Waspada! Modus Penipuan Terbaru di Sektor Keuangan Kian Marak, OJK Ingatkkan Hal Ini

Waspada tren penipuan terbaru di sektor keuangan. Pekerjaan paruh waktu dan investasi AI jadi modus baru.
Waspada tren penipuan terbaru di sektor keuangan. Pekerjaan paruh waktu dan investasi AI jadi modus baru. Source: Foto/Ilustrasi/Pexels

Nasional, gemasulawesi - Kasus penipuan di sektor keuangan terus berkembang, bahkan kini semakin marak dengan modus-modus baru yang membuat masyarakat rentan menjadi korban. 

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan beberapa tren terbaru dalam penipuan di sektor keuangan. 

Salah satunya adalah modus penipuan yang berkedok penawaran pekerjaan paruh waktu dengan imbalan tertentu. Modus ini kian viral karena banyak korban mengalami kerugian besar.

Friderica menjelaskan, awalnya korban diminta untuk melakukan tugas-tugas sederhana seperti memberikan komentar atau "likes" di aplikasi media sosial. 

Baca Juga:
Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Bekasi Gegerkan Warga, Tas Ransel Berisi Barang Berharga Raib Digondol Pelaku

Setelah itu, korban akan menerima imbalan kecil, namun dalam prosesnya mereka diminta untuk melakukan top-up dana dengan janji penghasilan yang lebih besar. 

"Di awal memang korban mendapat sedikit imbalan, tapi selanjutnya diminta top up dan akhirnya uang tersebut tidak kembali," ungkap Friderica pada Rabu, 2 September 2024.

Selain penipuan pekerjaan paruh waktu, modus penipuan investasi bodong dengan penyewaan jaringan server Artificial Intelligence (AI) juga semakin marak. 

Penipuan ini mengiming-imingi korban dengan prospek investasi yang memanfaatkan teknologi terbaru, membuat banyak orang tergiur untuk menanam modal. 

Baca Juga:
Diduga Lakukan Pungli! Warga Bekasi Dipalak Tarif Parkir Tak Wajar oleh Sekuriti di Harapan Indah, Polisi Turun Tangan

"Modus seperti ini terlihat modern, padahal ini hanya kedok penipuan semata. Uang yang diinvestasikan tidak akan kembali," tambah Friderica.

Meski berbagai modus baru terus bermunculan, modus penipuan klasik seperti undian berhadiah tetap menjadi ancaman yang menjerat banyak korban. 

Friderica mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap penipuan yang terus berinovasi dalam menipu korban.

Untuk menangani masalah ini, OJK kini tengah mematangkan rencana pembentukan Anti Scam Center (ASC). 

Baca Juga:
Dikenal Jadi Dosen Baik, Anak Didik Marissa Haque di Kampus Ini Mengaku Sangat Kehilangan Sosok Istri Ikang Fawzi

Pusat pengaduan ini akan mempercepat penanganan kasus penipuan, termasuk pemblokiran rekening pelaku dan identifikasi lebih lanjut. 

Dengan langkah ini, diharapkan upaya penegakan hukum terhadap penipu bisa semakin efektif dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Dikenal Jadi Dosen Baik, Anak Didik Marissa Haque di Kampus Ini Mengaku Sangat Kehilangan Sosok Istri Ikang Fawzi

Marissa Haque dikenal sebagai dosen yang baik, begini reaksi salah satu anak didik setelah Marissa diketahui telah meninggal dunia

KPK Geledah Rumah Eks Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba Terkait Kasus TPPU, Temukan 2 Bukti Penting Ini

Penyidik KPK sita dokumen dan barang bukti elektronik dari rumah keluarga eks Gubernur Maluku Utara, AGK.

Setelah Meninggal Dunia, Unggahan Terbaru di Instagram Marissa Haque Jadi Sorotan, Banjir Pujian dari Warganet

Unggahan di akun Instagram Marissa Haque jadi perhatian publik usai dirinya dikabarkan meninggal dunia pada Rabu 2 Oktober 2024

Marissa Haque Meninggal Dunia Jelang Rayakan Ulang Tahun, Penyebab Istri Ikang Fawzi Wafat Jadi Teka-teki

Istri musisi Ikang Fawzi, Marissa Haque dikabarkan telah meninggal dunia pada hari ini Rabu 2 Oktober 2024, penyebab meninggal diketahui

Kementerian Agama Sebut Angka Perceraian Turun Mencapai 10 Persen Karena Bimbingan Perkawinan

Kementerian Agama menyampaikan angka perceraian turun mencapai 10 persen di tahun 2023 karena binwin yang dilakukan Kemenag.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;