Musim Penghujan, Kemenkes RI Himbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Penyakit DBD

Ket. Foto: Kemenkes RI Memberikan Himbauannya untuk Masyarakat Meningkatkan Kewaspadaan terhadap Penyakit DBD (Foto/Pixabay/@ernestoeslava)
Ket. Foto: Kemenkes RI Memberikan Himbauannya untuk Masyarakat Meningkatkan Kewaspadaan terhadap Penyakit DBD (Foto/Pixabay/@ernestoeslava) Source: (Foto/Pixabay/@ernestoeslava)

Nasional, gemasulawesi – Kemarin, tanggal 10 Januari 2024, staf teknis komunikasi transformasi kesehatan Kemenkes RI, Ngabila Salama, saat dihubungi menyampaikan Kemenkes menghimbau masyarakat Indonesia untuk lebih meningkatkan kewaspadaannya terhadap penyakit DBD.

Hal ini dikarenakan, menurut Ngabila Salama, dikarenakan musim penghujan telah tiba dan akan melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya hingga bulan April 2024.

Ngabila Salama menuturkan jika DBD adalah penyakit endemis yang selalu ada dan juga tetap bertahan di Indonesia selama ini.

Baca Juga:
Akui Keterlambatan Santunan untuk Korban Gagal Ginjal Akut, Menko PMK Sebut Karena Banyak Proses

“DBD juga memiliki pola jumlah kasus yang sama jika kita amati setiap tahunnya, dimana biasanya akan mengalami peningkatan di setiap akhir bulan Desember,” katanya.

Ngabila menerangkan untuk puncaknya, kasus DBD biasanya akan mencapai puncaknya di bulan April, untuk selanjutnya turun kembali.

“Selain itu, meskipun DBD dapat terkena kepada siapa saja, namun, penyakit ini paling banyak mengenai usia SD dan SMP untuk rentang usia 10 hingga 14 tahun dimana mereka-lah yang akan sering mengalami keparahan,” jelasnya.

Baca Juga:
Dilakukan pada Kawasan Kota Nusantara, Presiden Jokowi Dilaporkan Akan Kembali Lakukan Groundbreaking di IKN

Ngabila Salama menegaskan oleh karena itu, penting untuk masyarakat menjaga imunitas masing-masing individu, serta menjaga kebersihan lingkungan.

“Tidak hanya dengan melakukan langkah 3M yang telah dikenal luas, penyakit DBD juga dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat,” terangnya.

Ngabila Salama menambahkan langkah pencegahan lainnya yang harus dilakukan adalah dengan menyemprot rumah masing-masing dengan cairan penyemprot nyamuk.

Baca Juga:
Presiden Jokowi Lawatan ke Filipina, Ibu Terpidana Mati Mary Jane Kirim Surat Minta untuk Putrinya Dibebaskan

“Masyarakat juga dapat memelihara ikan dan tanaman yang dapat menghalau nyamuk, seperti sereh dan juga lavender,” ujarnya.

Sedangkan untuk langkah pencegahan keparahan yang mungkin dapat ditimbulkan, Ngabila memaparkan masyarakat dapat memeriksakan diri untuk segera memeriksakan diri jika mengalami sakit.

“Ini untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan darah lengkap atau dapat juga dilakukan pemeriksaan cepat DBD NS1 untuk menghasilkan diagnosis DBD yang cepat,” tandasnya.

Baca Juga:
Jokowi Kunker ke Luar Negeri, Wapres Ma’ruf Amin Dikabarkan Jadi Plt Presiden Sementara Waktu

Saat ditanyakan tentang jambu yang banyak dipercaya masyarakat dapat mengatasi penyakit DBD, Ngabila menerangkan jambu memang dapat saja sebagai tambahan untuk terapi penyakit DBD, namun, terapi utama adalah kecukupan cairan atau rehidrasi. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Lakukan Pertemuan Bilateral, Presiden Jokowi Bahas 3 Hal dengan Kepala Negara Filipina

Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Filipina hari ini, Presiden Jokowi membahas 3 hal, termasuk ekonomi dan keamanan.

Diserahkan Kepada Setiap Faskes, Menkes Akui Belum Atur Harga Vaksin Covid 19

Kemarin, Menteri Kesehatan menyampaikan pihaknya belum mengatur harga untuk vaksin Covid-19 yang berbayar sejak tanggal 1 Januari 2024.

Tunggu BPKP Berikan Penghitungan, KPK Belum Dapatkan Nilai Pasti Kerugian Negara di Kasus Dugaan Korupsi APD Kemenkes

KPK menyebutkan pihak mereka belum mengetahui nilai kerugian yang pasti diderita negara untuk kasus dugaan korupsi pengadaan APD Kemenkes.

Ada 17 Orang, Pengungsi Rohingya Dikirimkan Kantor Imigrasi Dumai ke Rumah Detensi Imigrasi Kemenkumham di Pekanbaru

Sekitar 17 pengungsi Rohingya dikirimkan ke Rumah Detensi Imigrasi Kemenkumham di Pekanbaru kemarin, tanggal 9 Januari 2024.

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;