Banjir Rendam Sinjai, Sulawesi Selatan

<p>Foto: Banjir longsor rendam Sinjai, Sulsel.</p>
Foto: Banjir longsor rendam Sinjai, Sulsel.

Berita sulawesi, gemasulawesi– Hujan deras melanda hingga Kamis 8 Juli 2021 dini hari berdampak banjir rendam Sinjai, Sulawesi Selatan.

“Dua kecamatan di Sinjai terendam banjir,” ungkap Kabid Kebencanaan BPBD Sulsel, Andi Wahid di Makassar, Kamis 8 Juli 2021.

Dua kecamatan terdampak banjir rendam Sinjai itu adalah Kecamatan Sinjai Utara dan Kecamatan Sinjai Timur.

Untuk Kecamatan Sinjai Utara kata dia, tidak hanya banjir. Tapi juga terjadi longsor. Yakni di Kelurahan Biringere. Ada dua titik banjir rendam Sinjai Utara.

Baca Juga: Pemda Pegang Tanggungjawab Penyaluran Bansos di Daerah

Saat ini, sejumlah kepala keluarga pun diungsikan akibat banjir rendam Sinjai. Apalagi tinggi banjir memang mencapai 150 sentimeter.

“Data terakhir ada empat KK mengungsi,” sebutnya.

Baca juga: Banjir Kiriman Rendam 100 Rumah di Kota Palu, Sulawesi Tengah

Rumah Jabatan Bupati Sinjai Juga Ikut Terendam

Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa turut terdampak banjir. Beruntung ketinggian air tidak begitu parah.

Andi Seto Asapa meminta agar seluruh jajaran hingga ke tingkat kecamatan turun tangan untuk membantu seluruh warga terdampak banjir.

Baca juga: Penerima Bansos Tunai dan PKH Dapat Tambahan Beras 10 Kg

“Banjir terjadi kali ini terhitung cukup parah,” sebutnya.

Ia berharap kepada seluruh Camat dan Lurah agar bersama membantu warga terkena banjir, terutama dalam kota Sinjai.

Baca juga: Puluhan Sekolah di Parigi Moutong Lambat Lapor BOS Tahap Satu

Seto pun mengimbau agar warga tetap waspada dan siap siaga menghadapi banjir kali ini.

Ia juga berharap agar warga menyampaikan kepada BPBD Sinjai apabila terjadi pohon tumbang atau kejadian lainnya membutuhkan bantuan.

Baca juga: Gubernur Siapkan Jalur Perdagangan Sulawesi Tengah-Kalimantan

“Langsung lapor kalau butuh bantuan,” ucap dia.

Ia menyebutkan penyebab banjir dan longsor terjadi di Sinjai tidak hanya disebabkan hujan terjadi secara terus menerus.

Baca juga: Gubernur Minta BRI Siapkan KUR untuk Sulawesi Tengah Rp5 Triliun

Air pasang laut juga menjadi salah satu penyebab sehingga banjir rendam Sinjai, khusunya di sejumlah titik pemukiman warga.

Baca Juga: Amerika Serikat Hingga Jepang Donasi Vaksin Covid-19 ke Indonesia

“Hujan terus menerus secara bersamaan dengan air pasang menjadi penyebab utama banjir di Sinjai,” tutupnya. (**)

Baca juga: Gubernur Minta Tambahan DBH Sulawesi Tengah

...

Artikel Terkait

wave

Panglima Perang Lawan Covid 19 Seharusnya Bukan Menteri

Syahrial, politikus Demokrat menyebut panglima perang lawan covid 19 itu seharusnya bukan menteri, melainkan Presiden Jokowi sendiri.

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Jadi Tersangka Kasus Narkoba

Artis Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, suaminya, jadi tersangka terkait kasus Narkoba sejenis sabu, terancam hukuman empat tahun penjara.

Pemda Pegang Tanggungjawab Penyaluran Bansos di Daerah

Menko PMK menyebut Pemerintah daerah (Pemda) pegang tanggungjawab penyaluran Bansos kepada penerima warga dampak Pandemi covid 19.

Bulog Siapkan Tambahan Bansos Beras Sebanyak 200 Ribu Ton

Bulog siapkan tambahan Bansos beras sebanyak 200 ton untuk penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH)

Penurunan Kelas GNI per Kapita Indonesia Akibat Pandemi

Pandemi membuat ekonomi domestik Indonesia minus hingga 2,1 persen, sehingga penurunan kelas pendapatan GNI per kapita Indonesia

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;