Berbeda dengan Roti Okko, BPOM Sebut Roti Aoka Tak Miliki Kandungan Pengawet Berbahaya, Ungkap Alasannya Bisa Tahan 3 Bulan

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut produk Roti Aoka aman dan tidak mengandung bahan berbahaya.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut produk Roti Aoka aman dan tidak mengandung bahan berbahaya. Source: Foto/Dok. ptindonesiabakeryfamily.com

Nasional, gemasulawesi - Belakangan ini, roti merek Aoka produksi PT Indonesia Bakery Family menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan bahwa produk tersebut mengandung natrium dehidroasetat, bahan kimia yang dianggap berbahaya bagi kesehatan. 

Isu ini menyebar luas di media sosial, memicu kekhawatiran di kalangan konsumen, dan membuat roti Aoka menjadi topik pembicaraan utama.

Menanggapi berita yang viral ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) segera melakukan tindakan untuk memastikan keamanan produk. 

BPOM, melalui Plt Kepala BPOM, Rizka Andalusia, mengonfirmasi bahwa hasil pengujian laboratorium menunjukkan bahwa roti Aoka bebas dari natrium dehidroasetat. 

Baca Juga:
Usai Bantah Tuduhan Telantarkan Orang Tuanya, Anak Pasutri Lansia yang Ditemukan Tewas di Bogor Tuntut Hak Waris Rumah yang Ditahan Ketua RT

"Hasil pengujian kami menunjukkan bahwa produk roti Aoka tidak mengandung natrium dehidroasetat," ujar Rizka.

Pernyataan ini mengacu pada proses uji laboratorium yang dilakukan setelah adanya dugaan bahwa roti Aoka mengandung bahan tambahan pangan (BTP) berupa natrium dehidroasetat. 

BPOM mengambil sampel produk dari peredaran pada 28 Juni 2024 dan mengumumkan hasil uji laboratorium pada 1 Juli 2024. 

Hasilnya menegaskan bahwa produk tersebut bebas dari natrium dehidroasetat.

Baca Juga:
Peringati Hari Mangrove Sedunia, Lembaga Pecinta Alam dan Petualangan El Capitan Indonesia Melakukan Penanaman Ribuan Bibit Bakau di Parigi Moutong

Natrium dehidroasetat adalah senyawa organik yang umum digunakan sebagai bahan pengawet dalam industri makanan dan kosmetik. 

Fungsinya adalah untuk mencegah pertumbuhan bakteri, jamur, dan ragi, sehingga dapat memperpanjang umur simpan produk. 

Menurut Prof. Zullies Ikawati dari Universitas Gadjah Mada (UGM), natrium dehidroasetat umumnya dianggap aman dalam dosis yang telah ditetapkan. 

Namun, konsumsi berlebihan bisa menyebabkan efek kesehatan negatif seperti iritasi gastrointestinal dan dampak toksik pada hati dan ginjal.

Baca Juga:
Fakta Baru Terungkap Terkait Viralnya Penggerebekan Arena Sabung Ayam di Jatiasih Bekasi, Ternyata Terapkan Sistem Ini

BPOM menekankan bahwa batas aman konsumsi natrium dehidroasetat menurut Joint FAO/WHO Expert Committee on Food Additives (JECFA) adalah 0-0,6 mg per kg berat badan per hari. 

Penggunaan bahan ini dalam makanan diatur ketat untuk memastikan keamanannya. 

Prof. Zullies juga menjelaskan bahwa meskipun natrium dehidroasetat bisa digunakan sebagai pengawet, dosis yang sangat tinggi bisa berpotensi menimbulkan keracunan.

Isu mengenai kandungan berbahaya dalam produk pangan ini menyoroti pentingnya pemantauan ketat terhadap bahan tambahan pangan. 

Baca Juga:
Pada Tahapan Pilkada 2024, Ketua Bawaslu Sulsel Ungkapkan Sebanyak 46 Orang Dilaporkan Terkait Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN yang Ikut Berpolitik Praktis

BPOM berkomitmen untuk memastikan semua produk yang beredar di pasar memenuhi standar kesehatan dan keselamatan. 

Konsumen diimbau untuk selalu memeriksa label produk dan informasi terkait untuk menghindari potensi risiko kesehatan.

Meskipun kekhawatiran publik mengenai roti Aoka sudah diatasi dengan klarifikasi BPOM, penting bagi konsumen untuk tetap waspada dan menyadari bahwa keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama antara produsen, regulator, dan konsumen itu sendiri. 

BPOM terus berupaya menjaga kualitas dan keamanan produk pangan yang beredar di pasaran agar dapat melindungi kesehatan masyarakat. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Heboh Dugaan Roti Aoka dan Okko Miliki Kandungan Berbahaya hingga Bisa Tahan Berbulan-bulan, Kadin Kalsel Desak BPOM Segera Lakukan Uji Lab

Kadin Kalsel laporkan roti Aoka dan Okko mengandung bahan berbahaya. BPOM sedang menyelidiki. Simak detailnya di sini.

Miliki Masa Kadaluarsa Hingga Berbulan-bulan, Heboh Dugaan Roti Aoka Gunakan Bahan Pengawet Kosmetik, Ternyata Begini Fakta Sebenarnya

Begini kata PT Indonesia Bakery Family (PT IBF) terkait viralnya isu mengenai roti Aoka yang dianggap berbahaya di media sosial.

BPOM Ultimatum PT Abadi Rasa Food, Beri Batas Waktu untuk Tarik Seluruh Produk Roti Okko dari Peredaran dalam 30 Hari

Terbukti miliki kandungan berbahaya, BPOM peringatkan PT Abadi Rasa Food untuk tarik produk roti okko dengan batas waktu 30 hari.

Terbukti Mengandung Bahan Pengawet Berbahaya, BPOM Tarik Produk Roti Okko dari Peredaran dan Desak Produsen Segera Hentikan Produksi

Roti Okko buatan PT Abadi Rasa Food, Bandung tersebut mengandung bahan pengawet terlarang dan diminta segera ditarik dari pengedaran.

Ramai Jajanan Takjil Selama Ramadhan, BPOM Gorontalo Lakukan Sidak Puluhan Sampel Makanan dan Begini Hasilnya

BPOM Gorontalo lakukan sidak jajanan puasa dan takjil yang dijual selama Ramadhan di Bone Bolango. 39 sampel makanan yang diperiksa BPOM.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;