Terkait Palestina dan Penjajah Israel, Wapres Sebut Indonesia dan Arab Saudi Telah Menunjukkan Komitmen dalam Mendukung Penyelesaian Konflik

Ket. Foto: Wakil Presiden Menyatakan Pemerintah RI dan Arab Saudi Telah Memperlihatkan Komitmen dalam Mendukung Penyelesaian Konflik Palestina
Ket. Foto: Wakil Presiden Menyatakan Pemerintah RI dan Arab Saudi Telah Memperlihatkan Komitmen dalam Mendukung Penyelesaian Konflik Palestina Source: (Foto/Instagram/@kyai_marufamin)

Nasional, gemasulawesi – Wakil Presiden, Maruf Amin, mengungkapkan pemerintah Indonesia dan Arab Saudi telah menunjukkan komitmen bersama untuk penyelesaian konflik Palestina.

Dalam keterangan resmi Biro Pers Sekretariat Wakil Presiden hari ini, tanggal 1 Mei 2024, Wakil Presiden, Maruf Amin, menyatakan jika Indonesia mengapresiasi upaya bersama dengan Arab Saudi dalam kerangka OKI untuk bersama-sama menggalang dukungan untuk penyelesaian konflik Palestina dengan penjajah Israel.

Menurut laporan, Wakil Presiden juga membahas persiapan pelaksanaan ibadah haji tahun 2024 saat menerima kunjungan kehormatan Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Tawfiq bin Fauzan Al-Rabiah, di Istana Wakil Presiden kemarin, tanggal 30 April 2024.

Baca Juga:
Mencegah Hal yang Tidak Diinginkan, Menteri ATR Meminta Masyarakat Tidak Meminjamkan Sertifikat Tanah kepada Orang Lain

“Memburuknya situasi yang terjadi di kawasan Timur Tengah telah menciptakan destabilisasi keamanan dan pemerintah RI juga konsisten menyuarakan penolakan terhadap yang dilakukan penjajah Israel pada rakyat Palestina,” katanya.

Menurut Maruf Amin, sebagai anggota OKI, Indonesia dan Arab Saudi telah memperlihatkan komitmennya dalam mendukung upaya penyelesaian konflik antara Palestina dengan penjajah Israel.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi menyatakan jika komitmen pemerintah Arab Saudi mengenai konflik Palestina dengan penjajah Israel sejalan dengan komitmen yang dimiliki oleh pemerintah Indonesia.

Baca Juga:
Terkait Penerbangan Haji dan Umrah, Menhub Bertemu Menteri Arab Saudi untuk Memperluas Kerja Sama di Bidang Transportasi

“Arab Saudi juga sepakat dengan apa yang terjadi di Palestina adalah bentuk pelanggaran yang sangat nyata dari negara kolonial,” ujarnya.

Tawfiq menambahkan jika Arab Saudi juga memberikan apresiasinya untuk posisi Indonesia yang selama ini selalu tegas dan konsisten membela hak-hak dari rakyat Palestina.

“Karena tekad Arab Saudi yang sangat tinggi untuk membela hak-hak rakyat Palestina, Arab Saudi telah menyelenggarakan KTT Luar Biasa OKI di Riyadh pada bulan Oktober lalu, dimana Presiden Indonesia juga ikut hadir dalam kesempatan tersebut,” jelasnya.

Baca Juga:
Menjabat Berbagai Posisi, Mahfud MD Nyatakan Tidak Pernah Meninggalkan Dunia Kampus Sebagai Pengajar

Menurutnya, KTT OKI juga telah menetapkan resolusi yang sangat penting, yang salah satunya adalah membentuk 1 komite yang terdiri atas menteri-menteri luar negeri, yang termasuk di dalamnya adalah Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Ditahan Sejak Tahun 2022, Bea Cukai Bandara Soetta Akhirnya Serahkan Bantuan Alat Belajar untuk SLB dari Korea Selatan dan Bebas Bea Masuk

Usai viral, bantuan alat belajar untuk  SLB dari Korea Selatan yang ditahan Bea Cukai Bandara Soetta akhirnya dibebaskan dari bea masuk.

Agenda Penyerahan Sertifikat Tanah Elektronik, Presiden Jokowi Dikabarkan Akan Didampingi AHY dalam Kunjungan Kerjanya di Banyuwangi

Dalam kunjungan kerjanya di Banyuwangi, Jawa Timur, hari ini, Presiden Jokowi akan didampingi Menteri ATR, Agus Harimurti Yudhoyono.

Dapat Mendatangkan Penyakit Menular, Menkes Sebut Perubahan Iklim yang Terjadi Perlu Diantisipasi Melalui Sistem Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyatakan perubahan iklim yang terjadi perlu untuk dilakukan antisipasi melalui sistem kesehatan.

Ujung Tombak dalam Menjaga Masyarakat, Kementerian Kesehatan Tegaskan Kemampuan Kader Posyandu di Indonesia Perlu Terus Ditingkatkan

Kementerian Kesehatan mengatakan jika kemampuan kader posyandu di Indonesia perlu untuk terus ditingkatkan.

Usai Viral, Ditjen Bea Cukai Akan Bebaskan Bea Masuk dan Pajak Impor Barang Hibah Berupa Alat Belajar SLB yang Sempat Ditahan Sejak 2022

Usai ditahan sejak tahun 2022 dan viral, alat belajar SLB yang merupakan hibah dari Korea Selatan akan dibebaskan dari bea masuk dan pajak.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;