Bicara Mengenai Konsep Masa Depan, Presiden Jokowi Sebut yang Baik Adalah Kota Hijau dan Bukan High Risk Building

Ket. Foto: Presiden Jokowi Menyatakan Kota yang Baik di Masa Depan Adalah Kota yang Hijau dan Bukan High Risk Building
Ket. Foto: Presiden Jokowi Menyatakan Kota yang Baik di Masa Depan Adalah Kota yang Hijau dan Bukan High Risk Building Source: (Foto/Instagram/@jokowi)

Nasional, gemasulawesi – Menurut laporan, Presiden Jokowi berbicara tentang konsep kota masa depan.

Dalam keterangannya hari ini, 4 Juni 2024, Presiden Jokowi menyatakan kota yang baik di masa depan adalah kota hijau dan bukan kota yang mempunyai gedung pencakar langit atau yang juga disebut dengan high risk building.

Menurut Presiden Jokowi, berkaitan dengan kota masa depan seperti apa, banyak yang masih keliru bahwa kota masa depan harus memiliki gedung pencakar langit dan juga banyak high risk buildingnya.

Baca Juga:
Resmi Ditetapkan! Polri Sebut Syarat Pembuatan SIM Kini Harus Memiliki BPJS Kesehatan, Berlaku Mulai 1 Juli 2024 di 7 Wilayah Ini

“Sekarang ini telah mulai ada paradigma yang baru, yakni kota yang baik adalah kota yang ramah pejalan kaki dan ramah penyandang disabilitas, ramah pesepeda dan juga kota yang ramah anak perempuan dan yang ramah terhadap lingkungan,” katanya.

Dalam pernyataannya hari ini, 4 Juni 2024, Kepala Negara juga mengingatkan kepala daerah di Indonesia untuk tidak terus menerus membangun kota dengan banyak gedung yang tinggi.

“Saya ingin mengingatkan setiap kota harus hijau, yang berarti ditumbuhi pohon dan ada hutan kotanya,” ujarnya.

Baca Juga:
Viral! Unggahan Status Pegi Setiawan di Facebook Sebelum Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Vina Kembali Jadi Sorotan, Isinya Bikin Terenyuh

Menurutnya, ini berarti kota-kota di Indonesia memang harus green, harus smart dan juga harus friendly.

“Jangan sampai melakukan pembangunan kota, semakin banyak beton yang juga didirikan,” ucapnya.

Jokowi menyatakan semestinya sekarang ini penggunakan paving grass akan lebih baik agar ke depannya lebih hijau.

Baca Juga:
Hati-hati! Pekerja dan Perusahaan yang Menolak Ikut Tapera dan Tak Memenuhi Kewajibannya Akan Dikenakan Sanksi, Berikut Aturan Lengkapnya

Dia mengatakan Indonesia adalah negara tropis dan juga panas, sehingga tidak ada yang mau berjalan kaki dikarenakan tidak ada peneduhnya.

“Oleh karena itu, kehijauan akan menjadi perhatian di semua kota yang ada di Indonesia,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga membanggakan kota yang disebutnya mempunyai kehijauan.

Baca Juga:
Heboh Soal Pengunduran Diri Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, Sekjen PDI Perjuangan: Bagian dari Perencanaan yang Tidak Matang

“Termasuk kota yang saya senangi adalah Balikpapan dikarenakan kehijauannya sangat baik dan juga Surabaya,” paparnya.

Jokowi juga menyatakan jika konsep pembangunan awal IKN merupakan nusa rimba.

“Nantinya, IKN akan menjadi ibu kota paling hijau di dunia dikarenakan konsepnya adalah kota nusa rimba yang benar-benar hijau,” pungkasnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Dengar Isu Akan Dipindah ke Nusakambangan, Kuasa Hukum Beberkan Kondisi Pegi Setiawan yang Mengkhawatirkan, Nicko: Menangis Tiap Malam

Kuasa Hukum ungkap kondisi mengkhawatirkan Pegi Setiawan usai mendengar kabar bahwa dirinya akan dipindahkan ke Nusakambangan.

Lakukan Kunjungan Kerja ke Papua, Wapres Sebut Tujuannya untuk Melihat Secara Langsung Proses Percepatan Pembangunan Masyarakat

Wakil Presiden menyampaikan tujuannya melakukan kunker ke Papua adalah melihat secara langsung proses percepatan pembangunan.

Tabrak Truk! Bus Rombongan Ziarah Alami Kecelakaan di Jalan Tol Pandaan Malang, 1 Orang Meninggal dan 22 Penumpang Luka-Luka

Kejadian tragis terjadi dengan kecelakaan bus rombongan ziarah di Jalan Tol Pandaan Malang, menyebabkan satu orang meninggal dunia.

Respons Kemacetan yang Kian Marak Terjadi, Presiden Jokowi Tegaskan Rencana Kota tentang Transportasi Massal Harus Disiapkan

Presiden Jokowi menekankan rencana kota tentang transportasi massal harus disiapkan sebagai respons untuk kemacetan yang semakin sering.

Awas Ada Risiko Hukum! Polisi Minta Masyarakat Tidak Menyebarluaskan Video Ibu di Tangerang Selatan yang Diduga Lecehkan Sang Anak

Polisi memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak menyebar video pelecehan ibu terhadap anaknya, karena hal itu memiliki risiko hukum.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Horor Komedi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Melanjutkan Petualangan Mendebarkan dari Lima Sahabat

Geng Sekawan Limo kembali dalam film baru, mengisahkan petualangan mereka di Gunung Klawih yang penuh kelucuan dan ketakutan

Dugaan Kerabat Dekat Kasatreskrim Parigi Moutong Terlibat PETI Kebal Hukum, Propam Polda Turun Tangan

Kabid Propam Polda Sulteng Roy Satya Putra, S.I.K. berikan perhatian khusus terkait dugaan skandal Kasatreskrim Parigi moutong, Tarigan.

Dugaan Skandal Bisnis Solar Ilegal Seret Nama Kasatreskrim Parigi Moutong

Nama Kasatreskrim Parigi moutong, Anugerah Tarigan terseret dalam pusaran isu dugaan bisnis solar ilegal.

Berebut Dana Pusat, Kabid SD Ingatkan Masalah Hibah Tanah Hambat Perbaikan Sekolah di Parimo

Ratusan sekolah di Parigi Moutong terancam gagal revitalisasi akibat sengketa lahan. Disdikbud minta kepsek percepat urus dokumen hibah.

Parigi Moutong dan Minahasa Tenggara Rancang Koalisi Pertanian, Fokus ke Inovasi Bibit dan Durian

Wakil Bupati Minahasa Tenggara pimpin rombongan kunker ke Parigi Moutong guna pelajari inovasi pusat bibit dan pengembangan sektor pertanian


See All
; ;