Ujung Tombak dalam Menjaga Masyarakat, Kementerian Kesehatan Tegaskan Kemampuan Kader Posyandu di Indonesia Perlu Terus Ditingkatkan

Ket. Foto: Kementerian Kesehatan Menyatakan Kemampuan Kader Posyandu di Indonesia Perlu untuk Terus Ditingkatkan
Ket. Foto: Kementerian Kesehatan Menyatakan Kemampuan Kader Posyandu di Indonesia Perlu untuk Terus Ditingkatkan Source: (Foto/iStock/@Rizky Aditya Pratama Wijaya)

Nasional, gemasulawesi – Dr Elvieda Sariwati, yang merupakan Direktur Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan, menyatakan jika kemampuan para kader posyandu perlu untuk terus ditingkatkan.

Lebih lanjut, Dr Elvieda Sariwati menyatakan bahwa hal itu dikarenakan posyandu adalah ujung tombak dalam menjaga masyarakat.

Dr Elvieda Sariwati memaparkan jika integrasi pelayanan kesehatan primer dalam mewujudkan transformasi pelayanan kesehatan primer sebenarnya telah diwujudkan bersama-sama secara nasional di tanggal 31 Agustus 2023.

Baca Juga:
Usai Viral, Ditjen Bea Cukai Akan Bebaskan Bea Masuk dan Pajak Impor Barang Hibah Berupa Alat Belajar SLB yang Sempat Ditahan Sejak 2022

“Sehingga menyebabkan semua pihak perlu untuk memberikan kontribusinya,” katanya.

Dalam keterangannya kemarin, tanggal 29 April 2024, Elvieda menerangkan jika salah satu sasaran strategis dari transformasi layanan primer ini adalah untuk pemuatan pelayanan kesehatan primer preventif di fasilitas kesehatan yang ada di seluruh Indonesia.

“Yang pertama adalah dengan upaya kesehatan berbasis masyarakat dan juga dengan upaya pendekatan keluarga,” ujarnya.

Baca Juga:
Viral Barang Impor Hibah Berupa Alat Belajar untuk SLB Ditahan Bea Cukai Bandara Soetta Sejak Tahun 2022, Menkeu Sri Mulyani Turun Gunung

Menurutnya, dalam RPJMN atau Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2020 hingga 2024, pemerintah membuat target jika pada tahun 2023, 80 persen kabupaten dan juga kota yang ada di Indonesia mempunyai minimal 80 persen posyandu yang aktif.

“Selain itu, 100 persen kabupaten dan kota di Indonesia juga melaksanakan pembinaan posyandu yang aktif, sehingga diharapkan semua dapat memberikan kontribusi untuk mengejar target yang telah ditetapkan di tahun terakhir RPJMN,” terangnya.

Dalam pernyataannya, Dr Elvieda Sariwati menyatakan jika dalam transformasi kesehatan primer, posyandu terintegrasi tidak lagi berdasarkan program.

Baca Juga:
Dibuka Mulai Rp809 Juta, Mobil Rubicon Milik Tersangka Mario Dandy Tak Laku Saat Dilelang, Kejagung Akan Buka Harga Lebih Rendah

“Namun, sekarang ini berdasarkan pada siklus hidup, mulai dari ibu hamil hingga lansia,” paparnya.

Elvieda menekankan jika kapasitas kader posyandu perlu dan harus ditingkatkan sehingga mampu memberikan pelayanan yang baik, khususnya pelayanan promotif.

Dalam kesempatan tersebut, Dr Elvieda Sariwati mengakui jika dalam rangka meningkatkan kecakapan kader posyandu, pihak Kementerian Kesehatan telah melakukan sosialisasi 25 kemampuan dasar yang memang harus dimiliki oleh para kader posyandu.

Baca Juga:
Berlangsung di Istana Bogor, Presiden Jokowi Dikabarkan Menerima Kunjungan PM Singapura Didampingi Prabowo Subianto

“Seperti misalnya, keterampilan pelayanan terhadap ibu hamil, ibu menyusui, anak usia sekolah, bayi dan balita, usia produktif, remaja, lansia, hingga kompetensi pengelolaan posyandu,” jelasnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Cetak Pendidik Berkualitas, Waketu MPR Sebut Dukungan untuk Mewujudkan Lingkungan Kerja yang Memadai bagi Guru Harus Konsisten Ditingkatkan

Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat, menyatakan dukungan untuk mewujudkan lingkungan kerja yang memadai untuk guru harus ditingkatkan.

Viral! Alat Bantuan untuk Siswa Tunanetra dari Korea Selatan Ditahan Bea Cukai Bandara Soetta Hingga 2 Tahun, Diminta Bayar Ratusan Juta

Lagi-lagi keluhan warganet soal besarnya pajak yang harus dibayar ke Bea Cukai viral, bantuan untuk siswa tunanetra di SLB ditahan.

Kematian Anggota Satlantas Polres Manado yang Ditemukan Tewas di Dalam Mobil dengan Luka Tembak Jadi Sorotan, Polisi Periksa 13 Saksi

13 orang saksi diperiksa oleh Polres Jakarta Selatan untuk mengungkap misteri kematian salah satu anggota Satlantas Polres Manado.

Geger Soal Larangan Warung Madura Buka 24 Jam hingga Rugikan Minimarket, Begini Tanggapan Kementerian Koperasi dan Lurah Penatih Bali

Larangan warung Madura buka 24 jam viral di media sosial, Kementerian Koperasi dan UKM serta Lurah Penatih buka suara.

Buntut Viralnya Anak yang Tabrakkan Mobil Chery Omoda E5 di Tembok Mall Of Indonesia hingga Bagian Depan Penyok, PT CSI Buka Suara

PT Chery Sales Indonesia (CSI) buka suara usai aksi anak di bawah umur yang tabrakkan Mobil Chery Omodo E5 di Mall of Indonesia viral.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;