Minta Kasus Firli Bahuri Dihentikan, Polda Metro Jaya Sebut Yusril Ihza Mahendra Tak Miliki Kompetensi untuk Intervensi

Ket. Foto: Polda Metro Jaya Menyatakan Yusril Ihza Mahendra Tidak Mempunyai Kompetensi untuk Mengintervensi Kasus Firli Bahuri
Ket. Foto: Polda Metro Jaya Menyatakan Yusril Ihza Mahendra Tidak Mempunyai Kompetensi untuk Mengintervensi Kasus Firli Bahuri Source: (Foto/Instagram/@yusrilihzamhd/@firlibahuriofficial)

Nasional, gemasulawesi – Saat ditemui hari ini, tanggal 17 Januari 2024, Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, menyatakan jika Yusril Ihza Mahendra tidak mempunyai kompetensi yang diperlukan untuk melakukan intervensi terhadap kasus Firli Bahuri.

Sebelumnya, diketahui jika pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, meminta untuk pihak kepolisian, yang dalam hal ini adalah Polda Metro Jaya, untuk menghentikan kasus Firli Bahuri.

Hal tersebut disampaikan oleh Yusril Ihza Mahendra setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi meringankan untuk kasus dugaan pemerasan yang dilakukan Firli Bahuri terhadap Syahrul Yasin Limpo beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga:
Peningkatan Aktivitas, PVMBG Ubah Jarak Rekomendasi Kegiatan Masyarakat dari Gunung Lewotobi Laki Laki Jadi 5 Kilometer

Kombes Ade Safri juga menyebutkan pihaknya tidak mempermasalahkan pernyataan Yusril Ihza Mahendra tersebut.

“Kami tidak mempermasalahkannya karena Yusril Ihza Mahendra menjalani pemeriksaan sebagai saksi yang meringankan,” jelasnya.

Selain itu, Ade mengungkapkan hal tersebut juga disampaikan kepada Firli Bahuri dan juga tertuang dalam BAP Firli Bahuri yang berkaitan dengan acuan saksi yang meringankan.

Baca Juga:
Kembali Lakukan Groundbreaking, Presiden Jokowi Kunker ke IKN Hari Ini

Sementara itu, sebelumnya, Kapolda Mero Jaya, Irjen Pol Karyoto, memberikan tanggapan yang berbeda terkait pernyataan Yusril Ihza Mahendra yang meminta penghentian kasus Firli Bahuri.

Dia hanya mengatakan akan fokus untuk menyelesaikan kasus dugaan pemerasan yang dilakukan mantan Ketua KPK tersebut.

Dilaporkan jika Karyoto tidak mau berkomentar banyak tentang hal itu.

Baca Juga:
Akan Diakselerasi, Menko Perekonomian Airlangga Sebut Jepang Investor Utama Proyek Pembangunan MRT East West

Dia menegaskan jika prinsip yang dianutnya adalah setiap kasus itu harus diselesaikan.

Sebelumnya, Yusril memaparkan jika kasus dugaan pemerasan yang dilakukan Firli Bahuri memiliki banyak kejanggalan.

“Kejanggalan yang ada itu dimulai dari barang bukti yang dimiliki pihak kepolisian dan juga saksi-saksi yang diperiksa oleh tim penyidik,” terangnya.

Baca Juga:
Kasus Dugaan Suap Perusahaan Jerman, Wakil Ketua KPK Sebut Akan Jalin Koordinasi Lebih Lanjut dengan FBI

Oleh karena itu, dia menilai kasus tersebut sebaiknya dihentikan yang dapat dilakukan dengan SP3 atau juga melalui pra peradilan.

“Kejanggalan lainnya adalah sebelum pihak kepolisian melakukan penyelidikan, status tersangka ditetapkan dengan sangat cepat kepada yang bersangkutan,” imbuhnya.

Sementara itu, beberapa pihak juga mendesak Polda Metro Jaya untuk segera menahan Firli Bahuri. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas Idul Fitri, Pemerintah Dikabarkan Telah Mulai Proyek Penanggulangan Kemacetan

Menko PMK, Muhadjir Effendy, mengungkapkan pemerintah telah memulai proyek penanggulangan kemacetan untuk Idul Fitri mendatang.

Sebelumnya Reses, Puan Akui Jadi Pihak yang Bertanggung Jawab Terkait Bolosnya Ratusan Anggota DPR di Rapat Paripurna

Terkait bolosnya ratusan anggota DPR di rapat paripurna hari ini, Puan Maharani mengakui sebagai pihak yang bertanggung jawab.

Berupa Letusan Asap Setinggi 1000 Meter, Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini

Dilaporkan jika Gunung Semeru kembali erupsi di pukul 07.06 WIB dengan menghasilkan letusan asap yang tingginya 1 kilometer.

Masih Belum Diisi, Anggota Komisi III DPR Usul Proses untuk Pengganti Firli Bahuri Dilakukan Melalui Pansel

Supriansa, yang merupakan anggota Komisi III DPR, mengusulkan agar pemilihan pengganti untuk Firli Bahuri dilakukan dengan pansel.

Masih Belum Ditemukan, Dewan Pengawas Sebut Tim Penyidik KPK hingga Berangkat ke Filipina untuk Cari Harun Masiku

Dewan Pengawas KPK menyatakan tim KPK hingga berangkat ke Filipina untuk mencari dan menangkap Harun Masiku.

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;