Laporkan Kenaikan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Sebut Kasus Covid 19 Bertambah 271 1 Pekan

Ket. Foto : Dinkes DKI Jakarta Umumkan Kasus Covid 19 Bertambah 271 Sepekan (Foto/Pixabay/Virus Covid 19)
Ket. Foto : Dinkes DKI Jakarta Umumkan Kasus Covid 19 Bertambah 271 Sepekan (Foto/Pixabay/Virus Covid 19) Source: (Foto/Pixabay/Virus Covid 19)

Nasional, gemasulawesi – Pada tanggal 11 Desember 2023 hari ini, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengumumkan jika terdapat kenaikan kasus Covid-19 untuk 1 minggu ini.

Menurut Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan jika ada 271 kasus Covid 19 untuk tanggal 4 hingga 10 Desember 2023.

Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ngabila Salama, saat ditemui enggan untuk merinci lebih lanjut tentang data kasus Covid-19 di Jakarta.

Baca Juga: Fokus Berantas Korupsi, Mahfud MD Sebut untuk Perjuangkan Keadilan bagi Warga Negara

Namun, sebelumnya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebutkan jika kasus Covid-19 di Jakarta mencapai 80 orang.

Di bulan September lalu, Dinkes DKI Jakarta mencatat jika kematian akibat Covid-19 sekitar 3 kasus dan di bulan Oktober 2023, tidak ada kematian yang terjadi.

Di Jakarta sendiri sebanyak 44 puskesmas menyediakan penyuntikan dosis pertama hingga dosis keempat.

Baca Juga: Pastikan Kondisi Pengungsi Rohingya, Komnas HAM Sebut Telah Berkoordinasi dengan Kemenkumham

Dan untuk vaksinasi yang disediakan saat ini adalah Inavac yang dapat disuntikkan untuk mereka yang berusia 18 tahun ke atas.

“Inavaca adalah vaksin dari dalam negeri, halal dan kandungannya adalah inactivated virus seperti Sinovac,” katanya.

Di sisi lain, mengingat saat ini kasus Covid-19 di Indonesia kini mengalami kenaikan, Kementerian Kesehatan RI meminta masyarakat untuk segera melakukan vaksin booster.

Baca Juga: Digelar di PN Tipikor Jakarta, Rafael Alun Jalani Sidang Tuntutan Kasus Gratifikasi dan TPPU Hari Ini

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, dr Maxi Rein Rondonuwu, menuturkan jika saat ini pihaknya melihat ada kenaikan kasus yang cukup siginifikan.

“Segera lakukan vaksinasi dan jangan menundanya karena virus ini cepat menyebar sehingga dapat sangat membahayakan,” jelasnya.

Diketahui jika peningkatan kasus Covid-19 tersebut diduga karena penyebaran varian baru Covid-19, yakni varian Eris EG.5.

Baca Juga: Imelda Herawati Jadi Hakim Tunggal, Sidang Praperadilan Firli Bahuri Digelar Perdana Hari Ini

Menurut laporan, varian inilah yang menyebabkan kasus Covid-19 di Singapura kembali naik.

Dokter paru membeberkan jika kenaikan ini kemungkinan karena antibodi masyarakat yang menurun setelah suntikan vaksinasi yang terakhir.

Untuk gejala varian Omicron BA.4 dan BA.5, pasien akan mengalami hidung meler, nyeri tenggorokan, nyeri otot, nyeri badan dan tidak enak badan yang disebutkan merupakan gejala umum. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Kembali Datang, 200 Pengungsi Rohingya Tiba di Pidie dan 135 Lainnya ke Aceh Besar

Pengungsi Rohingya kembali mendarat di Pidie dan Aceh Besar dalam jumlah yang besar untuk kesembilan kalinya sejak 14 November.

Dari Jawa Barat hingga IKN, 5 Bendungan di Indonesia Ini Akan Diresmikan Pemerintah Awal Tahun 2024

Berikut ini merupakan 5 bendungan di Indonesia yang akan diresmikan oleh pemerintah di awal tahun 2024 mendatang.

WA Sudah Pulih, Butet Kartaredjasa Harap Pelakunya Dapat Segera Ditangkap Polisi

Butet Kartaredjasa mengakui dia mengharapkan pelaku pembajak WA-nya segera ditangkap oleh pihak kepolisian.

Tanggapi Pernyataan Mahfud MD, Wakil Ketua KPK Tegaskan Ucapan Menkopolhukam Tidak Berbasis pada Data

Hari ini, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, menyatakan jika pernyataan Mahfud MD tidak berbasis pada data.

Berita Terkini

wave

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.

Layanan Kesehatan Buruk, Anleg Arifin dg Pallalo Protes Pemda Parigi Moutong

Ambulans kehabisan bensin hingga warga meninggal memicu amarah DPRD Parigi Moutong. Bupati dikecam karena absen rapat pelayanan publik.

Jenis Kejadian Darurat Laporan 112 Parigi Moutong yang Wajib Diketahui Warga

Pahami jenis kejadian darurat laporan 112 Parigi Moutong. Segera laporkan kondisi kritis medis, kebakaran, dan bencana untuk penanganan cepa


See All
; ;