Ada 17 Orang, Pengungsi Rohingya Dikirimkan Kantor Imigrasi Dumai ke Rumah Detensi Imigrasi Kemenkumham di Pekanbaru

Ket. Foto: Pengungsi Rohingya yang Berada di Kantor Imigrasi Dumai Dikirimkan ke Rudenim Kemenkumham di Pekanbaru (Foto/X/@UNinIndonesia)
Ket. Foto: Pengungsi Rohingya yang Berada di Kantor Imigrasi Dumai Dikirimkan ke Rudenim Kemenkumham di Pekanbaru (Foto/X/@UNinIndonesia) Source: (Foto/X/@UNinIndonesia)

Nasional, gemasulawesi – Kemarin, tanggal 9 Januari 2024, sebanyak 17 pengungsi Rohingya dikabarkan dikirimkan oleh Kantor Imigrasi Dumai ke Pekanbaru, tepatnya ke Rumah Detensi Imigrasi Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Riau.

Dalam keterangannya, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Dumai, Dianta Kita Sinuraya, mengucapkan jika ke-17 pengungsi Rohingya ini telah menempati Rumah Detensi atau Rudenim selama 1 minggu.

Dianta Kita Sinuraya menerangkan jika sebelumnya para pengungsi Rohingya tersebut merupakan titipan dari Kepolisian Sektor Medang Kampai Dumai dan KP Hayabusa Baharkam Polri.

Baca Juga:
Soal Bansos, Wapres Tegaskan Diberikan Pemerintah untuk Semua Masyarakat yang Berhak Menerimanya

Dianta memaparkan jika selama berada di Rudenim, 17 pengungsi Rohingya tersebut telah menjalani berbagai macam pemeriksaan, seperti identitas, kesehatan dan kronologis kedatangan.

Lebih lanjut, Dianta menegaskan para pengungsi Rohingya juga berada dalam kondisi kesehatan yang baik.

“Untuk rinciannya, para pengungsi Rohingya tersebut ada 9 orang laki-laki dan 8 orang perempuan, yang termasuk di dalamnya 1 orang balita,” katanya.

Baca Juga:
Upaya Jaga Stabilitas Kamtibmas, Polri Perpanjang Masa Kerja Satgas Damai Cartenz di Papua hingga 31 Desember 2024

Dianta membeberkan para pengungsi Rohingya dijanjikan oleh seseorang yang akan mengirimkan mereka ke Malaysia dengan menggunakan jalur ilegal.

“Namun, pihak kepolisian berhasil menggagalkan rencana tersebut sebelum sempat dilakukan,” ujarnya.

Menurut laporan, para pengungsi Rohingya awalnya berada di kamp pengungsian yang berada di Aceh untuk sekitar 2-3 bulan pada awalnya.

Baca Juga:
Dapat Undangan dari Sultan Brunei, Presiden Jokowi Akan Hadiri Acara Pernikahan Putra Mahkota Pangeran Mateen

UNHCR telah memberikan tanda berupa gelang berwarna kuning untuk ke-17 pengungsi Rohingya tersebut bersama dengan para pengungsi Rohingya yang lainnya.

Dianta mengakui jika para pengungsi Rohingya bersikap kooperatif dan juga tidak melakukan perlawanan yang dikhawatirkan.

“Karena hal itu, dikirimnya mereka ke Pekanbaru membuat hanya dibutuhkan pengawalan dari petugas imigrasi tanpa perlu melibatkan pihak kepolisian,” ucapnya.

Baca Juga:
Kunjungan Kerja ke Luar Negeri, Presiden Jokowi Dikabarkan Telah Tiba di Filipina Selasa Malam

Sebelumnya, diketahui jika sekitar 12 orang pengungsi Rohingya diamankan oleh Polsek Medang Kampai dan 5 orang pengungsi Rohingya yang lainnya diamankan oleh Kapal Patroli di Kecamatan Medang Kampai.

Pihak kepolisian sempat terlibat kejar-kejaran dengan 2 buah mobil yang mengangkut mereka sebelum akhirnya berhasil diamankan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Sebagai Saksi Kasus Dugaan Suap, KPK Periksa Pengacara Mantan Wamenkumham Sekaligus Asisten Pribadinya Hari Ini

Hari ini, pengacara dan asisten pribadi mantan Wamenkumham Eddy Hiariej diperiksa oleh KPK sebagai saksi kasus dugaan suap.

Berkaca pada Kasus Rafael Alun, KPK Ingatkan Pejabat Wajib Lapor LHKPN

KPK dalam keterangannya hari ini mengingatkan agar para pejabat dan wajib lapor untuk melaporkan aset milik mereka ke LHKPN.

Jaga Stok dan Kestabilan Harga, BUMN Pangan Akan Impor 20 Ribu Ton Daging Sapi dari Brazil

BUMN Pangan, ID Food, menyatakan akan melakukan impor daging sapi sebanyak 20 ribu ton untuk keperluan puasa dan Idul Fitri.

Tuntaskan Kasus Pemerasan Terlebih Dahulu, Polisi Sebut Nantinya Akan Selidiki Tindak Pidana Pencucian Uang Firli Bahuri

Menurut polisi, mereka akan mengusut kasus tindak pidana pencucian uang Firli Bahuri setelah kasus pemerasan selesai.

Berita Terkini

wave

Anleg Husen Mardjengi Dikepung Tagihan Janji di Sigenti Barat

Husen Mardjengi serap aspirasi di Sigenti Barat. Warga tagih perbaikan jalan sekolah, bibit durian, hingga ambulans desa dalam reses 2026.

Gaji Aparat Desa Macet, Legislator Moh Fadli Soroti Ketimpangan Program Nasional

Mohamad Fadli soroti macetnya gaji aparat desa & ketimpangan program Makan Bergizi Gratis di Desa Sigenti. Legislator PKS desak solusi cepat

Reses di Jonokalora, Legislator H. Sami Soroti Kerusakan Masjid hingga Teror Sapi Liar

Anggota DPRD Parigi Moutong H. Sami janji kucurkan dana Pokir untuk renovasi masjid dan bantuan bibit durian guna dongkrak ekonomi warga.

Warga Ambesia Induk Tagih Ambulans dan Listrik Saat Reses Anggota DPRD Parimo

Legislator PKS Irawati gelar reses perdana di Ambesia Induk. Warga tagih ambulans, listrik, dan air bersih yang bertahun-tahun terabaikan.

Warga Sibalago Tagih Janji Huntap dan Perbaikan Jalan ke DPRD Parigi Moutong

Warga Desa Sibalago tagih janji Hunian Tetap dan perbaikan jalan saat reses Anggota DPRD Parigi Moutong. Rusno A.h T janji kawal anggaran.


See All
; ;