Jemaah Calon Haji Dibagi dalam 554 Kloter, Kemenhub Ungkap Persentase yang Telah Diberangkatkan hingga 30 Mei Sekitar 66,6 Persen

Ket. Foto: Kementerian Perhubungan Menyatakan Persentase Jemaah Calon Haji yang Telah Diberangkatkan hingga 30 Mei 2024 Sekitar 66,6 Persen
Ket. Foto: Kementerian Perhubungan Menyatakan Persentase Jemaah Calon Haji yang Telah Diberangkatkan hingga 30 Mei 2024 Sekitar 66,6 Persen Source: (Foto/ANTARA/Harianto)

Nasional, gemasulawesi – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara atau Ditjen Hubud Kementerian Perhubungan menyatakan selama periode tanggal 12 hingga 30 Mei 2024, sebanyak 144.961 jemaah calon haji yang telah diberangkatkan.

Menurut Ditjen Hubud Kementerian Perhubungan mengatakan jika itu sekitar 67,1 persen dari total jemaah calon haji tahun 2024 yang sebanyak 216.065 sesuai dengan data yang dimiliki oleh Kementerian Agama.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, M Kristi Endah Murni, menyatakan dalam keterangannya kemarin, 2 Juni 2024, seluruh jemaah calon haji yang dibagi ke dalam 554 kloter, hingga 30 Mei 2024, persentase kloter yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci sekitar 66,6 persen.

Baca Juga:
Viral Detik-detik TNI  AL Kejar Perahu Kurir Narkoba dari Malaysia di Lanal Tanjung Balai Asahan, 1,115 Gram Sabu Berhasil Diamankan

Dia juga menyebutkan Kementerian Perhubungan mencatat pencapaian tingkat ketepatan waktu penerbangan atau OTP (on time performance) pada fase pertama angkutan haji tahun 2024 sekitar 86,99 persen.

“Penerbangan tersebut dari 2 maskapai, yakni Garuda Indonesia dan juga Saudi Arabian Airlines,” katanya.

Kristi juga memaparkan rinciannya, yakni untuk Garuda Indonesia sekitar 78,68 persen dan Saudi Arabian Airlines sekitar 96,51 persen.

Baca Juga:
Tolak Ukur Adalah Kepuasan, Menteri ATR Sebut Kehadiran Birokrasi Harus Melayani dan Bukan Mempersulit Masyarakat

Dia mengungkapkan selama fase pertama keberangkatan, Ditjen Hubud mencatat terjadi sekitar 48 kali keterlambatan, yakni Garuda Indonesia, dengan jumlah total 42 keterlambatan dan Saudi Arabian Airlines dengan jumlah total 6 keterlambatan.

“Kami juga telah melakukan rapat bersama dengan Garuda Indonesia berkaitan dengan jumlah keterlambatan pada fase pertama, yang dikarenakan faktor operasional dan teknis,” ujarnya.

Dia menegaskan untuk kejadian tersebut, Garuda Indonesia telah memitigasi dengan menerbangkan jemaah calon haji dengan memakai pesawat-pesawat wise body miliknya.

Baca Juga:
Membahas Persoalan Pertahanan, Prabowo Subianto Dilaporkan Melakukan Pertemuan dengan Presiden Ukraina di Singapura

Kristi mengungkapkan pihaknya juga telah meminta kedua maskapai yang melayani penerbangan haji tahun ini untuk berkomitmen dan juga bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan haji yang paling baik.

“Selain itu, juga segera memitigasi jika terjadi kendala-kendala di lapangan,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, menyatakan telah dilaksanakan rapat koordinasi untuk melakukan evaluasi pelaksanaan penerbangan haji fase pertama. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Ramai Diperbincangkan! MUI Keluarkan Fatwa Baru, Haram Bagi Umat Islam Mengucapkan Selamat Hari Raya kepada Agama Lain, Ini Alasannya

Fatwa MUI yang menyatakan bahwa haram bagi umat Islam untuk mengucapkan Selamat Hari Raya kepada agama lain tuai pro dan kontra.

Pekerja yang Sudah Punya Rumah Tetap Wajib Ikut Tapera, Buat Apa? Begini Penjelasan Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho menjelaskan mengapa pekerja yang sudah memiliki rumah tetap diwajibkan untuk ikut Tapera.

Serukan Penyelamatan Hutan Adat Papua yang Mulai Dirampas, Suku Awyu dan Moi Gelar Aksi Damai di Mahkamah Agung

Gelar aksi damai di Mahkamah Agung, Suku Awyu dan Moi menyuarakan penyelamatan hutan adat Papua yang kini mulai dirampas.

Diduga Pelaku Tabrak Lari! Detik-Detik Sebuah Mobil Dikejar 2 Sepeda Motor Hingga Masuk ke Jalan Tol Viral di Media Sosial

Viral di media sosial, sebuah mobil yang diduga sebagai pelaku tabrak lari, dikejar oleh dua motor hingga akhirnya memasuki jalan tol.

Tak Semua Pekerja Wajib Ikut! Ternyata Begini Kriteria Kepesertaan Tapera yang Belum Banyak Diketahui

Heru Pudyo Nugroho Heru Pudyo Nugroho jelaskan kriteria pegawai yang wajib mengikuti program iuran Tapera, tak semua harus ikut.

Berita Terkini

wave

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.

Kongkalikong Tambang Ilegal? Menyoal Isu Hubungan Kekerabatan Kasat Reskrim Parigi Moutong dan Aktor PETI

Siapa Andre? Bos PETI yang disebut-sebut memiliki hubungan darah dengan Kasat Reskrim Parigi Moutong Anugerah S Tarigan.

Inilah Sinopsis Film Horor Komedi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Melanjutkan Petualangan Mendebarkan dari Lima Sahabat

Geng Sekawan Limo kembali dalam film baru, mengisahkan petualangan mereka di Gunung Klawih yang penuh kelucuan dan ketakutan

Dugaan Kerabat Dekat Kasatreskrim Parigi Moutong Terlibat PETI Kebal Hukum, Propam Polda Turun Tangan

Kabid Propam Polda Sulteng Roy Satya Putra, S.I.K. berikan perhatian khusus terkait dugaan skandal Kasatreskrim Parigi moutong, Tarigan.


See All
; ;