Bertemu Ganjar Pranowo Beberapa Waktu Lalu, Susi Pudjiastuti Ungkap Tidak Ada Bahasan Terkait Pilpres 2024

<p>Ket. Foto : Susi Pudjiastuti Ungkap Isi Pertemuan dengan Ganjar Pranowo<br />
(Foto/X/@susipudjiastuti)</p>
Ket. Foto : Susi Pudjiastuti Ungkap Isi Pertemuan dengan Ganjar Pranowo (Foto/X/@susipudjiastuti)

Nasional, gemasulawesi – Pada hari ini, tanggal 9 November 2023, Susi Pudjiastuti diketahui mengungkapkan mengenai pertemuannya dengan Ganjar Pranowo di kediamannya di Pangandaran, Jawa Barat.

Susi Pudjiastuti menyatakan jika tidak ada pembahasan mengenai pilpres 2024 dalam pertemuannya dengan Ganjar Pranowo tersebut.

Saat awak media menanyakan tentang kecondongannya kepada salah satu pasangan capres dan cawapres dimana Ganjar Pranowo adalah salah satunya, Susi Pudjiastuti menyebutkan jika semuanya sangat baik.

Baca: Kunjungi Purwakarta Hari Ini, Jokowi Resmikan PLTS Terapung Cirata 192 MWp yang Kini Telah Mulai Dioperasikan

Selain Ganjar Pranowo yang pertemuannya baru berlangsung beberapa hari yang lalu, Susi Pudjiastuti juga diketahui pernah bertemu dengan 2 capres yang lain, yakni Anies  Baswedan dan Prabowo Subianto.

Di sisi lain, Ganjar Pranowo mengakui jika dia tidak membahas soal TPN atau ajakan untuk pilpres 2024 dengan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut.

Dia mengungkapkan pertemuan yang dilakukan hanya untuk berdiskusi tentang masa depan bangsan dan negara.

Baca: Petinggi PDI P Nilai Jokowi Lakukan Pengkhianatan Karena Tidak Dukung Ganjar dan Mahfud, Netizen Anggap Lebay

Menurut laporan, baik Ganjar Pranowo atau Susi Pudjiastuti sama-sama mengunggah tentang pertemuan tersebut di media sosialnya.

Ganjar menyebutkan dia dan Susi memiliki kedekatan dan pertemanan yang sangat baik.

“Beliau memiliki pemikiran-pemikiran yang banyak saat kami berbincang kemarin,” katanya.

Baca: Sebut Ironis, NasDem Ungkap Putusan MKMK Berpotensi Membuat Keputusan Mahkamah Konstitusi Tidak Dipercaya

Di sisi lain, salah satu partai politik, yakni PPP mengungkapkan jika pertemuan yang dilakukan Ganjar Pranowo dan Susi Pudjiastuti demi mendongkrak elektabilitas Ganjar dan Mahfud MD di Jawa Barat.

“Menggandeng Bu Susi merupakan salah satu upaya untuk menaikkan elektabilitas Ganjar,” ujarnya.

Menurut PPP, elektabilitas Ganjar dan Mahfud di Jawa Barat cukup rendah, terlebih di pemilu nanti, Jawa Barat adalah daerah dengan jumlah pemilih terbanyak di pilpres 2024.

Baca: Tanggapi Putusan MKMK, TPN Ganjar dan Mahfud Apresiasi serta Sebut Kembalikan Marwah Mahkamah Konstitusi

Dalam pertemuan tersebut, Ganjar dan Susi juga berkeliling daerah sekitar dengan menggunakan mobil pikap Daihatsu Gran Max.

Mereka bergantian mengemudikan pikap berwarna putih tersebut dan Susi menegaskan pertemuan itu berlangsung dalam suasana santai dan juga penuh canda tawa.

Susi juga berseloroh jika dirinya lebih mahir mengemudikan mobil dibandingkan dengan Ganjar Pranowo.

Baca: Ada Wacana Hak Angket Terhadap MK, Analis Sosial Politik Nilai Saat Ini Penting untuk Mengajukannya

Anies Baswedan yang berkunjung sebelum Ganjar Pranowo juga naik pikap bersama Susi Pudjiastuti.

Keduanya mengendarai pikap tersebut menuju ke tempat pelelangan ikan dan pesisir pantai. (*/Mey)

 

 

...

Artikel Terkait

wave

Kunjungi Purwakarta Hari Ini, Jokowi Resmikan PLTS Terapung Cirata 192 MWp yang Kini Telah Mulai Dioperasikan

Pada hari ini, tanggal 9 November 2023, Presiden Jokowi meresmikan PLTS Terapung Cirata di Purwakarta, Jawa Barat.

Petinggi PDI P Nilai Jokowi Lakukan Pengkhianatan Karena Tidak Dukung Ganjar dan Mahfud, Netizen Anggap Lebay

Terkait pernyataan PDI-P bahwa Jokowi melakukan pengkhianatan, netizen diketahui menganggapnya lebay atau berlebihan.

Sebut Ironis, NasDem Ungkap Putusan MKMK Berpotensi Membuat Keputusan Mahkamah Konstitusi Tidak Dipercaya

Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni, menyatakan jika putusan MKMK berpotensi membuat putusan MK tidak dapat dipercaya.

Tanggapi Putusan MKMK, TPN Ganjar dan Mahfud Apresiasi serta Sebut Kembalikan Marwah Mahkamah Konstitusi

Ketua TPN Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, Arsjad Rasjid, menyatakan mengapresiasi putusan MKMK yang mengembalikan marwah MK.

Ada Wacana Hak Angket Terhadap MK, Analis Sosial Politik Nilai Saat Ini Penting untuk Mengajukannya

Analis Sosial Politik UNJ, Ubedilah Badrun, menyatakan jika hak angket terhadap MK saat ini dinilai penting untuk dilakukan.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;