Instagram/@lambe_turah)

Nasional, gemasulawesi – Telah viral di media, Gubernur Lampung tengah bertanya pada warga sekitar mengenai nama daerah yang sedang dikunjunginya dalam kedatangan Presiden RI, Joko Widodo.

Usai mendapatkan informasi perencanaan kedatangan Presiden RI tersebut, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi pun segera memperbaiki jalanan yang telah rusak parah.

Dalam video yang diunggah melalui akun media sosial @lambe_turah, terlihat Gubernur Lampung bersama beberapa mentri lainnya tengah mendampingi Presiden RI sedang menyapa masyarakat sekitar.

Baca: Usai Penyalahgunaan Jabatan Oleh Oknum Atasan di Sebuah Perusahaan Cikarang Viral di Media Sosial, Karyawati Ini Kesaksian!

Lokasi yang sedang dikunjungi Jokowi dalam kunjungan kerja tersebut berada di Pasar Natar, Lampung Selatan, namun Arinal Djuanaidi tidak mengetahui nama daerah tersebut ketika ditanya oleh Jokowi.

Video yang awal mulanya tersebar melalui grup WhatsApp tersebut, kini telah viral di khalayak media sosial dengan Arinal terlihat grogi dengan keberadaan Jokowi di dekatnya.

Hingga Arinal pun mengangkat tangannya dan berjalan menuju kerumunan warga sekitar.

Baca: Jadi Isu di Media Sosial, Oknum Atasan Perusahaan di Cikarang Syaratkan Staycation untuk Perpanjangan Kontrak: Sudah Berjalan Puluhan Tahun lalu

“Ini apa, daerah apa namanya?,” tanya Arinal pada warga.

“Seputih Raman,” ucap para warga beramai-ramai.

Dalam video tersebut Arinal pun kembali pada warga.

Baca: Lakukan Aksi Curi Motor, Oknum Polisi di Lampung Ini Terancam Dinonaktifkan Secara Paksa

“Habis itu Seputih Banyak? Berapa kilometer lagi ke Seputih Banyak?,” lontar Arinal lagi.

“Hampir dekat, sebelum Rumbia,” jawab para penduduk sekitar.

Terdapat pula seorang warga menyebutkan informasi mengenai jalanan daerah yang masih rusak.

Baca: Bupati Lampung Utara Terjaring OTT KPK

“Disana juga rusak, lebih parah lagi,” jelasnya.

Dalam suara yang terdengar pada video, masyarakat pun terheran dengan pertanyaan yang dilontakan Gubernur yang menduduki Provinsi tersebut.

Video yang diunggah pada 6 Mei 2023, Gubernur Lampung yang tidak mengetahui nama daerahnya dipimpinnya tersebut pun mengundang kritikan pedas dari para warganet.

Baca: Mendag Lutfi, Tingkatkan Intensitas Koordinasi Dengan Pemda

“Yang maju perutnya bukan kotanya,” tulis akun @ersaadhitya.

“Ketahuan tidak pernah turun lapangan wilayah kepemimpinan sendiri, tidak tahu namanya aneh bin Ajaib. Kok bisa dia jadi gubernur ya, terus siapa yang memilih dia kok bisa jadi gubernur,” tulis akun lainnya.

“Dari postur tubuh sepertinya bapak ini kebanyakan makan dan tidur,” tulis akun @xenizsj.

Baca: Kocak! Seorang ODGJ Menukarkan Barang Ini dengan Sekotak Rokok: Ketika Jiwa dan Pikiran Sudah Tidak Sinkron tapi Mulut Masih Butuh Udud

The Real tidak benar,” tulis akun lainnya.

“Orang seperti ini bisa jadi gubernur, hebat banget,” tulis pengguna media sosial lainnya.

Sebelumnya Jokowi sengaja melewati jalanan rusak daripada melintasi jalan yang belum lama ini telah diperbaiki usai informasi bahwa akan ada kunjungan Presiden RI ke Provinsi Lampung.

Baca: Remaja di Tangerang Selatan Dikeroyok 10 Orang, Alami Luka-Luka dan Motor Rusak

Berdasarkan pernyataan warga, jalanan rusak tersebut telah ada sejak 20 tahun lalu hingga melewati beberapa periode Gubernur.

Jalanan rusak parah dengan lubang yang dalam hingga menghambat mobilisasi warga sekitar selama bertahun-tahun tersebut akhirnya di perbaiki akhir-akhir ini.

Warga pun menyampaikan banyaknya kendaraan yang rusak hingga seringnya terjadi kecelakaan akibat jalanan yang rusak tersebut. (*/Naaf)

 Editor: Muhammad Azmi Mursalim          

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Kontroversi KKB Papua: Freddy Numberi Tegaskan Operasi Militer Tetap Berpegang pada Prinsip HAM, Asalkan&#8230;

Mantan Gubernur Papua, Freddy Numberi, turut buka suara dan menegaskan bahwa operasi militer yang dilakukan oleh pemerintah tetap berpegang pada prinsip hak asasi manusia (HAM).

Bahaya Cuaca Ekstrem Mengintai Jawa Timur, Surabaya Diguyur Hujan di Pagi Hari pada 7 Mei 2023

Berikut merupakan prakiraan cuaca pada 7 Mei 2023, ada beberapa wilayah yang diguyur hujan, berawan dan cerah.

Cuaca Ekstrem Mengancam Jawa Tengah pada 7 Mei 2023, Semarang Siap-Siap Diguyur Hujan Sepanjang Siang dan Malam

Berikut merupakan prakiraan cuaca pada 7 Mei 2023, ada beberapa wilayah yang diguyur hujan, berawan dan cerah.

Siaga Cuaca Jawa Barat: Bogor, Bandung, dan Bekasi Terkena Dampak Cuaca Ekstrem pada 7 Mei 2023

Berikut merupakan prakiraan cuaca pada 7 Mei 2023, ada beberapa wilayah yang diguyur hujan, berawan dan cerah.

Terjangan Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 7 Mei 2023: Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat Terdampak Hujan Lebat

Berikut merupakan prakiraan cuaca pada 7 Mei 2023, ada beberapa wilayah yang diguyur hujan, berawan dan cerah.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;