Pada Tahapan Pilkada 2024, Ketua Bawaslu Sulsel Ungkapkan Sebanyak 46 Orang Dilaporkan Terkait Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN yang Ikut Berpolitik Praktis

Ket. Foto: Ketua Bawaslu Sulawesi Selatan Mengungkapkan 46 Orang Dilaporkan Berkaitan dengan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN yang Ikut Berpolitik Praktis
Ket. Foto: Ketua Bawaslu Sulawesi Selatan Mengungkapkan 46 Orang Dilaporkan Berkaitan dengan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN yang Ikut Berpolitik Praktis Source: (Foto/ANTARA/Darwin Fatir)

Makassar, gemasulawesi – Ketua Bawaslu Sulawesi Selatan, Mardiana Rusli, mengungkapkan 46 orang dilaporkan terkait dugaan pelanggaran ASN yang ikut berpolitik praktis pada tahapan Pilkada tahun 2024.

Dalam keterangannya di sela rapat koordinasi bersama dengan stakeholder di Makassar pada hari Kamis, tanggal 25 Juli 2024, Mardiana Rusli menyampaikan hari ini rapat dengan stakeholder dari penegakan aparat hukum, salah satunya adalah isu soal netralitas ASN.

Mardiana Rusli menambahkan pada proses pemilihan yang lagi berjalan, pihaknya memproses banyak ASN yang diduga memiliki keterlibatan atau keberpihakan dengan bakal calon tertentu.

Baca Juga:
Untuk Mewujudkan Tersedianya Data Berkualitas, Kepala Diskominfo Sigi Sebut Percepatan Penerapan Satu Data Indonesia Dibutuhkan Kerja Sama Semua Pihak

“Dari 46 orang yang dilaporkan itu, diantaranya laporan terhadap 35 orang ASN telah diteruskan ke KASN atau Komisi Aparatur Sipil Negara untuk diproses lebih lanjut,” ucapnya.

Dikutip dari Antara, Mardiana Rusli, yang juga akrab disapa dengan Ana ini memaparkan temuan dugaan pelanggaran netralitas ASN tersebut paling banyak di Kabupaten Pinrang sebanyak 17 kasus.

“Disusul dengan Kota Palopo 8 kasus dan Kabupaten Luwu Timur 8 kasus,” katanya.

Baca Juga:
Sebelum Menentukan Dukungan Calon Kepala Daerah di Pilkada Sulteng 2024, Golkar Masih Menunggu Hasil Survei Tahap Kedua

Selanjutnya, di Kabupaten Pangkajene Kepulauan atau Pangkep ada 6 kasus, serta di Kabupaten Sinjai, Takalar dan Sidrap atau Sidenreng Rappang masing-masing 2 kasus.

“Terdapat 10 laporan lainnya juga masih dalam proses penelusuran dan dari 10 laporan tersebut, 8 orang ASN di Luwu Timur, serta 1 kasus masing-masing di Bantaeng dan di Makassar,” ujarnya.

Dia mengungkapkan dugaan pelanggaran ASN ini kemudian direkomendasikan.

Baca Juga:
Dari 374 Kasus Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Selama Januari hingga Juli 2024, Polda Sulteng Mengamankan 511 Orang Tersangka

“Untuk Kota Makassar dan Bantaeng 1 kasus dan masih dalam penelusuran awal, diduga Camat kemudian, yang kemarin lurah juga sempat viral,” tuturnya.

Ana memaparkan hingga saat ini, Bawaslu sedang menelusuri terhadap dugaan pelanggaran ASN itu.

“Dan jika dilihat grafik peningkatan keberpihakan ASN cukup tinggi pasca Pemilu tahun 2024,” pungkasnya.

Baca Juga:
Berawal dari Kenalan melalui Media Sosial, Wanita di Jakarta Selatan Ini Jadi Korban Penganiayaan hingga Leher Terluka, Begini Kronologinya

Mardiana Rusli menyatakan oleh karena itu, pertemuan ini mengingatkan kembali kepada semua stakeholder, aparat hukum dan juga pemerintah daerah agar lebih hati-hati dalam melakukan tindakan yang dapat merugikan ASN ataupun para calon kepala daerah. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Lunasi Pajak Rp104 Miliar Sebelum Masa Tenggat yang Diberikan, Wali Kota Medan Bobby Nasution Batal Robohkan Mall Centre Point

Pembongkaran Mall Centre Point batal dilakukan Bobby karena pengelola sudah menyetorkan Rp 107 miliar ke Pemerintah Kota Medan.

Pilkada Parigi Moutong 2024, DPP PKS Telah Menyatakan Dukungannya terhadap Pasangan Nizar Rahmatu dan Ardi Kadir

Pasangan Nizar Rahmatu dan Ardi Kadir mendapatkan dukungan dari DPP PKS untuk Pilkada 2024 yang menyatakannya hari ini.

Diduga Takut Ditilang, Viral Detik-Detik Pengendara Motor Menerobos Lampu Merah di Berau Kalimantan Timur Hingga Membuat Petugas Terpental

Pengendara motor ini nekat tabrak anggota polisi saat bertugas di jalan raya di Berau, Kalimantan Timur, diduga hendak melarikan diri.

Miris! Mahasiswi di Kota Gorontalo Ini Gelapkan 11 Laptop Milik Teman-Teman Kuliahnya Demi untuk Biayai Mantan Pacar, Begini Kronologinya

Mahasiswi di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo ditangkap usai terbukti menggadaikan 11 unit laptop teman kuliahnya.

Innalillahi! Sopir Ojek Online di Kendari Jadi Korban Kekerasan Penumpangnya yang Diduga ODGJ hingga Terluka Parah dan Meninggal Dunia

Seorang sopir ojek online di Kendari ditemukan tewas dengan luka parah akibat dianiaya penumpangnya yang diduga ODGJ.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;